KILAS

Capaian Vaksinasi Lansia Minim, Anak Muda Diminta Dampingi Vaksinasi Lansia

Kompas.com - 26/10/2021, 12:24 WIB
Vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Puskesmas Purwokerto Utara 1, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (8/3/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINVaksinasi Covid-19 untuk lansia di Puskesmas Purwokerto Utara 1, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (8/3/2021).

KOMPAS.com – Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok masyarakat yang berisiko tinggi terinfeksi Covid-19. Untuk itu, vaksinasi Covid-19 sangat diperlukan untuk membantu daya tahan tubuh mereka.

Meski demikian, terdapat sejumlah kendala vaksinasi bagi lansia. Salah satunya adalah ketiadaan pendamping untuk menemani mereka mengikuti program vaksinasi.

Selain itu, lokasi vaksinasi yang jauh, akses transportasi yang sulit, serta kekhawatiran akan keamanan dan efektivitas vaksin turut menjadi kendala bagi para lansia untuk melangsungkan vaksinasi.

Menurut data yang diperoleh dari situs vaksin.kemkes.go.id, per Selasa (26/10/2021) pukul 12.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), sudah ada sekitar 8.129.585 atau 37,72 persen lansia yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

Baca juga: Eks Relawan Kesehatan Cetak Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Sudah Raup Puluhan Juta Rupiah

Adapun untuk vaksinasi dosis kedua, total lansia yang mendapatkannya adalah 5.091.548 atau 23,62 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah tersebut tentunya masih cukup sedikit jika dibandingkan dengan target vaksinasi lansia nasional yang mencapai 21.553.118 orang.

Untuk itu, tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 terus mengimbau para anak muda untuk membantu para lansia mendapatkan vaksin Covid-19.

Hal yang bisa dilakukan anak muda terkait hal tersebut adalah dengan mencari dan memberikan informasi vaksinasi secara tepat serta mengantar dan menemani lansia untuk mengikuti program vaksinasi.

Baca juga: 4.240.479 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Kedatangan Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

Dua langkah sederhana itu sangat membantu lansia mengurangi hambatan mereka saat mengakses program vaksinasi.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat hingga Selasa (26/10/2021) pukul 12.00 WIB, terdapat 114.347.101 masyarakat Indonesia atau sebesar 54,90 persen sudah mendapatkan vaksin dosis pertama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.