Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/10/2021, 15:41 WIB

KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyampaikan, rapat terbatas pemerintah pada Kamis (7/10/2021) memutuskan perubahan aturan periode karantina bagi masyarakat yang datang dari luar negeri.

Karantina bagi warga dari luar negeri yang semula 8×24 jam akan dipersingkat menjadi 5×24 jam. Selama menjalankan karantina, wisatawan mancanegara (wisman) atau masyarakat yang datang dari luar negeri, harus tetap berada di hotel dan melakukan pemeriksaan PCR.

Saat ini, pemerintah juga tengah mempersiapkan rencana pembukaan kembali pariwisata di Bali bagi wisman. Rencananya, Bali akan dibuka bagi wisman mulai 14 Oktober 2021. Hal ini dilakukan, lantaran kasus Covid-19 di Indonesia mulai membaik.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Gde Sumarjaya Linggih memberikan apresiasi atas aturan karantina baru tersebut.

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Jokowi Sudah Setuju Masa Karantina Wisatawan Asing Dikurangi

“Ini langkah positif untuk perkembangan perekonomian kita khususnya Bali. Saya berharap bahwa segera mungkin Bali bisa pulih pariwisatanya. Mudah-mudahan Covid-19 bisa mereda seperti yang kita harapkan,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI yang akrab disapa Demer, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (8/10/2021).

Menurutnya, kebijakan pemangkasan waktu karantina dapat membangkitkan kembali industri pariwisata Bali yang sempat macet akibat pandemi Covid-19.

Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kunjungan wisman di Bali menurun 99,99 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Saya menyambut baik pengumuman dari Ketua Penanganan Covid-19 dan juga Ketua Pemulihan Ekonomi Nasional Bapak Airlangga Hartarto tentang ketentuan pengurangan masa karantina bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia dan tentunya seluruh jalur penerbangan di Bali,” ucap Demer menyampaikan dukungannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.