Kompas.com - 23/02/2021, 11:53 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani dalam pertemuan virtual The Preparatory Committee of The Fifth World Conference of Speakers of Parliament di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (22/2/2021). DOK. Prima/Man (dpr.go.id)Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani dalam pertemuan virtual The Preparatory Committee of The Fifth World Conference of Speakers of Parliament di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (22/2/2021).

KOMPAS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani mengatakan, konferensi antarparlemen dari 19 negara anggota Inter-Parliamentary Union (IPU) merupakan forum tepat untuk mempererat kemitraan global.

“Utamanya di masa pandemi Covid-19 ketika kita butuh jaminan akses adil bagi vaksin yang aman, efektif, dan berkualitas,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/2/2021).

Selain itu, kata dia, dengan aktif dalam IPU, negara bisa memperkuat solidaritas dalam menangani pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.

“Kerja sama internasional ini penting untuk menangani pandemi. Vaksin sudah ada sejak awal tahun 2021, tapi distribusi belum juga merata,” paparnya.

Baca juga: Puan Harap Kerja Sama Ekonomi hingga Lingkungan Indonesia dan Norwegia Meningkat

Untuk itu, politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut ingin negara-negara bisa berbagi pengalaman bagaimana meningkatkan kepemimpinan parlemen untuk berkontribusi menangani pandemi dan melakukan pemulihan pascapandemi.

Pernyataan tersebut disampaikan Puan dalam pertemuan virtual The Preparatory Committee of The Fifth World Conference of Speakers of Parliament di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (22/2/2021).

Dalam virtual meeting tersebut, Puan didampingi Wakil Ketua Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) Sihar Sitorus, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar, dan Deputi Bidang Persidangan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI Damayanti.

Lebih lanjut, Puan mengatakan, pemulihan pascapandemi harus dilakukan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), Paris Climate Agreement, geopolitik, persamaan gender, dan isu-isu penting lainnya.

Baca juga: Berolahraga di SUGBK, Puan: Bagus Banget, GBK Harus Kita Jaga dan Rawat

“Untuk itu, pada pertemuan September 2021 mendatang, saya mendorong negara-negara untuk fokus pada pembahasan pemulihan pascapandemi, sehingga kita bisa bersama-sama melakukan hal-hal yang dilakukan bersama negara lain,” ujarnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Kasus Tes Swab, Dokter Sebut Rizieq Shihab Pasien 'Privilege' di RS Ummi Bogor

Sidang Kasus Tes Swab, Dokter Sebut Rizieq Shihab Pasien "Privilege" di RS Ummi Bogor

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Periksa Kepala Satuan Pengawas Internal Perumda DKI

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Periksa Kepala Satuan Pengawas Internal Perumda DKI

Nasional
'Panggil Aku Kartini Saja', Potret Kekaguman Pramoedya...

"Panggil Aku Kartini Saja", Potret Kekaguman Pramoedya...

Nasional
Kasus Suap Pajak, KPK Periksa Angin Prayitno Aji, Direktur di Ditjen Pajak

Kasus Suap Pajak, KPK Periksa Angin Prayitno Aji, Direktur di Ditjen Pajak

Nasional
Ketika Bung Karno dan Bung Hatta 'Diculik' ke Rengasdengklok Saat Sahur

Ketika Bung Karno dan Bung Hatta "Diculik" ke Rengasdengklok Saat Sahur

Nasional
Fakta Terkini Jozeph Paul Zhang: Masih WNI, Paspor Segera Dicabut

Fakta Terkini Jozeph Paul Zhang: Masih WNI, Paspor Segera Dicabut

Nasional
Cerita Hatta tentang Sahur pada Hari Ke-9 Puasa, Tepat di Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Cerita Hatta tentang Sahur pada Hari Ke-9 Puasa, Tepat di Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Nasional
Sidang Kasus Tes Swab Rizieq, JPU Hadirkan Dokter dari MER-C dan RS Ummi sebagai Saksi

Sidang Kasus Tes Swab Rizieq, JPU Hadirkan Dokter dari MER-C dan RS Ummi sebagai Saksi

Nasional
Jokowi: Selamat Hari Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Jokowi: Selamat Hari Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Nasional
UPDATE: Total 4.307 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Kasus Perdana di Irak

UPDATE: Total 4.307 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Kasus Perdana di Irak

Nasional
Bongkar Pasang Kabinet Jokowi

Bongkar Pasang Kabinet Jokowi

Nasional
Kandasnya Cita-cita Kartini dan Perjuangannya yang Relevan hingga Kini

Kandasnya Cita-cita Kartini dan Perjuangannya yang Relevan hingga Kini

Nasional
Sidang Kasus Tes Swab Rizieq Shihab Kembali Digelar, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang Kasus Tes Swab Rizieq Shihab Kembali Digelar, Agenda Pemeriksaan Saksi

Nasional
Pantang Pulang Sebelum Padam ala Irma Hidayana, Inisiator Platform LaporCovid-19

Pantang Pulang Sebelum Padam ala Irma Hidayana, Inisiator Platform LaporCovid-19

Nasional
Kartini dan Pemikiran tentang Perempuan Berani, Mandiri, dan Penuh Perjuangan...

Kartini dan Pemikiran tentang Perempuan Berani, Mandiri, dan Penuh Perjuangan...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X