KSAL Buka Pendidikan Seskoal yang Diikuti 182 Perwira Siswa, Ada dari Korsel hinggga India

Kompas.com - 11/01/2022, 20:21 WIB
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono memimpin upacara pembukaan pendidikan reguler Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) yang diikuti 182 perwira siswa di Markas Seskoal, Jakarta, Selasa (11/1/2022). DispenalKepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono memimpin upacara pembukaan pendidikan reguler Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) yang diikuti 182 perwira siswa di Markas Seskoal, Jakarta, Selasa (11/1/2022).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono memimpin upacara pembukaan pendidikan reguler Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) yang diikuti 182 perwira siswa di Markas Seskoal, Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Yudo mengatakan, pendidikan reguler Seskoal adalah program pendidikan strategi operasi laut yang bertujuan untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan.

"Membentuk kepribadian, serta karakter sebagai prajurit dan pemimpin yang profesional," ujar Yudo, dalam keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Selasa.

Yudo menyebut, Seskoal sebagai pusat keunggulan angkatan laut dan maritim harus mampu membentuk peserta didik menjadi prajurit pejuang.

Baca juga: Korupsi Garuda Indonesia, Diduga Ada Mark Up Sewa Pesawat dan Manipulasi Data

Selain itu, Yudo juga berharap, agar Seskoal dapat menciptakan teknokrat angkatan laut yang mampu mengembangkan ide-ide pemikiran strategis.

"Guna menjalankan amanah rakyat sebagai benteng negara di laut," kata Yudo.

Yudo menambahkan, pendidikan reguler Seskoal juga merupakan lendidikan pasca-sarjana terapan program studi strategi operasi laut.

Hal ini dimaksudkan untuk melengkapi pengetahuan dan pengembangan pola pikir para perwira siswa.

Baca juga: Laporkan Garuda ke Kejagung, Erick Thohir: Saatnya Oknum di BUMN Dibersihkan!

Adapun 182 perwira menengah yang lolos seleksi terdiri atas 162 perwira siswa TNI AL yakni, 46 Korps Pelaut (P), 20 Korps Teknik (T), 21 Korps Elektronika (E), 23 Korps Suplai (S), 32 Korps Marinir (M), 6 Korps Kesehatan (K), 12 Korps Khusus (KH) dan 2 Korps Polisi Militer (PM).

Sedangkan perwira siswa tamu berjumlah 20 orang terdiri dari 2 TNI AD, 2 TNI AU, 7 Polri dan 9 perwira siswa negara sahabat masing-masing satu orang dari Australia, Korea Selatan, India, Pakistan, Singapura, Uni Emirat Arab, Bangladesh, Malaysia dan Jepang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Illegal Fishing: Pengertian, Bentuk dan Aturan Hukumnya

Illegal Fishing: Pengertian, Bentuk dan Aturan Hukumnya

Nasional
Upaya Pemerintah Mengatasi Illegal Fishing

Upaya Pemerintah Mengatasi Illegal Fishing

Nasional
Ungkap Alasan Tolak UAS, Kemendagri Singapura: Ceramahnya Merendahkan Agama Lain

Ungkap Alasan Tolak UAS, Kemendagri Singapura: Ceramahnya Merendahkan Agama Lain

Nasional
Kolonel Priyanto Minta Bebas, Oditur Tetap Tuntut Penjara Seumur Hidup

Kolonel Priyanto Minta Bebas, Oditur Tetap Tuntut Penjara Seumur Hidup

Nasional
Kemendagri Singapura: UAS Ditolak Masuk karena Dinilai Sebar Ajaran Ekstremis

Kemendagri Singapura: UAS Ditolak Masuk karena Dinilai Sebar Ajaran Ekstremis

Nasional
Jampidsus: Lin Che Wei Punya Hubungan dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag

Jampidsus: Lin Che Wei Punya Hubungan dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag

Nasional
Update 17 Mei: Sebaran 247 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Sumbang 74

Update 17 Mei: Sebaran 247 Kasus Baru Covid-19, DKI Jakarta Sumbang 74

Nasional
Nasdem Belum Jalin Komunikasi Serius dengan Anies maupun Ridwan Kamil

Nasdem Belum Jalin Komunikasi Serius dengan Anies maupun Ridwan Kamil

Nasional
IDI Sebut Keputusan Jokowi Longgarkan Pemakaian Masker di Ruang Terbuka Sudah Tepat

IDI Sebut Keputusan Jokowi Longgarkan Pemakaian Masker di Ruang Terbuka Sudah Tepat

Nasional
Alfamidi Tegaskan Tersangka Kasus Suap Perizinan di Kota Ambon Bukan Pegawainya

Alfamidi Tegaskan Tersangka Kasus Suap Perizinan di Kota Ambon Bukan Pegawainya

Nasional
Golkar Tak Masalah PPP-PAN Punya Capres Lain untuk Pilpres 2024

Golkar Tak Masalah PPP-PAN Punya Capres Lain untuk Pilpres 2024

Nasional
Sayangkan Kebijakan Jokowi, Epidemiolog: Belum Cukup Aman Lepas Masker, Jangan Terburu-buru

Sayangkan Kebijakan Jokowi, Epidemiolog: Belum Cukup Aman Lepas Masker, Jangan Terburu-buru

Nasional
Dalami Alasan UAS Ditolak Masuk, KBRI Kirim Nota Diplomatik ke Kemlu Singapura

Dalami Alasan UAS Ditolak Masuk, KBRI Kirim Nota Diplomatik ke Kemlu Singapura

Nasional
Menkes Sebut Pelonggaran Masker di Area Terbuka Bagian dari Transisi Menuju Endemi

Menkes Sebut Pelonggaran Masker di Area Terbuka Bagian dari Transisi Menuju Endemi

Nasional
Menkes: Kasus Covid-19 Usai Lebaran Terkendali jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Menkes: Kasus Covid-19 Usai Lebaran Terkendali jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.