Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Resmikan 3 TPA di Jawa Timur, Jokowi: Bisa Kurangi Pencemaran Lingkungan

Kompas.com - 14/12/2023, 11:54 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meresmikan tiga tempat pembuangan akhir (TPA) di Provinsi Jawa Timur pada Kamis (14/12/2023).

Peresmian tiga TPA dilakukan secara langsung dan secara hybrid di lokasi TPA Supit Urang, Kota Malang.

"Hari ini kita resmikan 3 TPA modern di Provinsi Jawa Timur, yang akan membantu persoalan sampah yaitu di Kota Malang, di Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Jombang," ujar Presiden Jokowi dilansir siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

Pertama, yakni TPA Supit Urang di Kota Malang. TPA ini dibangun dengan anggaran Rp 237 miliar dan berada di lahan seluas 5,2 hektare.

Kapasitas TPA tersebut mencapai 726 meter kubik.

"TPA ini dilengkapi dengan fasilitas pengolahan sampah modern dengan daya tampung sampai mencapai 450 ton per hari," ungkap Jokowi.

Baca juga: Jokowi Langsung Temui Petani di Jateng Usai Prabowo Kritik Ganjar soal Pupuk

Kedua, yakni TPA Jabon di Kabupaten Sidoarjo. TPA ini dibangun dengan anggaran Rp 384 miliar di luas lahan 29 hektare dengan kapasitas 1.650.000 meter kubik.

TPA ini punya daya tampung sampah mencapai 450 ton per hari.

"Ketiga, TPA Banjardowo di Kabupaten Jombang, dibangun dengan biaya Rp 203 miliar dibangun dengan lahan 4,45 hektare dan daya tampung sampahnya 110 ton per hari," tutur Jokowi.

"Saya harap dengan beroperasinya tiga TPA ini dapat mengurangi permasalahan sampah dan mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kualitas lingkungan serta masyarakat," lanjutnya.

Baca juga: Hasto: Prabowo Mencoba Tampilkan Jokowi Saat Debat, tapi Hasilnya Berbeda

Kepala Negara mengungkapkan, persoalan sampah merupakan hal yang sangat serius.

Jika sampah tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan berbagai permasalahan, masalah sosial, masalah kesehatan, dan juga menimbulkan bencana seperti pencemaran lingkungan, pencemaran sumber air dan bahan menyebabkan banjir.

"Volume sampah akan terus bertambah karena itu diperlukan yang namanya TPA yang ditata dengan baik. Memiliki fasilitas dan teknologi pengolahan yang modern serta sistem pengelolaan dan manajemen yang baik," lanjutnya.

"Ini bisa menjadi contoh pengelolaan sampah di kota-kota atau daerah lain yang mengalami persoalan sampah," tambahnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com