2 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tiba, Pemerintah Langsung Distribusikan ke 12 Provinsi

Kompas.com - 10/10/2021, 16:41 WIB
Ilustrasi vaksin Pfizer. Studi dunia nyata tunjukkan keamanan vaksin dan efek samping vaksin Pfizer. Penelitian di Israel menunjukkan, vaksin Covid-19 mRNA ini aman, dengan tingkat efek samping berat yang relatif kecil. Reaksi alergi vaksin mRNA ringan. SHUTTERSTOCK/Daniel ChetroniIlustrasi vaksin Pfizer. Studi dunia nyata tunjukkan keamanan vaksin dan efek samping vaksin Pfizer. Penelitian di Israel menunjukkan, vaksin Covid-19 mRNA ini aman, dengan tingkat efek samping berat yang relatif kecil. Reaksi alergi vaksin mRNA ringan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 2.000.700 dosis vaksin Covid-19 tahap ke-87 tiba di Indonesia, Minggu (10/10/2021).

Vaksin Pfizer bentuk jadi ini langsung didistribusikan Kementerian Kesehatan ke 12 provinsi.

"Pembelian vaksin ini untuk menjaga stok vaksin di tanah air. Saat ini vaksin yang diterima Indonesia 280.527.920 vaksin baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangan tertulis, Minggu.

Nadia mengatakan, vaksin tiba melalui dua bandara, yaitu Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten dan Juanda, Jawa Timur.

Baca juga: 7 Wilayah yang Terima Vaksin Pfizer dan Update Vaksinasi di Indonesia

Vaksin yang datang di Bandara Soekarno-Hatta akan didistribusikan ke Dinas Kesehatan Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Riau, Sumatera Utara, Aceh, NTT, Kalimantan Selatan, NTB, Gorontalo, dan Jawa Barat. Sementara, vaksin yang datang di Bandara Juanda akan didistribusikan ke Dinas Kesehatan Jawa Timur.

Nadia menegaskan, pemerintah terus berupaya melakukan percepatan distribusi vaksin Covid-19 ke seluruh wilayah Tanah Air hingga ke daerah terpencil dan terluar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemerintah terus berupaya keras mengamankan stok vaksin dan mempercepat distribusinya ke seluruh Indonesia, termasuk distribusi yang dikirimkan langsung ke provinsi untuk memperpendek rnatai distribusi dan mempercepat akses serta pemerataan berbagai jenis/merek vaksin bagi seluruh masyarakat," tuturnya.

Pemerintah pun terus mendorong pemerintah daerah, terutama yang cakupan vaksinasinya masih rendah, untuk melakukan percepatan dan perluasan vaksinasi. Khususnya kepada kelompok masyarakat rentan, seperti lansia.

Nadia menyebutkan, beberapa daerah yang cakupan vaksinasinya untuk lansia masih rendah, yaitu Sumatera Barat, Aceh, Papua, dan Maluku Utara.

Baca juga: Pil Covid-19 Pfizer akan Ajukan Penggunaan Darurat, Obat Covid-19 Lainnya Masuk Uji Klinis

"Saya berharap strategi dapat disusun sesuai dengan permasalahan atau hambatan yang spesifik di masing-masing wilayah untuk meningkatkan cakupan pada kelompok rentan ini berdasarkan ketersediaan vaksin di daerah masing-masing," ujar dia.

Ia pun mengajak warga agar mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan pemerintah.

Nadia meminta warga tidak memilih-milih vaksin, sebab semua vaksin yang ada aman dan bermanfaat dalam mencegah penularan virus SARS-CoV-2. Selain itu, Nadia mengingatkan warga tetap menjaga protokol kesehatan.

"Karena vaksin bukan satu-satunya tameng untuk melindungi dari Covid-19 pada saat kita melakukan aktivitas di ruang publik," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.