Survei Lapor Covid-19: 40 Persen Orangtua di DKI Sebut Anaknya Sudah Bosan PJJ

Kompas.com - 05/08/2021, 16:29 WIB
Saphira Anjani, siswi SMP Negeri 40, melakukan pembelajaran jarak jauh di dalam rumahnya di RT 003 RW 006 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). Selama pandemi Covid-19, Anak-anak memanfaatkan televisi yang ada untuk mengikuti pelajaran sekolah yang disiarkan oleh TVRI.  Selain itu, mereka juga mengerjakan tugas sekolah yang diberikan oleh guru melalui aplikasi pesan singkat. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSaphira Anjani, siswi SMP Negeri 40, melakukan pembelajaran jarak jauh di dalam rumahnya di RT 003 RW 006 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). Selama pandemi Covid-19, Anak-anak memanfaatkan televisi yang ada untuk mengikuti pelajaran sekolah yang disiarkan oleh TVRI. Selain itu, mereka juga mengerjakan tugas sekolah yang diberikan oleh guru melalui aplikasi pesan singkat.

JAKARTA, KOMPAS.com – Tim Lapor Covid-19 memaparkan hasil survei atas persepsi orang tua terkait tingkat kebosanan anak melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Hasil survei Lapor Covid-19 bersama Laboratorium Intervensi Sosial dan Kritis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, menyatakan sekitar 40 persen orangtua murid menilai anaknya sudah bosan menjalani pembelajaran dari rumah.

“Jadi 40 persen itu menyatakan anak di rumah itu sering merasa bosan ketika belajar dari rumah,” kata Kolaborator Ilmuan Lapor Covid-19, Dicky Pelupessy dalam paparannya secara virtual, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Menteri PPPA Sebut PJJ Berisiko Tingkatkan Jumlah Pekerja Anak di Indonesia

Rinciannya, , 37 persen responden menyatakan anaknya sering bosan saat melakukan PJJ, kemudian 7 persen responden mengatakan anaknya sangat sering merasa bosan belajar dari rumah.

Selanjutnya, terdapat 20 persen responden yang menyatakan agak sering, serta ada 24 persen responden yang mengatakan anaknya tidak sering bosan saat PJJ.

“Bisa dikatakan tidak ada perbedaan antara yang di sekolah negeri dan swasta. Jadi memang keluhan soal itu relatif sama,” ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Dicky melihat ada pola antara tingkat kebosanan dan tingkat pendidikan anak yang dinilai sering mengalami kebosanan.

Menurut dia, anak sekolah di jenjang PAUD lebih sering bosan PJJ dibandingkan anak di jenjang Pendidikan yang lebih tinggi.

“Jadi (kebosanan) yang SMA itu lebih kecil dibandingkan dengan PAUD. Jadi memang bisa dibayangkan semakin kecil anak di rumah tangga, dia semakin dilihat mudah bosan oleh orang tua,” ucap dia.

Baca juga: Sistem Pembelajaran Adaptif Direkomendasikan Selama PJJ, Seperti Apa?

Sasaran survei dalam survei ialah orang tua atau wali siswa. Survei dilakukan kepada 23.015 responden yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta.

Survei ini dilakukan secara pada periode 30 April hingga 15 Mei 2021 dengan metode convenience sampling.

Penyebaran survei dilakukan secara daring melalui Biro Taspen DKI, Aplikasi JAKI, dan jaringan tim peneliti.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Akan Bangun 8 Kapal Selam Nuklir, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Australia Akan Bangun 8 Kapal Selam Nuklir, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Nasional
Kronologi Tenggelamnya Kapal Pengayom IV di Nusakambangan Versi Kemenkumham

Kronologi Tenggelamnya Kapal Pengayom IV di Nusakambangan Versi Kemenkumham

Nasional
Pemeriksaan Spesimen di Bawah 100.000, Alarm agar Tak Terjadi Lagi Lonjakan Kasus Covid-19

Pemeriksaan Spesimen di Bawah 100.000, Alarm agar Tak Terjadi Lagi Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Kapolri Minta Masyarakat Berbondong-bondong Ikut Vaksinasi Covid-19

Kapolri Minta Masyarakat Berbondong-bondong Ikut Vaksinasi Covid-19

Nasional
Pukat UGM Duga DPR Takut jika RUU Perampasan Aset Disahkan

Pukat UGM Duga DPR Takut jika RUU Perampasan Aset Disahkan

Nasional
Kemendagri Tegaskan Uang Kas Pemda di Bank Bukan untuk Cari Bunga

Kemendagri Tegaskan Uang Kas Pemda di Bank Bukan untuk Cari Bunga

Nasional
Tak Masuk Prolegnas, RUU Perampasan Aset Batal Jadi Solusi untuk Buat Jera Koruptor

Tak Masuk Prolegnas, RUU Perampasan Aset Batal Jadi Solusi untuk Buat Jera Koruptor

Nasional
Berbagai Kebijakan yang Lemahkan Pemberantasan Korupsi...

Berbagai Kebijakan yang Lemahkan Pemberantasan Korupsi...

Nasional
Kapal Pengayoman IV Milik Kemenkumham Tenggelam di Nusakambangan, 2 Orang Meninggal

Kapal Pengayoman IV Milik Kemenkumham Tenggelam di Nusakambangan, 2 Orang Meninggal

Nasional
KSP Ingatkan KKB untuk Hentikan Teror di Papua

KSP Ingatkan KKB untuk Hentikan Teror di Papua

Nasional
Berkisar Rp 100 Juta hingga Rp 5,5 Miliar, Ini Daftar Bonus Atlet-Pelatih Paralimpiade Tokyo 2020

Berkisar Rp 100 Juta hingga Rp 5,5 Miliar, Ini Daftar Bonus Atlet-Pelatih Paralimpiade Tokyo 2020

Nasional
Menag Minta Intensifkan Penggunaan Masker di Acara Keagamaan

Menag Minta Intensifkan Penggunaan Masker di Acara Keagamaan

Nasional
Kapal Asing Kerap Masuk Wilayah Laut Natuna Utara, Pemerintah Diminta Tingkatkan Patroli

Kapal Asing Kerap Masuk Wilayah Laut Natuna Utara, Pemerintah Diminta Tingkatkan Patroli

Nasional
Aplikasi PeduliLindungi dan Sederet Keluhan Warga Terkait Penggunaannya...

Aplikasi PeduliLindungi dan Sederet Keluhan Warga Terkait Penggunaannya...

Nasional
Pelatih dan Atlet yang Tak Raih Medali Paralimpiade Juga Dapat Bonus dari Jokowi

Pelatih dan Atlet yang Tak Raih Medali Paralimpiade Juga Dapat Bonus dari Jokowi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.