Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2022, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo hadir dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (26/11/2022).

Presiden tiba di GBK sekitar 08.15 WIB. Kedatangannya langsung disambut oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri Nasional (KADIN) Arsjad Rasyid dan Ketua Pelaksana Gerakan Nusantara Bersatu Aminuddin Ma'ruf serta para panitia acara.

Setelahnya, Presiden memasuki area GBK pukul 08.20 WIB dan langsung melambaikan tangan.

Ia lantas tersenyum kepada para relawan dan pendukungnya. Presiden tampak mengenakan kemeja putih dan celana hitam.

Baca juga: Pengamat: Prabowo Jadi Menteri Jokowi Saja Mau, Mengapa Tidak kalau Jadi Cawapres Ganjar?

Lambaian tangan dan senyum Jokowi langsung disambut meriah. Relawan memanggil-manggil nama Jokowi.

Ada pula yang meneriakkan "tiga periode" dan "satu periode lagi".

Presiden Jokowi kemudian tampak melayani permintaan foto selfie para pendukungnya.

Sambil melayani permintaan selfie, Presiden memakai jaket G20 warna merah yang biasa dikenakannya.

Setelahnya, Kepala Negara menuju ke bagian tengah GBK untuk menyapa para relawan dan pendukung.

Relawan pun berebut mengabadikan momen itu dan tak lupa berteriak meminta jaket Presiden.

Adapun berdasarkan susunan acara panitia pelaksana Gerakan Nusantara Bersatu, Kepala Negara akan menyampaikan materi di acara tersebut pada pukul 09.26 WIB.

Baca juga: Jokowi Hadiri Gerakan Nusantara Bersatu di GBK

Diberitakan sebelumnya, Ketua Pelaksana Gerakan Nusantara Bersatu Aminuddin Ma'ruf mengungkapkan, elemen relawan se-Indonesia akan melakukan temu kangen dengan Presiden Jokowi di Stadion Utama GBK Jakarta Pusat, Sabtu (26/11/2022).

Dia menyebutkan, para relawan telah bertemu dengan Jokowi di Istana Bogor untuk meminta izin melaksanakan agenda tersebut.

"Menyampaikan permohonan izin melaksanakan kegiatan perhelatan, pertemuan relawan dengan Bapak Presiden, dan insya Allah akan dilaksanakan besok hari," ujar Aminuddin dalam jumpa pers di GBK, Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Menurut dia, kurang lebih 150.000 orang diperkirakan hadir dalam acara temu kangen tersebut.

Acara akan dimulai pada pukul 06.30 WIB dan berakhir pada pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Relawan Jokowi Se-Indonesia Pastikan Tak Ada Deklarasi Capres-Cawapres di Acara Temu Kangen Besok

Dia menyebutkan, acara juga diselenggarakan dalam rangka rasa syukur mereka atas kesuksesan penyelenggaraan KTT G20 di Bali beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan, dalam acara itu tidak akan ada deklarasi dukungan terhadap capres ataupun cawapres untuk Pilpres 2024.

Usai acara berakhir pada siang hari, kata Aminuddin, relawan Jokowi akan berangkat ke Cianjur untuk memberikan bantuan kepada korban gempa bumi.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Diabetes Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Menkes: Jangan Banyak Makan yang Manis-manis!

Kasus Diabetes Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Menkes: Jangan Banyak Makan yang Manis-manis!

Nasional
Majelis Kehormatan MK Tunggu PMK untuk Tangani Perkara Perubahan Substansi Putusan

Majelis Kehormatan MK Tunggu PMK untuk Tangani Perkara Perubahan Substansi Putusan

Nasional
Anak Buah Singgung Ferdy Sambo: Pimpinan Saya Sosok yang Tak Menjaga, Menarik ke Jurang dan Mengancam

Anak Buah Singgung Ferdy Sambo: Pimpinan Saya Sosok yang Tak Menjaga, Menarik ke Jurang dan Mengancam

Nasional
Direktur Penuntutan KPK Kembali ke Kejaksaan Agung, Ini Alasannya

Direktur Penuntutan KPK Kembali ke Kejaksaan Agung, Ini Alasannya

Nasional
Jokowi Ajak ASEAN Jaga Perdamaian Kawasan Agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi Ajak ASEAN Jaga Perdamaian Kawasan Agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
Sekjen PDI-P: Ada Partai yang Hobinya Impor Pangan

Sekjen PDI-P: Ada Partai yang Hobinya Impor Pangan

Nasional
BERITA FOTO: Tertekan dan Terancam, Arif Rachman Menyesal Turuti Perintah Sambo

BERITA FOTO: Tertekan dan Terancam, Arif Rachman Menyesal Turuti Perintah Sambo

Nasional
Sudirman Said Sebut Koalisi Perubahan Tak Punya Perjanjian Hitam di Atas Putih

Sudirman Said Sebut Koalisi Perubahan Tak Punya Perjanjian Hitam di Atas Putih

Nasional
Dukungan untuk Anies Dipercepat, Sudirman Said: Ada yang Ingin Tarik PKS Keluar dari Koalisi Perubahan

Dukungan untuk Anies Dipercepat, Sudirman Said: Ada yang Ingin Tarik PKS Keluar dari Koalisi Perubahan

Nasional
Kepercayaan Publik dan Reformasi Kepolisian

Kepercayaan Publik dan Reformasi Kepolisian

Nasional
Anak Buah Sambo Mengaku Difitnah: Saya Menuai Keji Ketika Saya Mencintai Polri

Anak Buah Sambo Mengaku Difitnah: Saya Menuai Keji Ketika Saya Mencintai Polri

Nasional
Sudah Bertemu AHY, Surya Paloh Bakal Bertemu Ahmad Syaikhu Hari Ini

Sudah Bertemu AHY, Surya Paloh Bakal Bertemu Ahmad Syaikhu Hari Ini

Nasional
Dalam Pleidoi, Baiquni Wibowo Singgung Pesan Ayahnya untuk Jadi Polisi Berintegritas

Dalam Pleidoi, Baiquni Wibowo Singgung Pesan Ayahnya untuk Jadi Polisi Berintegritas

Nasional
Tahan Tangis, Arif Rachman Minta Maaf ke Orangtua dan Mertua: Saya Masih Berusaha Jadi Anak-Mantu yang Membanggakan

Tahan Tangis, Arif Rachman Minta Maaf ke Orangtua dan Mertua: Saya Masih Berusaha Jadi Anak-Mantu yang Membanggakan

Nasional
Bertemu Menlu Negara-negara Asia Tenggara, Jokowi Minta ASEAN Tak Boleh Jadi Proksi Siapa Pun

Bertemu Menlu Negara-negara Asia Tenggara, Jokowi Minta ASEAN Tak Boleh Jadi Proksi Siapa Pun

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.