Kompas.com - 22/02/2021, 15:57 WIB
Banjir yang masih menggenangi wilayah RW 011, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten sampai Senin (22/2/2021) siang sejak Sabtu (20/2/2021). Banjir di wilayah tersebut akibat luapan Kali Ciracap dan hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu pekan lalu. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALBanjir yang masih menggenangi wilayah RW 011, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten sampai Senin (22/2/2021) siang sejak Sabtu (20/2/2021). Banjir di wilayah tersebut akibat luapan Kali Ciracap dan hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu pekan lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kementerian teknis dan pemerintah daerah membuat perencanaan matang untuk perbaikan ekosistem lingkungan.

Hal tersebut berkaitan dengan bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah di Tanah Air.

Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan, saat ini banyak ekosistem lingkungan yang rusak sehingga perlu perbaikan, terutama di hulu.

“Perbaikan ekosistem di hulu mendesak dilakukan agar peristiwa banjir bisa berkurang intensitasnya,” kata Masduki dalam keterangan persnya, Senin (22/2/2021).

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Siaga Bencana 17 Kabupaten dan Kota di Sulsel

Masduki mengatakan, Wapres melihat bencana banjir akan terus berulang apabila penyebab utamanya tidak diselesaikan.

Terlebih, Wapres juga mendapatkan laporan tentang peristiwa banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah yang terjadi akibat alih fungsi lahan.

“Artinya kalau hanya membangun infrastruktur penampung air saat hujan saja tidak cukup jika alih fungsi lahan hutan menjadi sawah atau perkebunan dan areal pertambangan secara ilegal masih terjadi,” kata dia.

Masduki mengatakan, saat ini pemerintah mempunyai dana terbatas untuk dialokasikan ke infrastruktur.

Hal tersebut karena pandemi Covid-19 yang masih terjadi dan belum menunjukkan akan berakhir.

Baca juga: Periuk Kota Tangerang Terendam Banjir Sejak Sabtu, Ketinggian Air Masih 3,5 Meter

Padahal proses dan biaya yang dibutuhkan membangun infrastruktur penanganan banjir tidak mudah dan murah.

Dalam menanganinya, kata dia, harus terintegrasi satu sama lain.

"Jadi dengan dana terbatas, pendekatan yang digunakan harus terintegrasi antara hulu dan hilir. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” ucap dia.

Pada Sabtu (13/2/2021), Wapres Ma'ruf Amin diketahui mengunjungi korban banjir Karawang di Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Wapres menyoroti tentang aksi perusakan lingkungan yang menyebabkan bencana alam, salah satunya adalah banjir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muhadjir Effendy: Larangan Mudik Tak Berhasil 100 Persen, tapi Bukan Gagal

Muhadjir Effendy: Larangan Mudik Tak Berhasil 100 Persen, tapi Bukan Gagal

Nasional
Hentikan Agresi Israel terhadap Palestina

Hentikan Agresi Israel terhadap Palestina

Nasional
Gambaran Potensi Lonjakan Kasus Covid-19, Dua Pekan Setelah Libur Lebaran...

Gambaran Potensi Lonjakan Kasus Covid-19, Dua Pekan Setelah Libur Lebaran...

Nasional
Kejanggalan Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK yang Jadi Sorotan...

Kejanggalan Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK yang Jadi Sorotan...

Nasional
Satgas: 20 Provinsi Alami Kenaikan Kasus Kematian Akibat Covid-19

Satgas: 20 Provinsi Alami Kenaikan Kasus Kematian Akibat Covid-19

Nasional
Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam Bersama-sama Kutuk Keras Agresi Israel ke Palestina

Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam Bersama-sama Kutuk Keras Agresi Israel ke Palestina

Nasional
Polisi Berhentikan Mobil yang Buntuti Rangkaian Kendaraan Wapres Ma'ruf Amin

Polisi Berhentikan Mobil yang Buntuti Rangkaian Kendaraan Wapres Ma'ruf Amin

Nasional
Pegawai KPK Ungkap Kejanggalan TWK, dari Proses hingga Materi Pertanyaan

Pegawai KPK Ungkap Kejanggalan TWK, dari Proses hingga Materi Pertanyaan

Nasional
Indonesia Minta Negara OKI Bersatu Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia Minta Negara OKI Bersatu Dukung Kemerdekaan Palestina

Nasional
Berikan Motor Roda Tiga untuk Gading, Mensos Risma: Dia Inspirasi Banyak Orang

Berikan Motor Roda Tiga untuk Gading, Mensos Risma: Dia Inspirasi Banyak Orang

Nasional
Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Menurun, Ini Penjelasan Doni Monardo

Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Menurun, Ini Penjelasan Doni Monardo

Nasional
Doni Monardo Sebut Persentase Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Meningkat

Doni Monardo Sebut Persentase Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Meningkat

Nasional
Kutuk Keras Serangan Israel ke Palestina, PKS: Tindakan Israel Bertentangan dengan Norma, HAM, dan Hukum Internasional

Kutuk Keras Serangan Israel ke Palestina, PKS: Tindakan Israel Bertentangan dengan Norma, HAM, dan Hukum Internasional

Nasional
Antisipasi Arus Balik di Bakauheni-Merak, Ketua Satgas Covid-19 Sampaikan 7 Arahan

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni-Merak, Ketua Satgas Covid-19 Sampaikan 7 Arahan

Nasional
UPDATE: 8.970.715 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13.737.596 Dosis Pertama

UPDATE: 8.970.715 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13.737.596 Dosis Pertama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X