Kompas.com - 25/04/2022, 20:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 saat menjalankan mudik Lebaran tahun 2022.

Sigit mengatakan, pihaknya telah menyediakan gerai vaksinasi bagi para pemudik yang ingin menjalankan vaksinasi Covid-19, baik dosis pertama, dosis kedua, dan dosis ketiga.

"Dengan begitu kita yakin masyarakat yang mudik dan pulang semuanya dalam keadaan terjaga imunitas tinggi dan laju Covid-19 bisa kita jaga," kata Sigit dalam "Bakti Sosial Polri Presisi Bersama Mahasiswa, BEM dan OKP untuk Masyarakat di Bulan Ramadan Penuh Berkah" di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin sore, Senin (25/4/2022).

Baca juga: 6 Protokol Kesehatan Mudik Lebaran 2022 untuk Cegah Penularan Covid-19

Menurutnya, berdasarkan survei, akan ada 85 juta orang Indonesia yang mudik. Dari jumlah tersebut, diperkirakan ada 23 juta mobil dan 17 juta motor yang melintasi jalur darat.

Nantinya, masyarakat bisa melakukan mudik gratis dengan menggunakan bus pada tanggal 27-29 April 2022.

"Mudik gratis bersama rekan mahasiswa nanti di tanggal 27, 28, 29 ini bisa dimanfaatkan bagi rekan-rekan, disediakan 400 bus," ungkap Listyo.

Sebagai informasi, tahun ini merupakan kali pertama pemerintah membolehkan mudik Lebaran setelah dua tahun terakhir dilarang akibat pandemi virus corona.

Dalam rangka mengantisipasi kemacetan saat mudik, pemerintah telah menerapkan uji coba sistem ganjil genap di jalan Tol Cikampek sejak 25-27 April 2022.

Baca juga: Aturan Penerbangan Terbaru April 2022, Protokol Kesehatan sampai Syarat Vaksinasi

Kemudian, kebijakan itu akan dilanjutkan sistem ganjil genap dan one way (satu arah) dari Gerbang Tol Cikampek Km 47, Gerbang Tol Kalikangkung Km 414, sampai dengan Gerbang Tol Halim Km 3.500.

Sistem ganjil genap dan one way akan diberlakukan pada saat masa arus mudik dan arus balik pada tanggal 28 April-1 Mei 2022 dan 6-7 Mei 2022.

Untuk pelaksanaan sistem tersebut serta perpanjangan waktunya bersifat situasional sesuai dengan diskresi kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.