Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/03/2021, 10:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri mencatat ada 3.732 warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar Covid-19 di luar negeri, hingga Senin (8/3/2021) pukul 08.00 WIB.

Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan 17 kasus baru Covid-19 WNI yang tersebar di empat negara.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Finlandia, Kuwait, UEA, dan Taiwan," dikutip dari laman resmi Kemenlu, Senin.

Baca juga: 1.379.662 Kasus Covid-19 di Indonesia, PPKM Mikro Diklaim Tekan Kasus Harian

Jika dirinci penambahan 17 kasus tersebut yakni, sembilan di Finlandia, tiga di Kuwait, tiga di UEA dan dua di Taiwan.

Kemudian, ada penambahan satu WNI yang sembuh dari virus corona di Kuwait. Tidak ada penambahan WNI yang meninggal akibat Covid-19 di luar negeri.

Secara keseluruhan, pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 2.869 orang atau 76.9 persen dari total kasus.

Sementara total pasien meninggal sebanyak 172 orang dan 691 orang masih dalam perawatan.

Baca juga: Update Corona Dunia 8 Maret: 10 Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Berikut data sebaran 3.732 WNI yang terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri hingga 8 Maret 2021:

1. Albania: 1 WNI (stabil)
2. Aljazair: 12 WNI (sembuh)
3. Arab Saudi: 270 WNI (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)
4. Amerika Serikat: 188 WNI (137 sembuh, 26 stabil, 25 meninggal)
5. Australia: 11 WNI (10 sembuh, 1 stabil)

6. Austria: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
7. Azerbaijan: 15 WNI (11 sembuh, 4 stabil)
8. Bahamas: 1 WNI (sembuh)
9. Bahrain: 36 WNI (35 sembuh, 1 stabil)
10. Bangladesh: 6 WNI (5 sembuh, 1 stabil)

11. Belanda: 31 WNI (25 sembuh, 1 stabil, 5 meninggal)
12. Belgia: 11 WNI (6 sembuh, 5 stabil)
13. Bosnia dan Herzegovina: 3 WNI (sembuh)
14. Brunei Darussalam: 8 WNI (7 sembuh, 1 stabil)
15. Ceko: 8 WNI (2 sembuh, 6 stabil)

16. Chile: 1 WNI (stabil)
17. Denmark: 5 WNI (2 sembuh, 3 stabil)
18. Ekuador: 1 WNI (sembuh)
19. Filipina: 33 WNI (sembuh)
20. Ethiopia: 6 WNI (sembuh)

21. Finlandia: 12 WNI (2 sembuh, 10 stabil)
22. Ghana: 1 WNI (meninggal)
23. Hongaria: 22 WNI (21 sembuh, 1 stabil)
24. India: 75 WNI (sembuh)
25. Inggris: 106 WNI (98 sembuh, 2 stabil, 6 meninggal)

26. Irlandia: 2 WNI (sembuh)
27. Italia: 29 WNI (26 sembuh, 3 stabil)
28. Jepang : 35 WNI (4 sembuh, 31 stabil)
29. Jerman: 36 WNI (11 sembuh, 22 stabil, 3 meninggal)
30. Kamboja: 19 WNI (16 sembuh, 3 stabil)

31. Kanada: 10 WNI (7 sembuh, 3 stabil)
32. Kazakhstan: 5 WNI (sembuh)
33. Korea Selatan: 195 WNI (188 sembuh, 7 stabil)
34. Kuba: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
35. Kuwait: 196 WNI (179 sembuh, 11 stabil, 6 meninggal)

36. Lebanon: 1 WNI (stabil)
37. Libya: 1 WNI (meninggal)
38. Madagaskar: 1 WNI (stabil)
39. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
40. Maladewa: 24 WNI (21 sembuh, 2 stabil, 1 meninggal)

41. Meksiko: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)
42. Mesir: 40 WNI (32 sembuh, 8 stabil)
43. Makedonia Utara: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
44. Mozambik: 2 WNI (sembuh)
45. Myanmar: 2 WNI (sembuh)

46. Namibia: 1 WNI (sembuh)
47. Nigeria: 2 WNI (sembuh)
48. Oman: 20 WNI (2 sembuh, 18 stabil)
49. Pakistan: 34 WNI (33 sembuh, 1 stabil)
50. UEA: 110 WNI (97 sembuh, 8 stabil, 5 meninggal)

51. Panama: 4 WNI (sembuh)
52. Peru: 12 WNI (11 sembuh, 1 stabil)
53. Polandia: 1 WNI (stabil)
54. Portugal: 15 WNI (stabil)
55. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)

56. Qatar: 250 WNI (221 sembuh, 28 stabil, 1 meninggal)
57. RRT (China) : 1 WNI (sembuh)
58. RRT (Makau): 3 WNI (sembuh)
59. RRT (Hong Kong): 270 WNI (167 sembuh, 3 stabil)
60. Rusia: 32 WNI (31 sembuh, 1 stabil)

61. Rumania: 12 WNI (sembuh)
62. Singapura: 581 WNI (558 sembuh, 21 stabil, 2 meninggal)
63. Slovenia: 2 WNI (sembuh)
64. Serbia: 2 WNI (stabil)
65. Siprus: 1 WNI (sembuh)

66. Spanyol: 32 WNI (30 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
67. Sri Lanka: 4 WNI (3 Sembuh, 1 stabil)
68. Sudan: 21 WNI (sembuh)
69. Suriah: 37 WNI (35 sembuh, 2 stabil)
70. Swedia: 1 WNI (stabil)

71. Suriname: 3 WNI (sembuh)
72. Swiss: 3 WNI (stabil)
73. Taiwan: 171 WNI (35 sembuh, 136 stabil)
74. Thailand: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)
75. Timor Leste: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)

76. Tunisia: 14 WNI (stabil)
77. Turki: 133 WNI (90 sembuh, 39 stabil, 4 meninggal)
78. Uzbekistan: 19 WNI (18 sembuh, 1 meninggal)
79. Vatikan: 32 WNI (23 sembuh, 9 stabil)
80. Vietnam: 1 WNI (stabil)

81. Jordania: 59 WNI (45 sembuh, 13 stabil, 1 meninggal)
82. Kapal pesiar: 199 WNI (179 sembuh, 14 stabil, 6 meninggal)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Galau Politik Surya Paloh, Sowan ke Jokowi hingga Ingin Bertemu Mega, tapi Kekeh Usung Anies

Galau Politik Surya Paloh, Sowan ke Jokowi hingga Ingin Bertemu Mega, tapi Kekeh Usung Anies

Nasional
Jokowi Janji Terus Berantas Korupsi, ICW: Tidak Sepenuhnya Konsisten

Jokowi Janji Terus Berantas Korupsi, ICW: Tidak Sepenuhnya Konsisten

Nasional
Mantan Anggota KPU-Bawaslu Harap DKPP Pulihkan Kepercayaan Publik akibat Isu Kecurangan Pemilu

Mantan Anggota KPU-Bawaslu Harap DKPP Pulihkan Kepercayaan Publik akibat Isu Kecurangan Pemilu

Nasional
Jelang Pemilu 2024, Jokowi Pesan TNI-Polri Jaga Kondusivitas dan Tak Ikut Politik Praktis

Jelang Pemilu 2024, Jokowi Pesan TNI-Polri Jaga Kondusivitas dan Tak Ikut Politik Praktis

Nasional
Jokowi Tugaskan TNI-Polri Jaga Industrialisasi, Berantas Praktik Tambang dan Ekspor Ilegal

Jokowi Tugaskan TNI-Polri Jaga Industrialisasi, Berantas Praktik Tambang dan Ekspor Ilegal

Nasional
Densus 88 Sebut Oknum Polisi yang Bunuh Sopir Taksi Online di Depok Sering Lakukan Pelanggaran

Densus 88 Sebut Oknum Polisi yang Bunuh Sopir Taksi Online di Depok Sering Lakukan Pelanggaran

Nasional
KG Media Hadirkan Gagas RI, Panggung bagi Anak Bangsa yang Punya Gagasan Besar untuk Indonesia

KG Media Hadirkan Gagas RI, Panggung bagi Anak Bangsa yang Punya Gagasan Besar untuk Indonesia

Nasional
Jokowi Minta TNI-Polri Punya Visi yang Sama, Jaga Hilirisasi Berjalan Baik

Jokowi Minta TNI-Polri Punya Visi yang Sama, Jaga Hilirisasi Berjalan Baik

Nasional
Tiba di PN Jakarta Barat, Enam Anak Buah Irjen Teddy Hadiri Sidang Lanjutan

Tiba di PN Jakarta Barat, Enam Anak Buah Irjen Teddy Hadiri Sidang Lanjutan

Nasional
Bubarnya GP Mania Sebelum Benar-benar Berjuang untuk Ganjar Pranowo...

Bubarnya GP Mania Sebelum Benar-benar Berjuang untuk Ganjar Pranowo...

Nasional
RUU Kesehatan Omnibus Law: Diprotes IDI dan Partai Buruh, tapi Tetap 'Digas' DPR

RUU Kesehatan Omnibus Law: Diprotes IDI dan Partai Buruh, tapi Tetap "Digas" DPR

Nasional
Elektabilitas Nasdem Diprediksi Turun jika Terus 'Main Dua Kaki', Usung Anies tapi Tak Mau Pisah dari Jokowi

Elektabilitas Nasdem Diprediksi Turun jika Terus "Main Dua Kaki", Usung Anies tapi Tak Mau Pisah dari Jokowi

Nasional
Ketua Komisi II DPR Bakal Dalami Isu Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan Penghapusan Gubernur

Ketua Komisi II DPR Bakal Dalami Isu Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan Penghapusan Gubernur

Nasional
KPK Geledah Kantor Dinas PU Pemprov Papua Terkait Kasus Lukas Enembe

KPK Geledah Kantor Dinas PU Pemprov Papua Terkait Kasus Lukas Enembe

Nasional
Janji-janji Jokowi Setelah Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot

Janji-janji Jokowi Setelah Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.