Kompas.com - 22/04/2021, 19:49 WIB
Presiden Partai Keadilan Sehahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menemui Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Dokumentasi/PKSPresiden Partai Keadilan Sehahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menemui Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (22/4/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyampaikan seruan untuk menolak aksi kekerasan seperti terorisme serta penodaan agama yang dapat memecah-belah bangsa Indonesia.

Seruan itu disampaikan Syaikhu saat menggelar silaturahmi kebangsaan dengan mengunjungi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran di kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (22/4/2021).

"Kita harus menyerukan penolakan terhadap segala bentuk aksi kekerasan seperti terorisme, anarkisme dan separatisme yang mengancam keamanan dan pertahanan NKRI. Serta tindakan penodaan agama yang menciderai nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan dapat memecah belah bangsa,” kata Syaikhu, dikutip dari keterangan tertulis.

Baca juga: Bertemu Nanti Sore, Ini yang Akan Dibahas PKS dan Demokrat

Syaikhu juga menegaskan, partainya menolak upaya stigmatisasi terorisme dan radikalisme terhadap Islam dan umat Islam.

Ia mengatakan, seluruh agama di dunia sama-sama mengajarkan rasa persaudaraan dan perdamaian.

“Kami juga menolak segala upaya stigmatisasi terorisme dan radikalisme terhadap Islam dan umat islam. Islam dan seluruh agama di dunia adalah ajaran yang menyerukan rasa persaudaraan dan perdamaian,” ujar Syaikhu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syaikhu menambahkan, pertemuan antara PKS dan Demokrat ini merupakan kegiatan rutin yang akan dijalankan oleh PKS dengan berbagai elemen keumatan dan kebangsaan dalam rangka sinergi dan kolaborasi.

Seperti diketahui, sebelum berkunjung ke Partai Demokrat, PKS juga telah menerima kunjungan dari Partai Persatuan Pembangunan pada Rabu (14/4/2021) lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi X Minta Kemenpora Tak Tunda Pemberian Bonus ke Peraih Medali Olimpiade

Komisi X Minta Kemenpora Tak Tunda Pemberian Bonus ke Peraih Medali Olimpiade

Nasional
Panglima TNI Minta Warga Alami Demam Segera Periksa ke Puskesmas

Panglima TNI Minta Warga Alami Demam Segera Periksa ke Puskesmas

Nasional
Sidang Etik Lili Pintauli Digelar Besok, Novel Harap Dewas Tak Membela atau Menutupi

Sidang Etik Lili Pintauli Digelar Besok, Novel Harap Dewas Tak Membela atau Menutupi

Nasional
AMM Ke-54, Menlu RI Dorong ASEAN Beri Bantuan Kemanusiaan ke Palestina hingga Soroti Situasi Laut China Selatan

AMM Ke-54, Menlu RI Dorong ASEAN Beri Bantuan Kemanusiaan ke Palestina hingga Soroti Situasi Laut China Selatan

Nasional
Uji Materi UU KPK, MK Minta Pemohon Detailkan Legal Standing

Uji Materi UU KPK, MK Minta Pemohon Detailkan Legal Standing

Nasional
Menlu RI Sebut Tak Ada Perkembangan Signifikan dari 5 Points of Consensus Terkait Myanmar

Menlu RI Sebut Tak Ada Perkembangan Signifikan dari 5 Points of Consensus Terkait Myanmar

Nasional
Menkes: Jangan Tunggu Lama, Saturasi Oksigen di Bawah 94 Persen Harus ke RS

Menkes: Jangan Tunggu Lama, Saturasi Oksigen di Bawah 94 Persen Harus ke RS

Nasional
Perhimpunan Tionghoa Buka Posko Tabung Oksigen Gratis untuk Warga Jabodetabek

Perhimpunan Tionghoa Buka Posko Tabung Oksigen Gratis untuk Warga Jabodetabek

Nasional
Menkes Jelaskan soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Menkes Jelaskan soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Nasional
Red Notice Telah Diterbitkan, Nama Harun Masiku Tak Ada di Situs Interpol

Red Notice Telah Diterbitkan, Nama Harun Masiku Tak Ada di Situs Interpol

Nasional
Duduk Perkara Kisah Akidi Tio, Disebut Akan Sumbangkan Rp 2 Triliun hingga Berujung pada Status Tersangka

Duduk Perkara Kisah Akidi Tio, Disebut Akan Sumbangkan Rp 2 Triliun hingga Berujung pada Status Tersangka

Nasional
Beri Selamat ke Greysia-Apriyani, Ketua DPR: Atlet Perempuan Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Beri Selamat ke Greysia-Apriyani, Ketua DPR: Atlet Perempuan Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Nasional
Menkes: Kita Bersyukur Kasus Konfirmasi Covid-19 di Indonesia Sudah Menurun

Menkes: Kita Bersyukur Kasus Konfirmasi Covid-19 di Indonesia Sudah Menurun

Nasional
Menlu Retno Ingatkan Bahayanya Kebijakan Diskriminasi Vaksin Covid-19 sebagai Syarat Perjalanan

Menlu Retno Ingatkan Bahayanya Kebijakan Diskriminasi Vaksin Covid-19 sebagai Syarat Perjalanan

Nasional
Wapres Harap Dana ZIS dan DSKL Dimanfaatkan untuk Penanganan Covid-19

Wapres Harap Dana ZIS dan DSKL Dimanfaatkan untuk Penanganan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X