Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunjungi IKN Hari Ini, Jokowi Akan Lakukan "Ground Breaking" Hotel Nusantara

Kompas.com - 21/09/2023, 09:09 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur pada hari ini, Kamis (21/9/2023).

Dilansir siaran pers Sekretariat Presiden, Jokowi akan melakukan ground breaking Hotel Nusantara yang berlokasi di Kawasan IKN.

Kepala Negara juga dijadwalkan akan meninjau perkembangan pusat persemaian Mentawir.

Selain itu, Jokowi juga akan meninjau serta melakukan pemutaran tuas sebagai tanda penutupan pintu bendungan untuk pengisian awal air di Bendungan Sepaku Semoi.

Baca juga: Pesan Jokowi untuk 2024: Masyarakat Tak Boleh Terbelah karena Pemilu

Sebelum ke IKN, Presiden Jokowi terlebih dulu dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Di sana, Jokowi akan mengecek harga kebutuhan pokok sekaligus menyapa para pedagang di Pasar Merdeka.

Sementara itu, pada Kamis pagi, Presiden Jokowi yang masih berada di Kota Solo, Jawa Tengah, berkunjung ke Masjid Mohammed bin Zayed.

Presiden akan menerima mushaf Al-Qur'an dari Rektor Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ).

Baca juga: Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp 6,4 Triliun untuk Bangun IKN

Tiba sekitar pukul 06.15 WIB, Jokowi terlebih dahulu melakukan salat duha sebelum menuju tempat diletakkannya mushaf Al-Qur’an.

Mushaf Al-Qur’an yang diserahkan kepada Presiden Jokowi merupakan mushaf yang ditulis tangan oleh tim ahli dari UNSIQ.

Mushaf tersebut berukuran 2x3 meter dalam posisi terbuka dengan ketebalan 25 cm.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ini adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Baca juga: Kunjungi Samarinda, Presiden Jokowi Akan Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Merdeka

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mahfud Ungkap Jumlah Kementerian Sudah Diminta Dipangkas Sejak 2019

Mahfud Ungkap Jumlah Kementerian Sudah Diminta Dipangkas Sejak 2019

Nasional
Tanggapi Ide Tambah Kementerian, Mahfud: Kolusinya Meluas, Rusak Negara

Tanggapi Ide Tambah Kementerian, Mahfud: Kolusinya Meluas, Rusak Negara

Nasional
[POPULER NASIONAL] Perbandingan Jumlah Kementerian Masa Megawati sampai Jokowi | Indonesia Kecam Serangan Israel ke Rafah

[POPULER NASIONAL] Perbandingan Jumlah Kementerian Masa Megawati sampai Jokowi | Indonesia Kecam Serangan Israel ke Rafah

Nasional
Tanggal 12 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 12 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 11 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 11 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Demokrat Anggap Rencana Prabowo Tambah Kementerian Sah Saja, asal...

Demokrat Anggap Rencana Prabowo Tambah Kementerian Sah Saja, asal...

Nasional
Indonesia Digital Test House Diresmikan, Jokowi: Super Modern dan Sangat Bagus

Indonesia Digital Test House Diresmikan, Jokowi: Super Modern dan Sangat Bagus

Nasional
Menko Polhukam Harap Perpres 'Publisher Rights' Bisa Wujudkan Jurnalisme Berkualitas

Menko Polhukam Harap Perpres "Publisher Rights" Bisa Wujudkan Jurnalisme Berkualitas

Nasional
Saksi Sebut Kementan Beri Rp 5 Miliar ke Auditor BPK untuk Status WTP

Saksi Sebut Kementan Beri Rp 5 Miliar ke Auditor BPK untuk Status WTP

Nasional
Kasus Dugaan Asusila Ketua KPU Jadi Prioritas DKPP, Sidang Digelar Bulan Ini

Kasus Dugaan Asusila Ketua KPU Jadi Prioritas DKPP, Sidang Digelar Bulan Ini

Nasional
Gubernur Maluku Utara Nonaktif Diduga Cuci Uang Sampai Rp 100 Miliar Lebih

Gubernur Maluku Utara Nonaktif Diduga Cuci Uang Sampai Rp 100 Miliar Lebih

Nasional
Cycling de Jabar Segera Digelar di Rute Anyar 213 Km, Total Hadiah Capai Rp 240 Juta

Cycling de Jabar Segera Digelar di Rute Anyar 213 Km, Total Hadiah Capai Rp 240 Juta

Nasional
Hindari Konflik TNI-Polri, Sekjen Kemenhan Sarankan Kegiatan Integratif

Hindari Konflik TNI-Polri, Sekjen Kemenhan Sarankan Kegiatan Integratif

Nasional
KPK Tetapkan Gubernur Nonaktif Maluku Utara Tersangka TPPU

KPK Tetapkan Gubernur Nonaktif Maluku Utara Tersangka TPPU

Nasional
Soal Kemungkinan Duduki Jabatan di DPP PDI-P, Ganjar: Itu Urusan Ketua Umum

Soal Kemungkinan Duduki Jabatan di DPP PDI-P, Ganjar: Itu Urusan Ketua Umum

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com