Kompas.com - 19/06/2022, 09:54 WIB
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 6 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Samudra Hindia pada 19-20 Juni 2022.

BMKG meminta masyarakat mewaspadai potensi ini.

Seperti ditulis Antara, Minggu (19/6/2022), gelombang dengan tinggi berkisar 4-6 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia Barat Lampung dan Samudra Hindia Selatan Jawa-Bali.

Sementara potensi peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,5 meter terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kep. Nias, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan P. Sawu-P. Rote-Kupang, Laut Timor.

Lalu, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Selat Makasar bagian selatan, perairan timur Baubau-Kep. Wakatobi, perairan Manui-Kendari, Laut Flores, Laut Sulawesi, Laut Banda, perairan Kep. Sermata-Kep.Babar-Tanimbar, perairan selatan Kep. Kei-Kep. Aru, dan Laut Arafuru bagian barat

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG: Siang hingga Sore, Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang

Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter terjadi di perairan barat Kep. Mentawai, perairan Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Nias - Enggano, Selat Sunda bagian barat-selatan, perairan selatan P. Jawa - P. Sumba, Samudra Hindia Selatan NTB-NTT, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Laut Arafuru bagian tengah dan timur.

Sementara itu juga dijelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, Laut Banda, perairan selatan Jawa, dan Laut Arafuru.

Baca juga: 4 Faktor Penyebab Buruknya Kualitas Udara Jakarta Menurut BMKG

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.

Terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m).

Kemudian, Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.