Kompas.com - 31/08/2021, 12:57 WIB
Presiden Joko Widodo mengunjungi vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di SMA 1 Beber, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021). Dok. Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo mengunjungi vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di SMA 1 Beber, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengunjungi vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di SMA 1 Beber, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyempatkan diri berdialog dengan para siswa.

Jokowi lalu bertanya kepada para siswa apakah lebih memilih pembelajaran tatap muka atau tetap di rumah.

"Apakah sudah ingin belajar tatap muka ? Angkat tangan yang pengen belajar tatap muka," ujar Jokowi sebagaimana dipantau dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: PTM Terbatas Segera Dimulai, Jokowi Perintahkan Vaksinasi Besar-besaran Pelajar dan Santri

Kemudian siswa-siswi mengangkat tangan mereka sambil serentak berkata, "Mau!".

"Ternyata semuanya ingin segera pembelajaran tatap muka," lanjut Jokowi.

Namun, dia menegaskan jika nantinya pembelajaran tatap muka sudah dimulai, semua pelajar harus tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, utamanya disiplin dalam memakai masker.

"Ayo kita semuanya pakai masker dan cepat-cepat kita semuanya ayo menuju ke (tempat) vaksinasi, minta vaksinasi, segera divaksin," tegas Jokowi.

"Saya juga sudah perintahkan agar kegiatan vaksinasi bagi pelajar dan santri ini dilakukan secara besar-besaran, masif terutama di daerah yang tingkat penyebaran covid-19, tingkat penularannya tinggi," lanjutnya.

Baca juga: Jokowi: 331,6 Juta Dosis Vaksin Bakal Datang pada Agustus-Desember 2021

Jokowi pun berharap penularan Covid-19, utamanya varian delta bisa dikendalikan.

Selain itu, vaksinasi secara masif juga diharapkan memberikan perlindungan kepada pelajar dan para santri untuk mempersiapkan rencana pembelajaran tatap muka.

"(Pembelajaran Tatatp Muka) Yang Insya Allah akan dimulai nanti awal September atau minggu depan," tambah Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Bupati Buru Selatan Jadi Tersangka, Kerap Tentukan Pemenang Proyek

Eks Bupati Buru Selatan Jadi Tersangka, Kerap Tentukan Pemenang Proyek

Nasional
Selain Suap, 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Juga Didakwa Terima Gratifikasi Rp 2,4 Miliar

Selain Suap, 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Juga Didakwa Terima Gratifikasi Rp 2,4 Miliar

Nasional
Demokrat Setuju Usulan Masa Kampanye Pemilu 2024 Selama 120 Hari

Demokrat Setuju Usulan Masa Kampanye Pemilu 2024 Selama 120 Hari

Nasional
Anggota DPR Minta Kasus Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat Diselidiki

Anggota DPR Minta Kasus Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat Diselidiki

Nasional
UPDATE 26 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 60,34 Persen

UPDATE 26 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 60,34 Persen

Nasional
Periksa Ubedilah Badrun, KPK Dalami Laporan terhadap Gibran-Kaesang

Periksa Ubedilah Badrun, KPK Dalami Laporan terhadap Gibran-Kaesang

Nasional
KPK Tetapkan Eks Bupati Buru Selatan Jadi Tersangka Suap, Gratifikasi dan TPPU

KPK Tetapkan Eks Bupati Buru Selatan Jadi Tersangka Suap, Gratifikasi dan TPPU

Nasional
UPDATE 26 Januari 2022: 'Positivity Rate' Covid-19 Tembus 15 Persen

UPDATE 26 Januari 2022: "Positivity Rate" Covid-19 Tembus 15 Persen

Nasional
UPDATE 26 Januari: Masih Ada 8.849 Pasien Berstatus Suspek Covid-19

UPDATE 26 Januari: Masih Ada 8.849 Pasien Berstatus Suspek Covid-19

Nasional
KPK Sambut Gembira Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

KPK Sambut Gembira Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

Nasional
Eks Tim Pemeriksa Pajak DJP Wawan Ridwan Diduga Lakukan Pencucian Uang Bersama Anaknya

Eks Tim Pemeriksa Pajak DJP Wawan Ridwan Diduga Lakukan Pencucian Uang Bersama Anaknya

Nasional
Bentrokan di Pulau Haruku, Polisi Libatkan Tokoh Masyarakat Maluku untuk Kendalikan Situasi

Bentrokan di Pulau Haruku, Polisi Libatkan Tokoh Masyarakat Maluku untuk Kendalikan Situasi

Nasional
UPDATE 26 Januari: Bertambah 2.582, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.127.662

UPDATE 26 Januari: Bertambah 2.582, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.127.662

Nasional
UPDATE 26 Januari: Pemerintah Laporkan 7 Kematian akibat Covid-19

UPDATE 26 Januari: Pemerintah Laporkan 7 Kematian akibat Covid-19

Nasional
Dari Pembunuhan sampai Korupsi, Ini 32 Kejahatan yang Pelakunya Bisa Diekstradisi

Dari Pembunuhan sampai Korupsi, Ini 32 Kejahatan yang Pelakunya Bisa Diekstradisi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.