KILAS

BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan PMO Jabodetabekpunjur

Dukung Pertumbuhan Ekonomi RI, Kementerian ATR/BPN Transformasi Layanan Pertanahan Analog ke Digital

Kompas.com - 04/08/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com – Perkembangan teknologi informasi yang tumbuh semakin cepat membuat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) berupaya untuk melakukan modifikasi layanan pertanahan dari analog menjadi digital.

Menurut Kementerian ATR/BPN, transformasi layanan pertanahan analog ke digital merupakan suatu keniscayaan.

Apalagi, tanah memiliki peran penting dalam peningkatan perekonomian di Indonesia. Kondisi ini pun mendorong Kementerian ATR/BPN dalam memberikan pelayanan pertanahan agar bisa semakin mudah, murah, dan transparan.

Sebagai penyelenggara layanan pertanahan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Soegoto mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan transformasi digital di lingkungan kerjanya. Salah satunya dengan digitalisasi dokumen dan warkah pertanahan.

Manfaat dari digitalisasi itu, kata dia, sudah langsung dirasakan oleh Kementerian ATR/BPN dengan tingginya jumlah transaksi yang terjadi.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Digitalisasi Jadi Upaya Tekan Peluang Korupsi

“Proses layanan atau transaksi dari Hak Tanggungan semester ini saja sudah lebih dari Rp 460.000.000.000.000,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (3/8/2022).

Pernyataan tersebut Himawan sampaikan dalam acara Forum Ilmiah 2022 di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Dia mengatakan, transaksi dari Hak Tanggungan yang didapat Kementerian ATR/BPN dapat dijadikan sebagai pinjaman yang bisa mendapatkan multiplier effect atau efek berganda yang cukup besar terhadap dunia usaha dalam penciptaan lapangan kerja.

“Jadi kalau satu tahun mungkin bisa lebih dari Rp 1.000.000.000.000.000 yang ditransaksikan dengan menggunakan tanah sebagai kolateral. Ini peran kita semua agar pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik. Kami sadar kalau kami lambat akan menghambat dunia usaha,” jelas Himawan.

Dengan besarnya manfaat tersebut, ia mengatakan, pihaknya optimisme untuk melakukan digitalisasi pada layanan-layanan lain yang ada di Kementerian ATR/BPN, seperti transaksi jual beli hingga sertifikat elektronik.

Baca juga: Ini Sejumlah Pertimbangan Ditundanya Sertifikat Elektronik

Meski demikian, sebut Himawan, optimisme tersebut tentu membutuhkan persiapan yang matang dan kolaborasi berbagai pihak.

“Apa yang kami bangun bersama, kami ingin ada masukan dari semua stakeholders dalam kami menentukan kebijakan ke depan,” imbuhnya.

Dilakukan secara digital

Kementerian ATR/BPN melaksanakan acara Forum Ilmiah 2022 di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

DOK. Humas Kementerian ATR/BPN Kementerian ATR/BPN melaksanakan acara Forum Ilmiah 2022 di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) Suyus Windayana mengatakan bahwa saat ini sudah sekitar 50 persen layanan pertanahan dilakukan secara digital.

Dengan jumlah tersebut, kata dia, sudah berdampak positif pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian ATR/BPN.

“Selama pandemi itu PNBP kami tidak berkurang selama dua tahun. Meski secara jumlah transaksi berkurang, tetapi nilainya tetap tinggi,” ucap Suyus.

Baca juga: PNBP Sektor Perikanan Tangkap Tumbuh 111,8 Persen, Ini Penopangnya

Menurutnya, transformasi digital bisa mereduksi celah-celah kasus mafia tanah yang selama ini mencari celah lewat pemalsuan dokumen analog.

“Saya harapkan, tahun depan itu 80 persen layanan sudah bisa dilakukan secara elektronik. Dengan begitu kami tidak akan menemukan masalah-masalah seperti sebelumnya,” tutur Suyus Windayana.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang (Pusdatin) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), I Ketut Gede Ary Sucaya menjelaskan beberapa roadmap transformasi digital Kementerian ATR/BPN.

“Pertama, kami di Pusdatin akan menguatkan literasi digital pelaksana supaya lebih aware. Kemudian meningkatkan kompleksitas layanan untuk mewujudkan buku tanah elektronik,” ujarnya.

Pada 2023, lanjut Ketut, Pusdatin LP2B akan merencanakan less paper atau buku tanah dan tanda tangan menjadi elektronik.

Baca juga: Menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Pemprov Papua Terapkan Tanda Tangan Elektronik

Kemudian pada 2024, pihaknya berharap juga sudah bisa melakukan paperless.

“Dan pada 2025, kami sudah menerapkan blockchain, smart contract, full monetisasi, dan terakhir kami sudah berada di digital society,” jelas Ketut.

Sebagai informasi, kegiatan Forum Ilmiah 2022 turut dihadiri oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Raja Juli Antoni, Project Manager Program Management Office (PMO) Transformasi Digital Yogi Pratomo Widhiarto, serta perwakilan dari berbagai perbankan dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Buka Peluang Periksa Lembaga Survei yang Dipakai Bupati Bangkalan

KPK Buka Peluang Periksa Lembaga Survei yang Dipakai Bupati Bangkalan

Nasional
Refleksi Komnas HAM 2022: Kebijakan Agraria Banyak Abaikan dan Langgar HAM

Refleksi Komnas HAM 2022: Kebijakan Agraria Banyak Abaikan dan Langgar HAM

Nasional
Klaim Tak Perintahkan Menembak, Ferdy Sambo Dinilai Ingin Gagalkan Status JC Bharada E

Klaim Tak Perintahkan Menembak, Ferdy Sambo Dinilai Ingin Gagalkan Status JC Bharada E

Nasional
Bantah KUHP Picu Wisman Enggan ke Indonesia, Kemenkumham Sebut Kedatangan WNA Bertambah

Bantah KUHP Picu Wisman Enggan ke Indonesia, Kemenkumham Sebut Kedatangan WNA Bertambah

Nasional
Saat Jokowi Bujuk Cucunya Kenakan Beskap ke Akad Nikah Kaesang-Erina...

Saat Jokowi Bujuk Cucunya Kenakan Beskap ke Akad Nikah Kaesang-Erina...

Nasional
Menduga “Kado” Panglima TNI Yudo untuk TNI AL

Menduga “Kado” Panglima TNI Yudo untuk TNI AL

Nasional
Pembentukan KUHP Dinilai Hanya Akomodasi Segelintir Kelompok

Pembentukan KUHP Dinilai Hanya Akomodasi Segelintir Kelompok

Nasional
Taufan Damanik dan Sandrayati Moniaga Akan Diganti dari Tim Ad Hoc Penyelidikan Kasus Munir

Taufan Damanik dan Sandrayati Moniaga Akan Diganti dari Tim Ad Hoc Penyelidikan Kasus Munir

Nasional
Komnas HAM Kawal Penerapan KUHP agar Tak Melanggar HAM

Komnas HAM Kawal Penerapan KUHP agar Tak Melanggar HAM

Nasional
Pasal Penyerangan Harkat dan Martabat Presiden Dinilai Rawan Konflik Kepentingan

Pasal Penyerangan Harkat dan Martabat Presiden Dinilai Rawan Konflik Kepentingan

Nasional
Pakar: Status JC Bharada E Ditentukan Saat Sidang Pembuktian, Masih Ada Peluang Ditolak Hakim

Pakar: Status JC Bharada E Ditentukan Saat Sidang Pembuktian, Masih Ada Peluang Ditolak Hakim

Nasional
400 Penarik Becak dan 35 Penarik Andong Akan Antarkan Tamu ke Resepsi Kaesang-Erina

400 Penarik Becak dan 35 Penarik Andong Akan Antarkan Tamu ke Resepsi Kaesang-Erina

Nasional
Kritik Komnas Perempuan terhadap Hukuman Mati dalam KUHP yang Baru

Kritik Komnas Perempuan terhadap Hukuman Mati dalam KUHP yang Baru

Nasional
Pakar Hukum Prediksi Status JC Bharada E Dikabulkan Hakim karena Keterangannya Konsisten

Pakar Hukum Prediksi Status JC Bharada E Dikabulkan Hakim karena Keterangannya Konsisten

Nasional
Cerita Duta BPJS Gorontalo Dapat Gratifikasi Rp 100 Juta Dibungkus Kue Ulang Tahun

Cerita Duta BPJS Gorontalo Dapat Gratifikasi Rp 100 Juta Dibungkus Kue Ulang Tahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.