KILAS

Puan Maharani: Pers Harus Berikan Pemahaman akan Pentingnya Vaksin bagi Masyarakat

Kompas.com - 09/02/2021, 14:53 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani berharap pers Indonesia bisa memberikan pemahaman positif terkait prroses vakisnasi yang saat ini tengah dicanangkan pemerintah. DOK. Geraldi/Man (dpr.go.id)Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani berharap pers Indonesia bisa memberikan pemahaman positif terkait prroses vakisnasi yang saat ini tengah dicanangkan pemerintah.

KOMPAS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani mengatakan, pers harus bisa mengedukasi dan menangkal hoaks Covid-19 agar tidak menyesatkan masyarakat.

“Misalnya hoaks tentang efikasi vaksin Covid-19. Pers harus bisa memberikan pemahaman akan pentingnya vaksin bagi masyarakat,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (9/2/2021).

Menurutnya, pers memiliki peran krusial untuk mengawal proses vaksinasi, terutama yang berkaitan dengan kecepatan program.

“Pers harus tetap kritis mengawal proses vaksinasi. Ketika banyak orang bersedia divaksin, maka herd immunity atau kekebalan komunal akan segera terbentuk,” ujarnya.

Baca juga: Ketua DPR Puan Maharani: Harga Vaksin Covid-19 Harus Terjangkau

Puan mengatakan, selain mengedukasi masyarakat, pers harus terus mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, dengan demikian, maka akan tercermin wajah pers Indonesia sebagai pers perjuangan.

“Pers harus bisa mengingatkan masyarakat untuk mematuhi prokes. Dengan pengawasan terhadap proses vaksinasi dan penerapan prokes, pers bisa menjadi akselerator kebangkitan melawan pandemi,” paparnya.

Dengan mengedukasi masyarakat, Puan optimis, pers bisa menjadi sumber inspirasi bagi Indonesia untuk segera bangkit dari pandemi.

“Untuk menjadi sumber inspirasi, pers harus bisa menyiarkan berita akurat dan menggugah persatuan masyarakat terkait upaya penanganan Covid-19,” ujarnya.

Baca juga: Surat untuk Puan Maharani: Bersusah Payah Kami Bersuara, tetapi Tidak Didengar...

Sebagai informasi, keterangan tersebut disampaikan Puan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari.

Peringatan HPN 2021 kali ini mengusung tema “Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi, Pers sebagai Akselerator Perubahan”. Puan turut hadir dalam puncak acara HPN 2021 yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 20 April: Sebaran 5.549 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Paling Tinggi Jawa Barat

UPDATE 20 April: Sebaran 5.549 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Paling Tinggi Jawa Barat

Nasional
Hari Konsumen Nasional, Wapres Minta Masyarakat Paham Hak dan Kewajiban Konsumen

Hari Konsumen Nasional, Wapres Minta Masyarakat Paham Hak dan Kewajiban Konsumen

Nasional
Bos EDCCash Jadi Tersangka Penipuan, 14 Mobil dan Uang Tunai Disita Polisi

Bos EDCCash Jadi Tersangka Penipuan, 14 Mobil dan Uang Tunai Disita Polisi

Nasional
Menristek: Pemerintah Siapkan Pengembangan Energi Nuklir untuk Listrik Masa Depan

Menristek: Pemerintah Siapkan Pengembangan Energi Nuklir untuk Listrik Masa Depan

Nasional
Pemerintah Terus Kembangkan Riset Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Pemerintah Terus Kembangkan Riset Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Nasional
KSAD: 4 Jenderal TNI AD Kawal Kasus Pengeroyokan Anggota Kopassus di Jaksel

KSAD: 4 Jenderal TNI AD Kawal Kasus Pengeroyokan Anggota Kopassus di Jaksel

Nasional
Jokowi: Saya Dukung Riset Vaksin Covid-19

Jokowi: Saya Dukung Riset Vaksin Covid-19

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, Jokowi: Kok Ramai? Politikus, Lawyer Ngurusin...

Soal Vaksin Nusantara, Jokowi: Kok Ramai? Politikus, Lawyer Ngurusin...

Nasional
UPDATE 20 April: Bertambah 6.728, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.468.142

UPDATE 20 April: Bertambah 6.728, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.468.142

Nasional
UPDATE: Bertambah 210, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 43.777 Orang

UPDATE: Bertambah 210, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 43.777 Orang

Nasional
UPDATE 20 April: 6,11 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 11, 07 Juta Dosis Pertama

UPDATE 20 April: 6,11 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 11, 07 Juta Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 20 April: Tambah 69.207, Total Spesimen Terkait Covid-19 yang Diperiksa 13.939.364

UPDATE 20 April: Tambah 69.207, Total Spesimen Terkait Covid-19 yang Diperiksa 13.939.364

Nasional
UPDATE 20 April: Ada 102.930 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 April: Ada 102.930 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 20 April: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 63.581 Orang

UPDATE 20 April: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 63.581 Orang

Nasional
Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset, Pakar Hukum: Sistem Sekarang Gagal Kembalikan Kerugian Negara

Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset, Pakar Hukum: Sistem Sekarang Gagal Kembalikan Kerugian Negara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X