Kompas.com - 25/06/2022, 14:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menyatakan, partainya akan tetap menjajaki kerja sama dengan partai politik lain, meski hingga kini belum melakukan pertemuan dengan partai politik lain.

"Kerja sama dengan semua partai kita akan jajaki. Jadi jangan kemudian karena PDI Perjuangan belum ketemu sama ketua umum yang lain, kemudian dianggap enggak mau kerja sama," kata Puan saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (25/6/2022).

Baca juga: Puji Puan Maharani di Rakernas PDI-P, Megawati: Susah Lho Jadi Ketua IPU

Lagipula, Puan mengatakan, Ketua Umum PDI- P Megawati Soekarnoputri pun telah bertemu dengan ketua umum partai politik pendukung pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/6/2022) saat pelantikan menteri baru.

Ia mengakui bahwa hingga kini PDI-P memang belum sempat bersilaturahmi dengan partai-partai lain, seperti yang sudah dilakukan sejumlah partai politik.

"Nanti saya juga ditugaskan dengan Ibu Ketua Umum sebagai ketua DPR akan bersilaturahmi dengan semua ketua umum. Kemarin baru saja selesai rakernas, sekarang sudah ada acara ini, ini kan masalah waktu saja," ujar Puan.

Baca juga: Saat Puan Bakar Ikan di JCC Senayan...

Ia pun menegaskan, bagi PDI-P, upaya membangun bangsa tidak mungkin dilakukan sendiri-sendiri sehingga perlu kerja sama, kebersamaan, dan gotong royong sangat penting untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Seperti diketahui, belakangan ini, sejumlah partai mulai sibuk saling mengunjungi untuk menjajaki koalisi pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Misalnya, Partai Nasdem tercatat menerima kunjungan Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Demokrat.

Baca juga: Megawati dan Elite PDI Perjuangan Santap Bakso Usai Gurauan Soal Jodoh Puan Maharani

Sementara Partai Gerindra juga menyambut tamu dari Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrat.

Partai Kebangkitan Bangsa juga sempat mengumumkan bahwa mereka menjajaki koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.

Sementara itu, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan sudah satu langkah di depan dengan membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Tegaskan Tak Mau Lagi Komentari Kasus Brigadir J

Jokowi Tegaskan Tak Mau Lagi Komentari Kasus Brigadir J

Nasional
Soal Prabowo Joget Lagu 'Ojo Dibandingke' di Istana, Gerindra: Itu Spontanitas

Soal Prabowo Joget Lagu "Ojo Dibandingke" di Istana, Gerindra: Itu Spontanitas

Nasional
Ashabul Kahfi Resmi Dilantik Jadi Ketua Komisi VIII DPR Gantikan Yandri Susanto

Ashabul Kahfi Resmi Dilantik Jadi Ketua Komisi VIII DPR Gantikan Yandri Susanto

Nasional
Mahfud Sebut Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Harus Bertambah

Mahfud Sebut Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Harus Bertambah

Nasional
PPATK Bekukan Sejumlah Rekening Terkait Dugaan Uang Brigadir J Dikuras

PPATK Bekukan Sejumlah Rekening Terkait Dugaan Uang Brigadir J Dikuras

Nasional
Alasan Brigjen NA Tembak Kucing di Sesko TNI: Jaga Kenyamanan dan Kebersihan

Alasan Brigjen NA Tembak Kucing di Sesko TNI: Jaga Kenyamanan dan Kebersihan

Nasional
Kapuspen TNI: Brigjen NA Tembaki Kucing di Sesko Pakai Senapan Angin

Kapuspen TNI: Brigjen NA Tembaki Kucing di Sesko Pakai Senapan Angin

Nasional
Peringatan Hari Konstitusi, Bamsoet: Pelajaran Baik di Masa Lalu Harus Dipertahankan, yang Buruk Ditinggalkan

Peringatan Hari Konstitusi, Bamsoet: Pelajaran Baik di Masa Lalu Harus Dipertahankan, yang Buruk Ditinggalkan

Nasional
Gerindra Lebih Suka jika Koalisi Berisi Lebih Banyak Parpol

Gerindra Lebih Suka jika Koalisi Berisi Lebih Banyak Parpol

Nasional
Suara Tidak Sah Masih Tinggi, KPU Akan Kerja Sama Parpol dan Peserta Pemilu Edukasi Pemilih

Suara Tidak Sah Masih Tinggi, KPU Akan Kerja Sama Parpol dan Peserta Pemilu Edukasi Pemilih

Nasional
KPU Buka Peluang Gandeng 'Influencer' untuk Sosialisasi Pemilu dan Edukasi Pemilih

KPU Buka Peluang Gandeng "Influencer" untuk Sosialisasi Pemilu dan Edukasi Pemilih

Nasional
Gerindra: Komunikasi dengan PDI-P Pasca-kerja Sama dengan PKB Sangat Bagus

Gerindra: Komunikasi dengan PDI-P Pasca-kerja Sama dengan PKB Sangat Bagus

Nasional
Inalum Catatkan Kinerja Positif Selama Semester I-2022

Inalum Catatkan Kinerja Positif Selama Semester I-2022

Nasional
Rancangan Peraturan KPU: Lembaga Survei Terdaftar Dilarang Didanai Asing

Rancangan Peraturan KPU: Lembaga Survei Terdaftar Dilarang Didanai Asing

Nasional
Ibas Siap Dukung Segala Kebijakan Pemerintah Pulihkan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Ibas Siap Dukung Segala Kebijakan Pemerintah Pulihkan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.