Kompas.com - 30/01/2021, 11:24 WIB
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac tahap kedua kepada tenaga medis di Puskesmas Setiabudi, Jakarta, Kamis (28/1/2021). Vaksinasi tahap kedua dilakukan 14 hari setelah tahap pertama selesai dan ditargetkan selesai pada 14 Febuari 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa. *** Local Caption ***   ANTARA FOTO/RENO ESNIRPetugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac tahap kedua kepada tenaga medis di Puskesmas Setiabudi, Jakarta, Kamis (28/1/2021). Vaksinasi tahap kedua dilakukan 14 hari setelah tahap pertama selesai dan ditargetkan selesai pada 14 Febuari 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa. *** Local Caption ***

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebanyak 490.000 orang tenaga kesehatan sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

"Nah Alhamdulillah sampai kemarin, kita sudah berhasil melakukan vaksinasi kepada sekitar 490.000 orang nakes," kata Budi dalam webinar bertajuk 'Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit', Sabtu (30/1/2021).

Budi berharap pada akhir bulan Januari ini, sebanyak 500.000 orang tenaga kesehatan disuntikkan vaksin Covid-19. Sehingga, target 1,5 juta vaksinasi terhadap tenaga kesehatan dapat diselesaikan pada akhir Februari 2021.

Budi mengatakan, setelah kelompok tenaga kesehatan, pemerintah akan melanjutkan vaksinasi terhadap tenaga layanan publik, seperti TNI dan Polri.

"Sesudah nakes 1,5 juta pada akhir Februari, kita akan masuk ke tenaga layanan publik termasuk TNI dan polri masuk di kategori ini, jadi diharapkan mulai awal Maret kita sudah bisa melakukan suntikan untuk layanan publik," ujarnya.

Baca juga: 69 Persen Nakes di Brebes Sudah Divaksin Covid-19 Tahap Pertama

Kemudian, vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia ditargetkan dapat dilaksanakan pada akhir April 2021.

Ia mengatakan, program vaksinasi tersebut harus cepat dilakukan untuk melihat lama kekebalan imun yang ditimbulkan vaksin.

"Kenapa perlu cepat? Karena sampai sekarang kita belum tahu vaksin ini kekebalannya bertahan berapa lama, apakah ini seperti vaksin meningitis kalau kita naik haji dan umrah yang bisa bertahan dua tahun atau seperti vaksin Hepatitis lebih lama kekebalannya," ucapnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, pemerintah fokus mensukseskan program vaksinasi sesuai target 70 persen masyarakat Indonesia dengan usia di atas 18 tahun.

Baca juga: Menlu Retno: Hentikan Politisasi dan Nasionalisme Vaksin Covid-19

Ia mengingatkan, vaksin Covid-19 bukan untuk melindunginya diri sendiri, tetapi untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.

"70 persen dari rakyat Indonesia.di atas usia 18 tahun diharapkan memiliki kekebalan karena disuntik vaksin sehingga virus tidak menular ke orang-orang lain, dengan demikian laju penularan virus dapat dikurangi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19: Harga Vaksin Gotong Royong Masih Dibahas

Satgas Covid-19: Harga Vaksin Gotong Royong Masih Dibahas

Nasional
MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

Nasional
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Nasional
Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Klaim Situasi Terkendali

Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Klaim Situasi Terkendali

Nasional
Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Nasional
Cerita Jokowi Tak Bisa Realisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sejak Jabat Wali Kota

Cerita Jokowi Tak Bisa Realisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sejak Jabat Wali Kota

Nasional
Pekerja Asing Bisa Ikut Vaksinasi Gotong Rotong, Ini Syaratnya

Pekerja Asing Bisa Ikut Vaksinasi Gotong Rotong, Ini Syaratnya

Nasional
Anggota Komisi I: Tidak Boleh Ada Tindakan Rasialisme terhadap Warga Papua

Anggota Komisi I: Tidak Boleh Ada Tindakan Rasialisme terhadap Warga Papua

Nasional
Kadin: Industri Manufaktur di Jabodetabek Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

Kadin: Industri Manufaktur di Jabodetabek Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Wujudkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, Risma Dapat Acungan Dua Jempol dari Jokowi

Wujudkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, Risma Dapat Acungan Dua Jempol dari Jokowi

Nasional
KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip

Nasional
UPDATE 6 Mei: 8.317.944 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 12.995.710 Dosis Pertama

UPDATE 6 Mei: 8.317.944 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 12.995.710 Dosis Pertama

Nasional
Bio Farma: 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Sudah Diterima, Setengahnya Donasi dari UEA

Bio Farma: 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Sudah Diterima, Setengahnya Donasi dari UEA

Nasional
UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

Nasional
Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X