Kompas.com - 09/12/2021, 16:36 WIB
Mayor Jenderal Teguh Muji Angkasa dan Mayor Jenderal Muhammad Hasan usai menjalani rangkaian tradisi penyerahan satuan Kopassus yang berlangsung di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Kamis (9/12/2021) siang. Achmad Nasrudin YahyaMayor Jenderal Teguh Muji Angkasa dan Mayor Jenderal Muhammad Hasan usai menjalani rangkaian tradisi penyerahan satuan Kopassus yang berlangsung di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Kamis (9/12/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayor Jenderal Teguh Muji Angkasa menyatakan, ke depan akan menitikberatkan pada optimalisasi latihan bagi seluruh prajurit korps baret merah.

"Kami sudah menggaungkan bahwa Kopassus bukan prajurit yang hebat, tapi kami adalah prajurit-prajurit yang terlatih," ujar Teguh kepada awak media usai menjalani tradisi penyerahan satuan Kopassus di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Teguh menuturkan bahwa prajurit yang profesional adalah mereka yang memiliki tingkat latihan yang bagus dan baik.

Baca juga: Mayjen Teguh Muji Angkasa Resmi Jadi Komandan Kopassus

Sehingga, profesionalisme prajurit Kopassus harus diawali dengan tingkat latihan.

"Tentunya yang tidak kalah pentingnya juga adalah sumber daya manusia, apa pun prajurit atau personel Kopassus harus memiliki kriteria yang mungkin di atas dibanding yang lain," kata Teguh.

Selain itu, Teguh juga mengusung visi menjadikan prajurit Kopassus menjadi personel yang profesional dan modern.

Baca juga: Profil Danjen Kopassus Mayjen Teguh Muji Angkasa yang Besar di Baret Merah

"Saya memiliki visi di sini yang pertama, yang pasti saya ingin menjadikan atau mewujudkan prajurit Kopassus yang profesional, modern, dilandasi dengan loyalitas tinggi dan tentunya dicintai oleh rakyat," tegas dia.

Diketahui, Teguh menjabat Danjen Kopassus dengan menggantikan Mayjen Muhammad Hasan yang kini menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda (IM).

Sebelum memimpin pasukan elite ini, Teguh merupakan seorang dosen tetap di Universitas Pertahanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

Nasional
Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Nasional
Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Nasional
DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

Nasional
Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Mahfud Sebut TNI di Papua Kini Bersifat Defensif, Bukan Ofensif

Nasional
Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Mahfud Tegaskan Tak Ada Unsur SARA pada Bentrokan di Pulau Haruku

Nasional
18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

18 Pegawai KPK yang Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Nasional
Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Negara, Kejagung: Bukan Impunitas dan Masih Wacana

Nasional
18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

18 Pegawai Terpapar Covid-19, KPK Atur Proporsi Kerja

Nasional
Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Kritik Wacana Jaksa Agung soal Korupsi di Bawah Rp 50 Juta, ICW: Menambah Semangat Para Pelaku

Nasional
Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Perjalanan Rahasia Soeharto: Menginap Rumah Warga hingga Bekal Beras dan Tempe

Nasional
KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

KPK Umumkan 18 Pegawai Positif Covid-19

Nasional
Mengenal Weighted Vest, 'Rompi Militer' yang Dipakai AHY Berolahraga

Mengenal Weighted Vest, "Rompi Militer" yang Dipakai AHY Berolahraga

Nasional
Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Jokowi Ajak Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Manfaatkan Telemedisin

Nasional
Kisah Cinta Soeharto-Ibu Tien, Perjodohan, dan Kesedihan di TMII

Kisah Cinta Soeharto-Ibu Tien, Perjodohan, dan Kesedihan di TMII

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.