Kompas.com - 13/09/2021, 20:59 WIB
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penerapan protokol kesehatan di Bali sudah mencapai 95 persen.

Namun, sampai saat ini masih ada perayaan acara keagamaan yang dinilai Luhut masih berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.

"Saya ingin sampaikan di Bali orang pakai masker sudah bagus, lebih 95 persen," kata Luhut dalam konferensi persnya, Senin (13/9/2021).

"Tetapi mohon maaf masih ada perayaan agama yang berlebihan yang hendaknya dikontrol langsung jangan terlalu banyak, yang bisa nanti menimbulkan klaster terbaru," ujar dia.

Baca juga: Luhut: Penurunan Level PPKM Buat Masyarakat Euforia dan Tak Patuh Prokes

Luhut mengatakan, terkait evaluasi protokol kesehatan pada pemberlakuan pembukaan kembali aktivitas masyarakat, pemerintah sudah menurunkan sudah menurunkan tim.

Tim tersebut berfungsi untuk melihat kondisi penerapan protokol kesehatan di lokasi yang sudah mulai berkegiatan.

"Kami monitor di beberapa wilayah terjadi peningkatan mobilitas yang masih utamanya terjadi dibeberapa lokasi wisata seperti Pantai Pangandaran yang dipenuhi pengunjung," ujarnya.

Luhut melanjutkan, hotel di daerah Pangandaran juga kedapatan diisi mendekati penuh dan hal tersebut melanggar ketentuan mengenai penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Luhut: Bioskop Boleh Beroperasi di Daerah PPKM Level 3 dan Level 2

Oleh karena itu pemerintah pusat terus mendorong agar pemerintah daerah memahami dan mengawasi kondisi tersebut.

"Dan melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk pengabaian peraturan PPKM ini," ucap dia.

Pemerintah memutuskan untuk terus melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 di Jawa-Bali untuk menekan penyebaran Covid-19.

Kebijakan itu diperpanjang selama tujuh hari, yang berlaku hingga 20 September 2021.

Baca juga: Luhut Umumkan Perpanjangan PPKM Jawa-Bali hingga 20 September, Tinggal 3 Daerah Level 4

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.