Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aldi Taher Bergabung ke Partai Bulan Bintang

Kompas.com - 17/03/2021, 10:12 WIB
Ardito Ramadhan,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selebritas Aldi Taher bergabung ke Partai Bulan Bintang (PBB) yang dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra.

Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Ferry Noer menyampaikan, Aldi bertemu dengan dirinya pada Selasa (16/3/2021) dan telah berikrar untuk bergabung ke PBB.

"Pada malam hari ini saya Sekjen Partai Bulan Bintang kedatangan tamu khusus Bang Aldi Taher yang sudah kita kenal, artis, anak muda, gagah, dan malam ini beliau siap dibaiat menjadi kader Partai Bulan Bintang," kata Afriansyah dalam video yang diterima Kompas.com, Rabu (17/3/2021).

Dalam video tersebut, Afriansyah tampak memakaikan jaket hijau berlambang PBB kepada Aldi.

Baca juga: Aldi Taher Bersedia Tampil di Podcast Deddy Corbuzier dengan Syarat Ini

Sementara itu, Aldi tampak tersenyum saat dipakaikan jaket tersebut sambil mengucapkan terima kasih kepada Afriansyah.

"Terima kasih Pak Sekjen, alhamdulillah. Bismillah, PBB jaya, Allahuakbar," kata dia sambil mengepalkan tangan.

Afriansyah menuturkan, Aldi memutuskan bergabung dengan PBB karena mengagumi sosok Yusril serta menilai PBB sebagai partai Islam yang modern.

"Beliau bergabung ke PBB karena ada tokoh Ketum Yusril yang dia kagumi, PBB partai Islam modern yang melakukan pembelaan terhadap rakyat, serta partai ini partai anak muda," ujar Afriansyah.

Baca juga: Dewi Perssik Ungkap Hikmah di Balik Perceraian dengan Aldi Taher, Katanya...

Afriansyah mengatakan, Aldi pun tidak meminta posisi apa-apa di PBB, tetapi PBB akan menyiapkan posisi khusus kepada Aldi.

Afriansyah berharap, bergabungnya Aldi ke PBB akan membuat PBB mampu meraup suara dari kalangan milenial dan kembali meraih kejayaan.

"Dengan bergabungnya Aldi Taher, tentu PBB menaruh harapan dan kekuatan baru di milenial, PBB ke depan insya Allah akan meraih kejayaan seperti 1999 dan 2004," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 20 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 20 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi 'Amicus Curiae' di MK

TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi "Amicus Curiae" di MK

Nasional
Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Nasional
Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Nasional
PAN Minta 'Amicus Curiae' Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

PAN Minta "Amicus Curiae" Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

Nasional
KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

Nasional
Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Nasional
Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Nasional
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Nasional
LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

Nasional
Menko PMK Sebut Pembangunan 'Buffer Zone' Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Menko PMK Sebut Pembangunan "Buffer Zone" Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Nasional
Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Nasional
MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

Nasional
Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com