Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/06/2022, 18:25 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo jadi salah satu nama yang mencuat diusulkan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem dalam Rapat Kerja Nasional Partai Nasdem menjadi calon presiden (capres). 

Ganjar juga sudah menyatakan dirinya sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menanggapi wacana tersebut.

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya tidak mempermasalahkan sikap Ganjar Pranowo yang menegaskan dirinya sebagai kader PDI-P itu.

Baca juga: Diusulkan Nasdem Jadi Capres, Ganjar: Saya Anggota PDI-P, Tegak Lurus pada Ibu Ketum

Dia mengatakan, Partai Nasdem berpolitik dengan happy sehingga tak mempermasalahkan hal itu.

Nasdem juga pernah mengusung kader PDI-P lain dalam pemilu, yaitu Joko Widodo yang sekarang menjadi presiden.

“Kalau toh nanti ada nama Pak Ganjar, (sebagai kandidat capres yang diusung Partai Nasdem), Pak Jokowi juga kader PDI-P, jadi no problem,” tutur Willy ditemui wartawan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jumat (17/6/2022).

“Partai Nasdem, kita berpolitik dengan happy dengan riang gembira,” sambungnya.

Willy mengungkapkan, Ganjar memang masih berstatus sebagai kader PDI Perjuangan. Ia menilai respons yang disampaikan Ganjar pun adalah hal yang wajar.

Toh Pak Ganjar kader PDI-P, tidak ada yang bisa menyangkal itu,” kata dia.

Baca juga: Saat DPW Nasdem Usulkan Dukung Ganjar, tetapi Ganjar Tegaskan Saya PDI-Perjuangan

Ia menjelaskan, steering commitee Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem telah melakukan rapat internal untuk menentukan usulan tiga kandidat capres yang bakal diusung.

Rapat itu berlangsung secara tertutup, Kamis (16/6/2022) malam.

“Jadi DPP semalam sudah (rapat) sampai jam setengah 12, sudah menghasilkan tiga nama (usulan kandidat capres),” papar dia.

Lantas tiga nama itu telah diserahkan pada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh untuk diumumkan Jumat (17/6/2022) malam.

Baca juga: Saat DPW Nasdem Usulkan Dukung Ganjar, tetapi Ganjar Tegaskan Saya PDI-Perjuangan

Ia memastikan, proses penentuan kandidat capres yang bakal diusung tidak berdasarkan voting.

“Semalam kami bermusyawarah, kami bermufakat, kami sudah punya nama di kantong,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Willy, tidak ada nama baru yang muncul sebagai kandidat capres Partai Nasdem.

Tiga nama yang telah ditentukan juga berasal dari usulan masing-masing DPW.

“Tidak ada nama yang ujug-ujug (tiba-tiba) bimsalabim abrakadabra, terus nama baru, tidak,” imbuhnya.

Baca juga: Anies-Ganjar Masuk Radar Nasdem, Surya Paloh: Saya Belum Pernah Ketemu dan Bicara

Diketahui, berdasarkan rapat pleno Rakernas Nasdem, Kamis (16/6/2022) kemarin muncul beberapa tokoh yang diusulkan menjadi kandidat capres.

Mayoritas DPW mengusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi capres.

Di sisi lain, sejumlah nama tokoh politik yang sempat berkomunikasi dengan Surya Paloh, sama sekali tidak diusulkan oleh para DPW menjad capres dalam rakernas ini.

Di antaranya adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Anggota KPU-Bawaslu Harap DKPP Pulihkan Kepercayaan Publik akibat Isu Kecurangan Pemilu

Mantan Anggota KPU-Bawaslu Harap DKPP Pulihkan Kepercayaan Publik akibat Isu Kecurangan Pemilu

Nasional
Jelang Pemilu 2024, Jokowi Pesan TNI-Polri Jaga Kondusivitas dan Tak Ikut Politik Praktis

Jelang Pemilu 2024, Jokowi Pesan TNI-Polri Jaga Kondusivitas dan Tak Ikut Politik Praktis

Nasional
Jokowi Tugaskan TNI-Polri Jaga Industrialisasi, Berantas Praktik Tambang dan Ekspor Ilegal

Jokowi Tugaskan TNI-Polri Jaga Industrialisasi, Berantas Praktik Tambang dan Ekspor Ilegal

Nasional
Densus 88 Sebut Oknum Polisi yang Bunuh Sopir Taksi Online di Depok Sering Lakukan Pelanggaran

Densus 88 Sebut Oknum Polisi yang Bunuh Sopir Taksi Online di Depok Sering Lakukan Pelanggaran

Nasional
KG Media Hadirkan Gagas RI, Panggung bagi Anak Bangsa yang Punya Gagasan Besar untuk Indonesia

KG Media Hadirkan Gagas RI, Panggung bagi Anak Bangsa yang Punya Gagasan Besar untuk Indonesia

Nasional
Jokowi Minta TNI-Polri Punya Visi yang Sama, Jaga Hilirisasi Berjalan Baik

Jokowi Minta TNI-Polri Punya Visi yang Sama, Jaga Hilirisasi Berjalan Baik

Nasional
Tiba di PN Jakarta Barat, Enam Anak Buah Irjen Teddy Hadiri Sidang Lanjutan

Tiba di PN Jakarta Barat, Enam Anak Buah Irjen Teddy Hadiri Sidang Lanjutan

Nasional
Bubarnya GP Mania Sebelum Benar-benar Berjuang untuk Ganjar Pranowo...

Bubarnya GP Mania Sebelum Benar-benar Berjuang untuk Ganjar Pranowo...

Nasional
RUU Kesehatan Omnibus Law: Diprotes IDI dan Partai Buruh, tapi Tetap 'Digas' DPR

RUU Kesehatan Omnibus Law: Diprotes IDI dan Partai Buruh, tapi Tetap "Digas" DPR

Nasional
Elektabilitas Nasdem Diprediksi Turun jika Terus 'Main Dua Kaki', Usung Anies tapi Tak Mau Pisah dari Jokowi

Elektabilitas Nasdem Diprediksi Turun jika Terus "Main Dua Kaki", Usung Anies tapi Tak Mau Pisah dari Jokowi

Nasional
Ketua Komisi II DPR Bakal Dalami Isu Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan Penghapusan Gubernur

Ketua Komisi II DPR Bakal Dalami Isu Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan Penghapusan Gubernur

Nasional
KPK Geledah Kantor Dinas PU Pemprov Papua Terkait Kasus Lukas Enembe

KPK Geledah Kantor Dinas PU Pemprov Papua Terkait Kasus Lukas Enembe

Nasional
Janji-janji Jokowi Setelah Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot

Janji-janji Jokowi Setelah Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot

Nasional
Eks Ketua Bawaslu Gelisah Bawaslu Sekarang Banyak Tak Tahu soal Dugaan Kecurangan Pemilu

Eks Ketua Bawaslu Gelisah Bawaslu Sekarang Banyak Tak Tahu soal Dugaan Kecurangan Pemilu

Nasional
Kubu Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo Bacakan Duplik Hari Ini

Kubu Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo Bacakan Duplik Hari Ini

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.