Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Ketua ASEAN-BAC 2023 Arsjad Sebut Asia Tenggara Punya Potensi Sangat Besar di Berbagai Bidang

Kompas.com - 21/08/2023, 19:36 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Association of Southeast Asian Nations-Business Advisory Council (ASEAN-BAC) 2023 Arsjad Rasjid mengatakan, Asia Tenggara memiliki potensi yang sangat besar di berbagai bidang.

“Tahun 2023, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di kawasan (Asia Tenggara) makin sehat dan telah kembali ke posisi sebelum pandemi Covid-19. Para kepala negara yang kami temui juga mengakui langkah-langkah konkret ASEAN-BAC,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (21/8/2023).

Oleh karena itu, lanjut Arsjad, langkah kehati-hatian dan perhitungan matang diperlukan dalam memanfaatkan potensi bisnis di bidang perdagangan dan investasi di negara-negara Asia Tenggara.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai Ketua ASEAN-BAC 2023 telah meletakkan pondasi kokoh yang dapat dijadikan sebagai rujukan negara-negara di Asia Tenggara. Salah satunya, menarik investasi untuk mewujudkan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui sektor swasta.

Baca juga: Saat Fraksi PDI-P Tak Setuju Rencana WFH 3 Bulan: Dianggap Terlalu Lama dan Bunuh Ekonomi yang Mulai Tumbuh

Pernyataan tersebut disampaikan Arsjad saat menghadiri 5th ASEAN Economic Ministers Meeting (AEM) and Related Meetings di Hotel Padma Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (19/8/2023).

Dalam 55th AEM and Related Meetings, delegasi ASEAN-BAC melakukan konsultasi dan diskusi dengan AEM mengenai perkembangan lima isu prioritas dan delapan legacy project yang diusung oleh ASEAN-BAC.

“Konsultasi dengan AEM membahas tentang implementasi ASEAN Vision 2045. Kami juga berdiskusi terkait solusi untuk mendorong hubungan ekonomi sesama negara ASEAN dan juga dengan negara mitra ASEAN,” ujar Arsjad yang juga didampingi oleh para perwakilan ASEAN-BAC dari masing-masing negara di ASEAN serta policy manager dan legacy lead dari ASEAN-BAC Indonesia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga memaparkan inisiatif untuk meningkatkan integrasi ekonomi ASEAN menuju ekonomi regional yang inklusif, inovatif, tangguh, dan transformatif melalui ASEAN Business Network (ABN).

Baca juga: Ketua ASEAN-BAC Arsjad Rasjid Gandeng Menteri dan Pengusaha Malaysia Dorong Inovasi serta Pertumbuhan Ekonomi Regional

Arsjad mengungkapkan, ASEAN-BAC di bawah kepemimpinan Indonesia telah melakukan roadshow ke negara-negara ASEAN dan mitra eksternal, seperti Inggris, Jepang, Korea Selatan (Korsel), Australia, Kanada, dan Tiongkok.

Sementara itu, Wakil Ketua ASEAN-BAC 2023 Bernardino Vega mengatakan, pihaknya meyakini bahwa para pemimpin dan pengusaha bahwa ASEAN wajib diperhitungkan dalam pengembangan perekonomian kawasan.

"(Ini) karena mereka memiliki fundamental ekonomi yang kuat dan ASEAN dapat dijadikan sebagai surga investasi global,” kata Bernardino Vega.

ASEAN punya peluang bisnis menjanjikan

Pada kesempatan tersebut, Arsjad mengatakan, Asia Tenggara memiliki potensi dan peluang bisnis yang sangat menjanjikan di berbagai bidang, seperti pertanian dan pangan, ekonomi digital, dan kesehatan swasta-publik.

Baca juga: 5 Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan

Tak hanya itu, kata dia, Asia Tenggara juga mendorong pertumbuhan ekosistem perdagangan kendaraan listrik ASEAN, ekosistem kendaraan listrik, mobilisasi pasar karbon, dan sistem pembayaran QR regional.

“Pada 2010, investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) di Asia Tenggara hanya sekitar 23 miliar dollar Amerika Serikat (AS). Jumlah itu melonjak pada 2021 menjadi 47 miliar dollar AS,” jelas Arsjad.

Selain itu, lanjut dia, Asia Tenggara juga memiliki keunggulan berupa sumber daya alam (SDA) yang besar untuk memenuhi permintaan energi global.

Halaman:


Terkini Lainnya

Soal Usung Figur Publik di Pilkada 2024, Nasdem: Ada Nafa Urbach dan Ramzi

Soal Usung Figur Publik di Pilkada 2024, Nasdem: Ada Nafa Urbach dan Ramzi

Nasional
Kapolri dan Jaksa Agung Tak Cukup Pamer Keakraban...

Kapolri dan Jaksa Agung Tak Cukup Pamer Keakraban...

Nasional
BMKG: Indonesia Berisiko Kekeringan Meteorologis, Hati-hati Karhutla

BMKG: Indonesia Berisiko Kekeringan Meteorologis, Hati-hati Karhutla

Nasional
Sidang SYL, KPK Hadirkan Sejumlah Pegawai Kementan Jadi Saksi

Sidang SYL, KPK Hadirkan Sejumlah Pegawai Kementan Jadi Saksi

Nasional
Kemenag Imbau Jemaah Haji Lansia Manfaatkan Rukhsah Saat Beribadah

Kemenag Imbau Jemaah Haji Lansia Manfaatkan Rukhsah Saat Beribadah

Nasional
Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Lebaran Idul Adha 7 Juni 2024

Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Lebaran Idul Adha 7 Juni 2024

Nasional
Romlah Melawan Katarak demi Sepotong Baju untuk Sang Cucu

Romlah Melawan Katarak demi Sepotong Baju untuk Sang Cucu

Nasional
“Deal” Politik Nasdem dan PKB Bakal Jadi Penentu Dukungan untuk Anies Maju pada Pilkada Jakarta 2024

“Deal” Politik Nasdem dan PKB Bakal Jadi Penentu Dukungan untuk Anies Maju pada Pilkada Jakarta 2024

Nasional
Bendum dan Wabendum Partai Nasdem Jadi Saksi di Sidang SYL Hari Ini

Bendum dan Wabendum Partai Nasdem Jadi Saksi di Sidang SYL Hari Ini

Nasional
Tak Khawatirkan Gempa di Senabang Aceh, Risma: Posisinya di Laut...

Tak Khawatirkan Gempa di Senabang Aceh, Risma: Posisinya di Laut...

Nasional
PKS Minta Uang Program Tapera Tidak Dipakai untuk Proyek Risiko Tinggi seperti IKN

PKS Minta Uang Program Tapera Tidak Dipakai untuk Proyek Risiko Tinggi seperti IKN

Nasional
DPR Akan Panggil Pemerintah Terkait Polemik Pemotongan Gaji untuk Tapera

DPR Akan Panggil Pemerintah Terkait Polemik Pemotongan Gaji untuk Tapera

Nasional
Diminta Perbanyak Renovasi Rumah Lansia, Risma: Mohon Maaf, Anggaran Kami Terbatas

Diminta Perbanyak Renovasi Rumah Lansia, Risma: Mohon Maaf, Anggaran Kami Terbatas

Nasional
Hari Ini, Ahmad Sahroni Jadi Saksi di Sidang SYL

Hari Ini, Ahmad Sahroni Jadi Saksi di Sidang SYL

Nasional
Partai Buruh Tolak Gaji Karyawan Dipotong untuk Tapera, Singgung Cicilan Rumah Subsidi

Partai Buruh Tolak Gaji Karyawan Dipotong untuk Tapera, Singgung Cicilan Rumah Subsidi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com