Kompas.com - 16/06/2021, 23:02 WIB
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso memberikan keterangan saat konferensi pers usai pertemuan dengan Panglima TNI, Kapolri, dan sejumlah tokoh agama, di Jakarta, Kamis (23/7/2015). Pertemuan tertutup tersebut membahas penanganan insiden di Tolikara, Papua, Jumat 17 Juli lalu. TRIBUN NEWS / IRWAN RISMAWANKepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso memberikan keterangan saat konferensi pers usai pertemuan dengan Panglima TNI, Kapolri, dan sejumlah tokoh agama, di Jakarta, Kamis (23/7/2015). Pertemuan tertutup tersebut membahas penanganan insiden di Tolikara, Papua, Jumat 17 Juli lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso resmi bergabung dengan Partai Nasdem dan menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan.

Sutiyoso mengaku bergabung dengan Nasdem agar dapat tetap mengabdi dalam membangun negeri serta membesarkan partai yang dipimpin oleh Surya Paloh tersebut.

"Kalau kita ingin membangun negeri ini, salah satunya kita harus melalui partai politik. Kenapa saya bergabung dengan Partai Nasdem? Jujur saja, saya punya hubungan yang sangat akrab dengan Pak Surya Paloh sejak saya menjadi Panglima Kodam Jaya dulu," kata Sutiyoso dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Ini Cerita Sutiyoso, Pindah Haluan dari Tentara Menjadi Gubernur

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Siswono Yudo Husodo berharap, bergabungnya Sutiyoso dapat memberikan manfaat bagi Nasdem serta pembangunan bangsa dan negara Indonesia ke depan.

Menurut Siswono, sosok yang akrab disapa dengan panggilan Bang Yos itu memiliki ketokohan yang kuat.

"Ketokohan Bang Yos tentu tak perlu diragukan lagi. Sebagai sosok pemimpin yang pernah dua periode menjabat gubernur DKI Jakarta, dan juga seorang tokoh senior di TNI," ujar Siswono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Siswono menambahkan, pihaknya optimistis Partai Nasdem dapat memiliki perolehan suara yang lebih baik pada Pemilu 2024.

"Kita optimistis dengan antusiasme yang begitu besar dari pusat hingga ke daerah dengan melihat hasil-hasil pilkada, di mana Nasdem memperoleh kemenangan yang mengembirakan di banyak daerah. Dengan tren kenaikan suara yang diperoleh itu, Insya Allah pada Pemilu 2024 suara Nasdem akan naik lagi,” kata Siswono.

Baca juga: Tugas Pertama Riza Patria Menurut Sutiyoso, Bantu Anies Tanggulangi Penyebaran Corona di Jakarta

Sutiyoso merupakan sosok yang telah lama malang-melintang di dunia politik maupun pemerintahan. Sebelum menjadi gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso merupakan seorang tentara dengan pangkat terakhir letnan jenderal.

Setelah masa jabatannya sebagai gubernur DKI berakhir, Sutiyoso pernah menduduki sejumlah jabatan antara lain Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) serta Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Sutiyoso juga sempat menjadi ketua umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia periode 2010-2015.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Baliho Politisi, Pengamat: Seharusnya Mereka Paham Harus Berbuat Apa Saat Pandemi Ini

Marak Baliho Politisi, Pengamat: Seharusnya Mereka Paham Harus Berbuat Apa Saat Pandemi Ini

Nasional
Bima Arya Sebut UU Cipta Kerja Ciptakan Semacam Tsunami Regulasi Baru, Jadi Lebih Rumit

Bima Arya Sebut UU Cipta Kerja Ciptakan Semacam Tsunami Regulasi Baru, Jadi Lebih Rumit

Nasional
Ketua DPR: Sasaran Vaksinasi Covid-19 Diperluas, Distribusi Tidak Boleh Tersendat

Ketua DPR: Sasaran Vaksinasi Covid-19 Diperluas, Distribusi Tidak Boleh Tersendat

Nasional
Ombudsman RI Ungkap Laporan Masyarakat Terkait Investasi

Ombudsman RI Ungkap Laporan Masyarakat Terkait Investasi

Nasional
KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Suap Bansos Covid-19

KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Suap Bansos Covid-19

Nasional
Ngabalin Sebut Pengecatan Pesawat Kepresidenan Tak Ganggu Anggaran Penanganan Covid-19

Ngabalin Sebut Pengecatan Pesawat Kepresidenan Tak Ganggu Anggaran Penanganan Covid-19

Nasional
Panglima TNI: Semoga Tuhan Senantiasa Menjaga, Melindungi dan Membalas Pengabdian Tulus Nakes

Panglima TNI: Semoga Tuhan Senantiasa Menjaga, Melindungi dan Membalas Pengabdian Tulus Nakes

Nasional
Pesawat Kepresidenan Tuai Polemik, tapi Politisi Demokrat dan PDI-P Berdebat soal Warna Biru dan Merah

Pesawat Kepresidenan Tuai Polemik, tapi Politisi Demokrat dan PDI-P Berdebat soal Warna Biru dan Merah

Nasional
Papua Nugini Tegaskan Hormati Kedaulatan Indonesia atas Papua

Papua Nugini Tegaskan Hormati Kedaulatan Indonesia atas Papua

Nasional
Tingkatkan Perekonomian Desa, Kemendesa PDTT Kerja Sama dengan BSI

Tingkatkan Perekonomian Desa, Kemendesa PDTT Kerja Sama dengan BSI

Nasional
Ketua Satgas Ingatkan 5 Langkah Dalam Penanganan Covid-19

Ketua Satgas Ingatkan 5 Langkah Dalam Penanganan Covid-19

Nasional
Ombudsman Nilai Kebijakan Investasi dalam UU Cipta Kerja Belum Bisa Diimplementasikan

Ombudsman Nilai Kebijakan Investasi dalam UU Cipta Kerja Belum Bisa Diimplementasikan

Nasional
Jangan Sampai Kekurangan Stok Vaksin Hambat Target Vaksinasi Covid-19

Jangan Sampai Kekurangan Stok Vaksin Hambat Target Vaksinasi Covid-19

Nasional
KPK Eksekusi 2 Eks Politisi PPP yang Terjerat Kasus Suap DAK Labuhanbatu Utara ke Lapas

KPK Eksekusi 2 Eks Politisi PPP yang Terjerat Kasus Suap DAK Labuhanbatu Utara ke Lapas

Nasional
Kisah Sumbangan Rp 2 Triliun dari Akidi Tio dan Kecerobohan Para Pejabat...

Kisah Sumbangan Rp 2 Triliun dari Akidi Tio dan Kecerobohan Para Pejabat...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X