Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Lewat Dompet Dhuafa, British Propolis Donasikan Ambulans untuk Palestina

Kompas.com - 02/06/2021, 20:43 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ustadzah Okky Setiana Dewi berharap, bantuan ambulans yang diberikan British Propolis (BP) bersama Dompet Dhuafa dapat memberikan manfaat untuk warga di Palestina. Bantuan ini diberikan guna mendukung gerakan kemanusiaan.

“British Propolis merupakan produk yang berkonsentrasi di bidang kesehatan. Tentu saja bantuan yang kami berikan tidak jauh dari bidang kesehatan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (2/6/2021).

Pernyataan tersebut Okky sampaikan saat menghadiri serah-terima donasi satu unit ambulans untuk Palestina kepada Dompet Dhuafa di Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Senin (31/5/2021).

Dalam kegiatan itu turut dihadiri penulis sekaligus pembawa acara Ippho Santosa, Direktur Dakwah, Budaya dan Pelayan Masyarakat Ustadz Ahmad Shonhaji, General Manager (GM) Wakaf Bobby Manulang serta Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa Etika Setiawanti.

Baca juga: Himpun Donasi Rp 2,3 Miliar untuk Palestina, Atta Halilintar Diapresiasi Dompet Dhuafa

Terkait bantuan yang dihibahkan, Okky mengaku, kepedulian terhadap warga Palestina menjadi perhatian semua pihak dan tidak perlu menunggu konflik terjadi.

“Pasalnya, konflik Israel-Palestina tidak pernah usai meski gencatan senjata berakhir. Untuk itu, kepedulian terhadap warga Palestina harus terus dilakukan setiap saat,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, agresi Israel di Palestina hingga hari ini masih menyisakan banyak derita, terutama anak-anak, perempuan, orang tua dan masyarakat sipil lainnya.

Baca juga: Kecam Agresi Israel ke Palestina, DPR: Tragedi Kemanusiaan Ini Harus Segera Diakhiri

“Lebih dari 250 rakyat Palestina kehilangan nyawa dan ribuan lainnya luka-luka. Belum lagi kerusakan bangunan juga fasilitas umum ikut terkena dampak,” imbuh Okky.

Atas dasar itu, BP turut mengajak masyarakat Indonesia untuk menghadirkan ambulans di Yerusalem dan Gaza, Palestina.

Sebelumnya, BP pun menyalurkan donasi dua unit ambulans untuk Rumah Sakit (RS) Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, di Parung, Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa Etika Setiawanti berharap, dengan adanya bantuan ambulans dapat menggugah kepedulian masyarakat dalam gerakan kemanusiaan untuk warga Palestina.

Baca juga: Bantu Warga Palestina, Dompet Dhuafa Distribusikan 500 Paket Food Bank

“Terima kasih atas bantuan dan kepercayaan dari British Propolis untuk warga Palestina. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga Palestina dalam memobilisasi bantuan maupun layanan kesehatan,” imbuhnya.

Etika menjelaskan, sebelumnya Dompet Dhuafa sudah terjun dalam program kemanusiaan untuk Palestina sejak 2009.

Adapun program tersebut seperti Gaza Food Bank dan yang terbaru bersama tiga lembaga kemanusiaan lainnya dalam Konsorsium Indonesia turut mendirikan sekolah (School For Gaza) di Gaza, Palestina.

Dalam kesempatan tersebut, Manager Aliansi Strategis Syamsul Ardiansyah bersama mitra Dompet Dhuafa di Palestina melalui daring turut memaparkan kondisi terkini di sana.

Baca juga: Lewat Dompet Dhuafa, Anak SDIF Al Fikri Depok Donasikan Uang Celengan Hiasnya untuk Palestina

Ia juga memaparkan kerja sama kebaikan jangka panjang yang akan bergulir di Palestina.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Anies, JK, hingga Sandiaga Nonton Bareng Film LAFRAN yang Kisahkan Pendiri HMI

Anies, JK, hingga Sandiaga Nonton Bareng Film LAFRAN yang Kisahkan Pendiri HMI

Nasional
Respons KPK Soal Harun Masiku Nyaris Tertangkap pada 2021

Respons KPK Soal Harun Masiku Nyaris Tertangkap pada 2021

Nasional
55.000 Jemaah Haji Indonesia Ikuti Murur di Muzdalifah Usai Wukuf

55.000 Jemaah Haji Indonesia Ikuti Murur di Muzdalifah Usai Wukuf

Nasional
Anggota Komisi I DPR Dukung Kemenkominfo Ancam Blokir X/Twitter karena Izinkan Konten Porno

Anggota Komisi I DPR Dukung Kemenkominfo Ancam Blokir X/Twitter karena Izinkan Konten Porno

Nasional
Sindir Wacana Bansos untuk Penjudi Online, Kriminolog: Sekalian Saja Kasih Koruptor yang Dimiskinkan...

Sindir Wacana Bansos untuk Penjudi Online, Kriminolog: Sekalian Saja Kasih Koruptor yang Dimiskinkan...

Nasional
Pemerintah Semestinya Bikin Orang Lepas dari Judi Online, Bukan Memberikan Bansos

Pemerintah Semestinya Bikin Orang Lepas dari Judi Online, Bukan Memberikan Bansos

Nasional
Soal Duet Anies dan Kaesang, PKS: Status Anak Jokowi Belum Tentu Jadi Nilai Tambah

Soal Duet Anies dan Kaesang, PKS: Status Anak Jokowi Belum Tentu Jadi Nilai Tambah

Nasional
Kepala BNPT Apresiasi Densus 88 yang Proaktif Tangkap Residivis Teroris di Cikampek

Kepala BNPT Apresiasi Densus 88 yang Proaktif Tangkap Residivis Teroris di Cikampek

Nasional
Pertamina Luncurkan 'Gerbang Biru Ciliwung' untuk Kembangkan Ekosistem Sungai

Pertamina Luncurkan "Gerbang Biru Ciliwung" untuk Kembangkan Ekosistem Sungai

Nasional
Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Nasional
Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Nasional
Satgas Pangan Polri Awasi Impor Gula yang Masuk ke Tanjung Priok Jelang Idul Adha 2024

Satgas Pangan Polri Awasi Impor Gula yang Masuk ke Tanjung Priok Jelang Idul Adha 2024

Nasional
Eks Penyidik KPK Curiga Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, Cuma Jadi Bahan 'Bargain'

Eks Penyidik KPK Curiga Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, Cuma Jadi Bahan "Bargain"

Nasional
Sosiolog: Penjudi Online Bisa Disebut Korban, tapi Tak Perlu Diberi Bansos

Sosiolog: Penjudi Online Bisa Disebut Korban, tapi Tak Perlu Diberi Bansos

Nasional
KPK Hampir Tangkap Harun Masiku yang Nyamar Jadi Guru di Luar Negeri, tapi Gagal karena TWK

KPK Hampir Tangkap Harun Masiku yang Nyamar Jadi Guru di Luar Negeri, tapi Gagal karena TWK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com