Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/06/2022, 07:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama calon jemaah haji Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG), di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Sabtu (4/6/2022).

Hilman mengatakan, sebanyak 10 bus disiapkan untuk membawa rombongan yang terdiri dari 389 jemaah haji dan 4 orang petugas dari Asrama Haji Pondok Gede menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Pemberangkatan dimulai sejak pukul 03.15 WIB.

Baca juga: Pandemi Covid-19 dan Panas Ekstrem di Saudi, Jemaah Haji Harap Jalankan 3 Hal Ini

Ia meminta jemaah untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan selama proses keberangkatan menuju Tanah Suci.

"Bapak dan Ibu jaga disiplin protokol kesehatan serta mematuhi peraturan di Arab Saudi. Ingat slogan kita, Mabrur, Sehat, Barokah," kata Hilman dikutip dari laman resmi Kemenag RI, Sabtu.

"Terima kasih kepada Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Kementerian Kesehatan, dan semua mitra kerja yang telah ikut menyukseskan penyelengaraan ibadah haji tahun ini," sambungnya.

Baca juga: Nonton Langsung Formula E, Jokowi Akan Grid Walk hingga Sapa Para Pebalap

Hilman mengatakan, keberangkatan kloter pertama ini sekaligus menandai dimulainya Masa Operasional Haji Indonesia 1443 H/2022.

Ia menambahkan, jemaah kloter pertama ini diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 06.45 WIB mengunakan maskapai Garuda Indonesia.

Mereka diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah pada 12.10 Waktu Arab Saudi (WAS).

Lebih lanjut, selain jemaah haji Jakarta Pondok Gede, Hilman mengatakan, ada empat embarkasi lain yang akan memberangkatkan jemaahnya pada Sabtu ini.

Baca juga: Jokowi Teken Keppres Perubahan Biaya Haji 2022, Begini Rinciannya

Menurut dia, total sebanyak 2.776 jemaah yang tergabung dalam tujuh kloter dan berasal dari lima embarkasi akan diberangkatkan ke Tanah Suci hari ini.

Berikut rinciannya:

1. Embarkasi Solo (SOC) dua kloter, yaitu:

a. SOC 01 sebanyak 360 jemaah

b. SOC 02 sebanyak 360 jemaah

2. Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) satu kloter, yaitu:

a. JKG 01 sebanyak 393 jemaah

3. Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) dua kloter, yaitu:

a. JKS 01 sebanyak 410 jemaah

b. JKS 02 sebanyak 410 jemaah

4. Embarkasi Surabaya (SUB) satu kloter, yaitu:

a. SUB 01 sebanyak 450 jemaah

5. Embarkasi Padang (PDG) satu kloter, yaitu:

a. PDG 01 sebanyak 393 jemaah

Adapun dalam pelepasan jemaah kloter pertama ini turut hadir Stafsus Menag Wibowo Prasetyo, Direktur Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, Kakanwil Kemenag DKI Cecep Khairul Anwar, dan Kepala Biro HDI Akhmad Fauzin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

Nasional
Menpan-RB Beri Klarifikasi soal Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Tersedot untuk Rapat

Menpan-RB Beri Klarifikasi soal Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Tersedot untuk Rapat

Nasional
Agung Laksono Yakin KIB Segera Deklarasi Capres-Cawapres: Golkar Bulat Dukung Airlangga Capres

Agung Laksono Yakin KIB Segera Deklarasi Capres-Cawapres: Golkar Bulat Dukung Airlangga Capres

Nasional
Menlu Retno Marsudi: Yang Dapat Menolong Myanmar adalah Bangsa Myanmar Sendiri

Menlu Retno Marsudi: Yang Dapat Menolong Myanmar adalah Bangsa Myanmar Sendiri

Nasional
'DPR Periode Ini Paling Hening Sepanjang Sejarah Reformasi, padahal Harusnya Mengkritik Pemerintah...'

"DPR Periode Ini Paling Hening Sepanjang Sejarah Reformasi, padahal Harusnya Mengkritik Pemerintah..."

Nasional
Cerita Jokowi soal Penanganan Covid-19: Hampir 80 Persen Menteri Minta 'Lockdown'

Cerita Jokowi soal Penanganan Covid-19: Hampir 80 Persen Menteri Minta "Lockdown"

Nasional
Erick Thohir Diklaim sebagai Kandidat Cawapres Terkuat PAN

Erick Thohir Diklaim sebagai Kandidat Cawapres Terkuat PAN

Nasional
Kompolnas Pasrah, Keluarga Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Dipersilakan Praperadilan

Kompolnas Pasrah, Keluarga Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Dipersilakan Praperadilan

Nasional
Kompolnas Sudah Klarifikasi Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Ini Hasilnya

Kompolnas Sudah Klarifikasi Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Ini Hasilnya

Nasional
Ditanya Peluang Erick Thohir Gabung PAN, Zulhas: Setiap Hari Sama Saya Terus

Ditanya Peluang Erick Thohir Gabung PAN, Zulhas: Setiap Hari Sama Saya Terus

Nasional
Selain Jokowi, Megawati Juga Hadiri Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng

Selain Jokowi, Megawati Juga Hadiri Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng

Nasional
DPW Nasdem Akan Usulkan Sejumlah Kader sebagai Cagub DKI, Termasuk Ahmad Sahroni

DPW Nasdem Akan Usulkan Sejumlah Kader sebagai Cagub DKI, Termasuk Ahmad Sahroni

Nasional
Substansi Putusan MK Berubah, Pakar Sebut Versi Pembacaan Hakim di Sidang yang Berlaku

Substansi Putusan MK Berubah, Pakar Sebut Versi Pembacaan Hakim di Sidang yang Berlaku

Nasional
Pakar Nilai Berubahnya Substansi Putusan MK Pelanggaran, Harus Diusut

Pakar Nilai Berubahnya Substansi Putusan MK Pelanggaran, Harus Diusut

Nasional
ICW Sebut Usul Mendagri Minta Kepala Daerah Tak Diperiksa Kemunduran

ICW Sebut Usul Mendagri Minta Kepala Daerah Tak Diperiksa Kemunduran

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.