Kompas.com - 19/05/2021, 16:49 WIB
Penyelenggaraan Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong perdana di pabrik PT Unilever Indonesia, ditinjau langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi), Selasa (18/5/2021). DOK. YOUTUBE SEKRETARIAT NEGARAPenyelenggaraan Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong perdana di pabrik PT Unilever Indonesia, ditinjau langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi), Selasa (18/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah menekankan pentingya penggunaan masker kepada semua warga.

Ia mengingatkan bahwa sejumlah provinsi tengah mengalami kenaikan kasus Covid-19. Oleh karenanya, penggunaan masker sangat diperlukan untuk melindungi diri dari penularan virus corona.

"Tekankan kepada masyarakat mengenai penggunaan masker, pakai masker itu sudah akan memproteksi kurang lebih 95 persen masyarakat kita," kata Jokowi saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (19/5/2021).

Jokowi ingin seluruh masyarakat menggunakan masker di mana saja dan dalam kegiatan serta aktivitas apa saja.

Ia menyebut, badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) telah menyatakan bahwa masker mampu melindungi seseorang dari penularan virus hingga 95 persen.

Baca juga: UPDATE 19 Mei: Sebaran 4.871 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Imbauan ini berlaku tidak hanya bagi provinsi yang mengalami kenaikan kasus Covid-19 saja, tetapi masyarakat di seluruh Indonesia.

"Saya kira semuanya sama, harus pakai masker," ujarnya.

Selain penerapan protokol kesehatan, Jokowi juga mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 di seluruh daerah.

Khusus untuk wilayah yang mengalami kenaikan kasus virus corona seperti Kepulauan Riau, Presiden telah meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengirim vaksin dalam jumlah yang lebih banyak.

Jokowi mengatakan, semakin banyak orang yang divaksinasi maka semakin cepat herd immunity atau kekebalan komunal terbentuk.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Hengky Kurniawan, KPK Dalami Pembagian Tugas dengan Aa Umbara di Bandung Barat

Periksa Hengky Kurniawan, KPK Dalami Pembagian Tugas dengan Aa Umbara di Bandung Barat

Nasional
Periksa Saksi, KPK Dalami Penerimaan dan Penggunaan Uang Eks Penyidik Stepanus Robin

Periksa Saksi, KPK Dalami Penerimaan dan Penggunaan Uang Eks Penyidik Stepanus Robin

Nasional
Kuasa Hukum Yakin Hakim Kabulkan Permohonan Praperadilan Angin Prayitno Aji

Kuasa Hukum Yakin Hakim Kabulkan Permohonan Praperadilan Angin Prayitno Aji

Nasional
Megawati Instruksikan Kader PDI-P Bantu Penanganan Pandemi Lewat Kegiatan Partai

Megawati Instruksikan Kader PDI-P Bantu Penanganan Pandemi Lewat Kegiatan Partai

Nasional
Mendagri: Saya Ingin Lihat Pemda Mana yang Sukses Bentuk Tim Tracing Covid-19

Mendagri: Saya Ingin Lihat Pemda Mana yang Sukses Bentuk Tim Tracing Covid-19

Nasional
Kemendikbud Ristek Tegaskan Asesmen Nasional Tak Digunakan untuk Menilai Individu Murid

Kemendikbud Ristek Tegaskan Asesmen Nasional Tak Digunakan untuk Menilai Individu Murid

Nasional
TNI AU Minta Maaf dan Tahan 2 Prajuritnya yang Lakukan Kekerasan ke Warga di Merauke

TNI AU Minta Maaf dan Tahan 2 Prajuritnya yang Lakukan Kekerasan ke Warga di Merauke

Nasional
Dugaan Pelanggaran Etik dalam Proses TWK Tak Cukup Bukti, KPK: Dewas Sudah Periksa 42 Bukti

Dugaan Pelanggaran Etik dalam Proses TWK Tak Cukup Bukti, KPK: Dewas Sudah Periksa 42 Bukti

Nasional
Jubir Pemerintah Ingatkan Tetap Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksinasi

Jubir Pemerintah Ingatkan Tetap Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksinasi

Nasional
PDI-P Luncurkan Kendaraan Bantuan untuk Tangani Pandemi dan Jaga Lingkungan

PDI-P Luncurkan Kendaraan Bantuan untuk Tangani Pandemi dan Jaga Lingkungan

Nasional
TNI AU Minta Maaf Atas Insiden Kekerasan yang Dilakukan Oknum Prajuritnya ke Seorang Warga Merauke

TNI AU Minta Maaf Atas Insiden Kekerasan yang Dilakukan Oknum Prajuritnya ke Seorang Warga Merauke

Nasional
Kronologi Warga di Merauke Diperlakukan Tak Manusiawi oleh Oknum Prajurit TNI AU

Kronologi Warga di Merauke Diperlakukan Tak Manusiawi oleh Oknum Prajurit TNI AU

Nasional
Satgas: Jika Pembukaan Berbagai Sektor Meningkatkan Kasus Covid-19, Maka Perlu Kembali Dibatasi

Satgas: Jika Pembukaan Berbagai Sektor Meningkatkan Kasus Covid-19, Maka Perlu Kembali Dibatasi

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Cegah Luar Pulau Jawa-Bali Jadi Episentrum Baru Covid-19

Ketua DPR Minta Pemerintah Cegah Luar Pulau Jawa-Bali Jadi Episentrum Baru Covid-19

Nasional
TNI AU Tahan Prajurit yang Lakukan Kekerasan Terhadap Warga di Merauke

TNI AU Tahan Prajurit yang Lakukan Kekerasan Terhadap Warga di Merauke

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X