Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Membaca Strategi Kampanye Capres-Cawapres di Hari Pertama

Kompas.com - 28/11/2023, 18:10 WIB
Achmad Nasrudin Yahya

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (capres) menggelar kampanye di hari pertamanya di wilayah berbeda.

Pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar memilih dua wilayah berbeda di Jawa. Anies di DKI Jakarta dan Muhaimin menyambangi Mojokerto, Jawa Timur.

Sementara, pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tidak menggelar kampanye.

Prabowo selaku Menteri Pertahanan (Menhan) lebih memilih masuk kantor. Begitu juga dengan Gibran yang masih berstatus sebagai Wali Kota Surakarta.

Baca juga: Temui Uskup Agung Merauke, Ganjar Dapat Pesan untuk Bergembira Hadapi Pemilu

Namun, pasangan ini lebih mengoptimalkan gerak tim kampanye mereka untuk melakukan sosialiasi program makan siang gratis untuk anak sekolah dan pesantren.

Sedangkan, pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD juga menggelar kampanye di dua wilayah yang berbeda. Ganjar berkampanye di Merauke, Papua Selatan dan Mahfud berkampanye di Sabang, Aceh.

Lantas, apa makna dari strategi kampanye hari pertama mereka?

Politis dan teknis

Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro menyebut ada makna strategis di balik pilihan wilayah di hari pertama kampanye.

"Masing-masing capres memulai perjalanan kampanye hari pertamanya secara resmi ke titik yang strategis, baik secara politis maupun teknis," kata Baskoro dalam program Obrolan Newsroom Kompas.com, Selasa (28/11/2023).

Baca juga: Prabowo-Gibran Akan Hadir di Final Piala Dunia U-17 Solo

Dalam konteks kampanye Anies di DKI Jakarta dan Muhaimin di Mojokerto, Baskoro menuturkan, keduanya ingin membuktikan bahwa Jawa adalah kunci untuk memenangkan Pilpres 2024.

Sedangkan dalam konteks Prabowo dan Gibran yang memilih masuk kantor, Baskoro mengatakan, pasangan ini ingin mengoptimalkan tim suksesnya agar peran strategis mereka bisa dikolaborasikan bersama.

"(Sehingga) tidak tergantung pada figure, maka saya kira ini pesan bahwa team work yang mereka miliki sangat kuat dan solid," ungkap dia.

Baca juga: Food Estate Disebut Anies Kurang Berpihak ke Petani, Politikus Gerindra: Tidak Adil Bagaimana?

Sementara terkait kampanye Ganjar di Merauke dan Mahfud di Sabang, Baskoro menyebut keduanya ingin menyampaikan kepada publik tentang ke-Indonesia-an.

"Jadi mereka adalah pemimpin untuk Republik Indonesia, bukan pemimpin satu, dua provinsi saja," ujar Baskoro.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gerindra Dorong Penyederhanaan Demokrasi Indonesia: Rakyat Tak Harus Berhadapan dengan TPS

Gerindra Dorong Penyederhanaan Demokrasi Indonesia: Rakyat Tak Harus Berhadapan dengan TPS

Nasional
Sekjen Gerindra Sebut Revisi UU Kementerian Negara Dimungkinkan Tuntas Sebelum Pelantikan Prabowo

Sekjen Gerindra Sebut Revisi UU Kementerian Negara Dimungkinkan Tuntas Sebelum Pelantikan Prabowo

Nasional
Pimpinan Komisi X Bantah Pernyataan Stafsus Jokowi soal Banyak Keluarga dan Orang Dekat DPR Menerima KIP Kuliah

Pimpinan Komisi X Bantah Pernyataan Stafsus Jokowi soal Banyak Keluarga dan Orang Dekat DPR Menerima KIP Kuliah

Nasional
Gerindra Siapkan 4 Kader Maju Pilkada DKI, Ada Riza Patria, Budi Satrio, dan Sara

Gerindra Siapkan 4 Kader Maju Pilkada DKI, Ada Riza Patria, Budi Satrio, dan Sara

Nasional
Partai Negoro Resmi Diluncurkan, Diinisiasi Faizal Assegaf

Partai Negoro Resmi Diluncurkan, Diinisiasi Faizal Assegaf

Nasional
Tinjau TKP Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Kakorlantas: Tak Ditemukan Jejak Rem

Tinjau TKP Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Kakorlantas: Tak Ditemukan Jejak Rem

Nasional
Kunker ke Sultra, Presiden Jokowi Tiba di Pangkalan TNI AU Haluoleo

Kunker ke Sultra, Presiden Jokowi Tiba di Pangkalan TNI AU Haluoleo

Nasional
ICW Kritik Komposisi Pansel Capim KPK: Rentan Disusupi Konflik Kepentingan

ICW Kritik Komposisi Pansel Capim KPK: Rentan Disusupi Konflik Kepentingan

Nasional
Sekjen Gerindra Sebut Ada Nama Eksternal Dikaji untuk Bacagub DKI 2024

Sekjen Gerindra Sebut Ada Nama Eksternal Dikaji untuk Bacagub DKI 2024

Nasional
Soal Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati, Sekjen Gerindra: Tak Ada Komunikasi yang Mandek

Soal Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati, Sekjen Gerindra: Tak Ada Komunikasi yang Mandek

Nasional
KPK Diharapkan Tetap Ada meski Dilanda Isu Negatif

KPK Diharapkan Tetap Ada meski Dilanda Isu Negatif

Nasional
Tren Pemberantasan Korupsi Buruk, Jokowi Diwanti-wanti soal Komposisi Pansel Capim KPK

Tren Pemberantasan Korupsi Buruk, Jokowi Diwanti-wanti soal Komposisi Pansel Capim KPK

Nasional
Burhanuddin Muhtadi: KPK Ibarat Anak Tak Diharapkan, Maka Butuh Dukungan Publik

Burhanuddin Muhtadi: KPK Ibarat Anak Tak Diharapkan, Maka Butuh Dukungan Publik

Nasional
Gerindra Kaji Sejumlah Nama untuk Dijadikan Bacagub Sumut, Termasuk Bobby Nasution

Gerindra Kaji Sejumlah Nama untuk Dijadikan Bacagub Sumut, Termasuk Bobby Nasution

Nasional
Presiden Jokowi Bertolak ke Sultra, Resmikan Inpres Jalan Daerah dan Bendungan Ameroro

Presiden Jokowi Bertolak ke Sultra, Resmikan Inpres Jalan Daerah dan Bendungan Ameroro

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com