Kompas.com - 26/03/2021, 07:06 WIB
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di media center Satgas Penanganan Covid, Kamis (29/10/2020). DOK. Humas BNPBKoordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di media center Satgas Penanganan Covid, Kamis (29/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus positif Covid-19 mingguan kembali meningkat setelah beberapa pekan mengalami penurunan.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, hal ini seharusnya dijadikan pembelajaran agar masyarakat tak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi ini menjadi bahan pembelajaran bagi kita untuk tidak lengah kapan pun bahkan saat kondisi sudah tampak lebih baik," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Ketiga Dimulai April, Sasarannya Masyarakat di Zona Merah

Untuk mencegah terulangnya kenaikan kasus, Wiku menyebut, pemerintah dan Satgas di daerah melakukan optimalisasi posko penanganan Covid-19, khususnya di 15 provinsi yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Melalui PPKM mikro, pemerintah dan Satgas daerah juga terus berupaya untuk menekan mobilitas masyarakat.

"Penting diketahui oleh masyarakat, walaupun penambahan kasus sudah berhasil ditekan melalui pemberlakuan PPKM mikro tahap sebelumnya, namun pada prinsipnya mobilitas masyarakat masih harus dibatasi sehingga kasus Covid-19 dapat ditekan dan dapat dikendalikan dengan baik," ujar Wiku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, penegakan protokol kesehatan dilakukan dengan memberdayakan TNI, Polri, hingga duta perubahan perilaku dalam Satgas daerah.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, RT Zona Hijau di Tangsel Merosot Sepekan Terakhir

Unsur-unsur ini terus melakukan sosialisasi dan pemantauan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan, baik pada individu maupun institusi.

"Khusus dalam mengantisipasi efek lonjakan kasus yang umumnya terjadi saat libur panjang pemerintah sudah melakukan koordinasi lintas kementerian/lembaga baik untuk mempersiapkan dari segi kebijakan maupun kesiapan operasional di lapangan," kata Wiku.

Sebelumnya diberitakan, terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 2,3 persen pada pekan ini.

Kenaikan itu tercatat setelah selama empat pekan berturut-turut kasus Covid-19 mingguan selalu mengalami penurunan.

"Kenaikan sebesar 2,3 persen ini meskipun angkanya kecil, tetapi tetaplah merupakan kenaikan kasus baru. Semestinya kita jaga untuk selalu turun," kata Wiku dalam konferensi pers virtual pada Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Satgas: Kenaikan Kasus Covid-19 Usai Libur Imlek Tampak 2-3 Pekan Kemudian

Pada pekan ini juga tercatat tiga provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 terbanyak, yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah.

Selain itu, ada dua provinsi lain yakni NTT dan Kalimantan Tengah yang juga mencatat kenaikan kasus Covid-19 dalam jumlah tinggi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.