Kompas.com - 09/04/2021, 15:24 WIB
Menteri PPPA Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan di acara Anugerah Perempuan Indonesia (API) ke-7 Tahun 2020. Dok. Humas Kemen PPPAMenteri PPPA Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan di acara Anugerah Perempuan Indonesia (API) ke-7 Tahun 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan, perempuan menjadi tulang punggung pemulihan kondisi sosial dan ekonomi bangsa akibat pandemi Covid-19.

Bintang mengatakan, laki-laki tidak bisa berjalan sendiri dalam melawan pandemi Covid-19 sehingga membutuhkan peranan perempuan.

“Dalam perjuangan melawan Covid-19, laki-laki tidak bisa berjalan sendiri mengingat perempuan merupakan tulang punggung dari proses pemulihan di dalam komunitas baik secara sosial maupun ekonomi," kata Bintang dikutip dari situs Kemen PPPA, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: BNPT Sebut Perempuan Cenderung Lebih Cepat Terpapar Paham Ekstremisme

Oleh karena itu, kata dia, berbagai isu yang mengiringi perempuan saat ini perlu menjadi perhatian seluruh pihak.

Utamanya seluruh pihak harus aktif terlibat dalam memangkas praktik-praktik patriarki.

"Utamanya yang menghambat perempuan dalam menjemput berbagai kesempatan,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bintang mengatakan, partisipasi yang setara dan penuh dari seluruh masyarakat termasuk perempuan merupakan kunci kesejahteraan suatu bangsa.

Termasuk untuk bisa terlepas dari pandemi Covid-19 saat ini yang masih belum menunjukkan akan berakhir.

"Saya mengimbau seluruh pihak menghimpun kekuatan yang lebih besar lagi dalam menciptakan dunia yang lebih setara bagi laki-laki dan perempuan," kata dia.

Baca juga: Soroti Pemberian Gadget ke Anak, Menteri PPPA: Panutan Anak adalah Orangtua, Bukan Teknologi

"Kesetaraan bagi perempuan harus bisa diterima dan dirasakan secara merata oleh seluruh perempuan Indonesia," lanjut Bintang.

Dalam 10 tahun ini, kata dia, tren Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender (IPG), dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) secara garis besar menunjukkan peningkatan.

Namun masih banyak perempuan Indonesia yang belum mendapatkan haknya.

"Ini menunjukkan bahwa perjuangan kita untuk mencapai kesetaraan gender yang merata belumlah usai,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.