Kompas.com - 04/02/2021, 11:25 WIB
Ilustrasi Terorisme ShutterstockIlustrasi Terorisme

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menahan seorang warga negara Inggris bernama Tazneen Miriam Sailar karena diketahui tidak memiliki izin tinggal.

Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Ahmad Nursaleh mengatakan, Tazneen saat ini ditahan di Rumah Detensi Imigrasi Jakarta dan sedang dalam proses deportasi.

"Didetensi dengan alasan pelanggaran keimigrasian, tidak memiliki izin tinggal," kata Nursaleh saat dihubungi, Kamis (4/2/2021).

"Saat ini yang bersangkutan sedang menunggu proses deportasi yang akan difasilitasi oleh Kedutaan Besar Inggris," tambahnya.

Baca juga: Ditetapkan Tersangka, 19 Terduga Teroris di Makassar Diterbangkan ke Jakarta

Selain itu, diketahui pula bahwa Tazneen masuk dalam daftar terduga teroris dan organisasi teroris berdasarkan dokumen Polri yang diunggah di situs PPATK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam dokumen tersebut, Tazneen memiliki nama alias Aisyah Humaira. Ia beralamat di Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tazneen memiliki paspor dengan nomor 761204241 yang masa berlakunya telah habis pada 18 Januari 2018.

Namun, Nursaleh tidak mau berkomentar soal adanya nama Tazneen dalam daftar terduga teroris yang dipantau Polri tersebut.

"Yang menjadi wewenang kami yang bersangkutan melakukan pelanggaran keimigrasian, karena itulah didetensi," tegas Nursaleh.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Polri Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan mengatakan, Tazneen merupakan istri dari anggota jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI), Abu Ahmad, yang tewas dalam pertempuran di Suriah pada 2014 lalu.

Baca juga: Kamis, Polri Jemput Belasan Terduga Teroris JAD Makassar di Bandara Soekarno-Hatta

"Yang bersangkutan merupakan istri dari WNI atas nama Asep Ahmad Setiawan alias Abu Ahmad yang merupakan anggota jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI)," kata Ramadhan di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Menurut data kepolisian, Abu Ahmad juga terafiliasi dengan kelompok Al-Qaeda. Sementara itu, kepolisian masih mendalami keterlibatan Tazneen dalam kelompok teroris.

"Saya hanya katakan bahwa suaminya yang terlibat, sementara peran dari istri Saudara Asep Ahmad Setiawan masih didalami penyidik Densus 88," ujar Ramadhan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.