Wapres: Perbaikan Gizi di Indonesia Tunjukkan Hasil Signifikan dalam 10 Tahun Terakhir

Kompas.com - 23/11/2021, 12:34 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin saat menjadi keynote speech secara daring dalam opening ceremony 9th ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance yang digelar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (17/11/2021). KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAWakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin saat menjadi keynote speech secara daring dalam opening ceremony 9th ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance yang digelar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (17/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, dalam waktu 10 tahun terakhir, perbaikan gizi di Indonesia telah menunjukkan hasil yang siginifikan.

Hal tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk melakukan percepatan perbaikan gizi sesuai gerakannya atau SUN movement.

"Selama 10 tahun terakhir, upaya percepatan perbaikan gizi (di Indonesia) menunjukkan hasil yang cukup signifikan," kata Ma'ruf di acara pertemuan tahunan percepatan perbaikan gizi atau scalling up nutrition (SUN) tahun 2021, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Komitmen dalam Perbaikan Gizi, Wapres: Pemerintah Terus Lakukan Penguatan

Ma'ruf mengatakan, dari tahun 2013 hingga 2019, prevalensi stunting telah turun sebesar hampir 10 persen.

Sementara, penurunan prevalensi wasting, kata dia, sudah mendekati 5 persen.

Ma'ruf memastikan bahwa Indonesia telah berkomitmen melakukan gerakan percepatan perbaikan gizi di tingkat global sejak tahun 2011.

"Sebagai bentuk dari komitmen tersebut, pemerintah terus melakukan berbagai upaya penguatan. Mulai dari penguatan kerangka regulasi, kerangka intervensi, pendanaan, serta pemantauan dan evaluasi," ujar Ma'ruf.

Baca juga: Jubir Wapres: Tidak Bisa MUI Dibubarkan karena Satu Oknum Terlibat Terorisme

Pemerintah juga menilai bahwa investasi di bidang nutrisi merupakan bentuk investasi yang paling menguntungkan.

Bahkan setiap 1 dollar investasi pada program gizi, kata dia, akan menghasilkan keuntungan 30 kali lipat sehingga investasi di bidang gizi pun merupakan smart investment.

Ma'ruf mengatakan, sebab investasi gizi menghasilkan keuntungan, maka nilainya pun akan semakin meningkat saat investasi ditujukan pada intervensi yang berdampak tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.