Kompas.com - 21/04/2022, 16:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi meminta masyarakat jangan mudah terkecoh dengan beredarnya draf yang mengatasnamakan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidikan Kemendikbud Anindito Aditomo mengatakan, RUU Sisdiknas masih jauh dari resmi dan sangat terbuka terhadap pelbagai perubahan.

"Jadi kalau ada draf yang beredar tidak resmi di masyarakat, itu draf yang dari hari ke hari bahkan berubah terus. Draf hari ini sangat mungkin berbeda dengan draf kemarin, apalagi minggu kemarin," ujar Anindito dalam siaran Kompas Talks di YouTube, Kamis (21/4/2022).

Ia membeberkan, pihaknya masih terus menerima ragam masukan dari mana pun.

Baca juga: Uji Publik RUU Sisdiknas Selalu Libatkan Banyak Pihak

Masukan-masukan itu secara berkala dibahas di dalam tim hukum dan sangat mungkin mengubah pasal-pasal dari draf sekarang.

Kemendikbud baru akan melakukan finalisasi ketika seluruh pencermatan terhadap masukan berbagai pihak disepakati.

"Itu akan kita ajukan ke DPR sebagai draf pertama. Jadi saat ini draf pertama pun belum selesai. Kita masih dalam proses menyusun jadi masih banyak kesempatan untuk memberikan masukan," ujar Anindito.

"Intinya semoga ini meredakan kecemasan Bapak/Ibu yang khawatir bahwa RUU ini seolah-olah hampir disahkan. Ini tidak benar. Masih panjang sekali," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.