Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tambah 5 di Belanda, Total 2.942 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Kompas.com - 24/01/2021, 11:11 WIB
Irfan Kamil,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri mengumumkan, ada 2.942 warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar Covid-19 di luar negeri hingga Minggu (24/1/2021).

Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan lima kasus baru di Belanda.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Belanda" tulis Kemenlu di akun Twitter @Kemlu_RI, Minggu.

Kasus WNI terkonfirmasi Covid-19 di Belanda bertambah menjadi 24 kasus dari 19 kasus.

Baca juga: UPDATE: Tambah 9 di 3 Negara, Kini 2.932 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Kemudian, ada sembilan WNI yang dinyatakan sembuh dari virus Covid-19, yakni delapan di Belanda dan satu di Inggris.

Selain itu, tidak ada penambahan WNI yang meninggal akibat Covid-19 di luar negeri.

Secara keseluruhan, WNI positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 2.084 orang atau 70,8 persen dari total kasus.

Hingga saat ini, total pasien meninggal sebanyak 171 orang dan 687 WNI lainnya masih dalam perawatan.

Berikut data sebaran 2.942 WNI yang terpapar Covid-19 di luar negeri hingga 24 Januari:

1. Albania: 1 WNI (stabil)

2. Aljazair: 12 WNI (sembuh)

3. Arab Saudi: 270 WNI (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)

Baca juga: Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

4. Amerika Serikat: 183 WNI (127 sembuh, 31 stabil, 25 meninggal)

5. Australia: 11 WNI (10 sembuh, 1 stabil)

6. Austria: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

7. Azerbaijan: 15 WNI (11 sembuh, 4 stabil)

8. Bahamas: 1 WNI (sembuh)

9. Bahrain: 29 (28 sembuh, 1 stabil)

10. Bangladesh: 5 WNI (sembuh)

11. Belanda: 24 WNI (18 sembuh, 1 stabil, 5 meninggal)

12. Belgia: 11 WNI (6 sembuh, 5 stabil)

13. Bosnia dan Herzegovina: 3 WNI (sembuh)

14. Brunei Darussalam: 7 WNI (6 sembuh, 1 stabil)

15. Ceko: 8 WNI (2 sembuh, 6 stabil)

Baca juga: Doni Monardo Positif Covid-19 dan 12.191 Kasus Baru Virus Corona di Indonesia

16. Chile: 1 WNI (stabil)

17. Denmark: 5 WNI (2 sembuh, 3 stabil)

18. Ekuador: 1 WNI (sembuh)

19. Filipina: 33 WNI (sembuh)

20. Ethiopia: 6 WNI (sembuh)

21. Finlandia: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Risma Ingatkan Lansia Jaga Kesehatan agar Tak Bebani Orang Lain

Risma Ingatkan Lansia Jaga Kesehatan agar Tak Bebani Orang Lain

Nasional
Soal Usung Figur Publik di Pilkada 2024, Nasdem: Ada Nafa Urbach dan Ramzi

Soal Usung Figur Publik di Pilkada 2024, Nasdem: Ada Nafa Urbach dan Ramzi

Nasional
Kapolri dan Jaksa Agung Tak Cukup Pamer Keakraban...

Kapolri dan Jaksa Agung Tak Cukup Pamer Keakraban...

Nasional
BMKG: Indonesia Berisiko Kekeringan Meteorologis, Hati-hati Karhutla

BMKG: Indonesia Berisiko Kekeringan Meteorologis, Hati-hati Karhutla

Nasional
Sidang SYL, KPK Hadirkan Sejumlah Pegawai Kementan Jadi Saksi

Sidang SYL, KPK Hadirkan Sejumlah Pegawai Kementan Jadi Saksi

Nasional
Kemenag Imbau Jemaah Haji Lansia Manfaatkan Rukhsah Saat Beribadah

Kemenag Imbau Jemaah Haji Lansia Manfaatkan Rukhsah Saat Beribadah

Nasional
Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Lebaran Idul Adha 7 Juni 2024

Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Lebaran Idul Adha 7 Juni 2024

Nasional
Romlah Melawan Katarak demi Sepotong Baju untuk Sang Cucu

Romlah Melawan Katarak demi Sepotong Baju untuk Sang Cucu

Nasional
“Deal” Politik Nasdem dan PKB Bakal Jadi Penentu Dukungan untuk Anies Maju pada Pilkada Jakarta 2024

“Deal” Politik Nasdem dan PKB Bakal Jadi Penentu Dukungan untuk Anies Maju pada Pilkada Jakarta 2024

Nasional
Bendum dan Wabendum Partai Nasdem Jadi Saksi di Sidang SYL Hari Ini

Bendum dan Wabendum Partai Nasdem Jadi Saksi di Sidang SYL Hari Ini

Nasional
Tak Khawatirkan Gempa di Senabang Aceh, Risma: Posisinya di Laut...

Tak Khawatirkan Gempa di Senabang Aceh, Risma: Posisinya di Laut...

Nasional
PKS Minta Uang Program Tapera Tidak Dipakai untuk Proyek Risiko Tinggi seperti IKN

PKS Minta Uang Program Tapera Tidak Dipakai untuk Proyek Risiko Tinggi seperti IKN

Nasional
DPR Akan Panggil Pemerintah Terkait Polemik Pemotongan Gaji untuk Tapera

DPR Akan Panggil Pemerintah Terkait Polemik Pemotongan Gaji untuk Tapera

Nasional
Diminta Perbanyak Renovasi Rumah Lansia, Risma: Mohon Maaf, Anggaran Kami Terbatas

Diminta Perbanyak Renovasi Rumah Lansia, Risma: Mohon Maaf, Anggaran Kami Terbatas

Nasional
Hari Ini, Ahmad Sahroni Jadi Saksi di Sidang SYL

Hari Ini, Ahmad Sahroni Jadi Saksi di Sidang SYL

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com