Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luhut: Kematian akibat Covid-19 Banyak Terjadi pada Orang dengan Komorbid dan yang Belum Divaksin

Kompas.com - 26/07/2021, 10:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah terus berupaya menekan angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia.

Dalam beberapa waktu terakhir, angka kematian didominasi oleh komorbid dan masyarakat yang belum divaksin.

"Hasil temuan kami, kematian yang meningkat pada akhir-akhir ini banyak mengenai orang-orang komorbid dan yang belum divaksin," kata Luhut, dalam konferensi pers, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Perpanjangan PPKM Level 4, Pelonggaran Aturan, dan Ancaman Varian Baru

Upaya yang akan ditempuh pemerintah yakni meningkatkan dan mempercepat vaksinasi.

Kemudian, optimalisasi tempat isolasi pasien terpusat, baik di level desa, kecamatan, kabupaten/kota maupun provinsi.

Tempat isolasi terpusat diutamakan bagi pasien-pasien yang berisiko tinggi atau yang di rumahnya terdapat ibu hamil, orang tua, atau orang komorbid.

"Hal ini penting untuk mencegah penularan dan risiko kematian pertama kepada orang tua dan orang komorbid," ujar Luhut.

Bersamaan dengan itu, lanjut Luhut, pemerintah akan berupaya meningkatkan testing dan pelacakan atau tracing, utamanya pada wilayah aglomerasi di Jawa-Bali.

Pelacakan akan dikoordinasikan TNI bersama Polri dan Puskesmas di masing-masing wilayah. Sementara, testing tetap dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Baca juga: Ketentuan PPKM Level 4, Pasar Rakyat Boleh Buka hingga Izin Operasi Transportasi

Selama delapan hari ke depan atau hingga 2 Agustus 2021 pemerintah akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 dan 3 di Jawa-Bali.

Terdapat sejumlah aturan pembatasan yang diterapkan melalui kegiatan tersebut, mulai dari kegiatan di pasar, usaha, warung makan, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, resepsi pernikahan, dan lainnya.

"Ini adalah tanggung jawab kita semua dan penanganan varian Delta ini bisa dapat ditangani dengan baik dan ekonomi rakyat kecil bisa berjalan itu berpulang pada kita semua," kata Luhut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.