Vaksinator Covid-19 Dikerahkan Beri Edukasi soal Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 23/01/2021, 17:24 WIB
Seorang tenaga kesehatan saat disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Kamis (14/1/2021). Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru, berserta Pangdam II Sriwijaya juga divaksinasi di lokasi tersebut. KOMPAS.com / AJI YK PUTRASeorang tenaga kesehatan saat disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Kamis (14/1/2021). Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru, berserta Pangdam II Sriwijaya juga divaksinasi di lokasi tersebut.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Para vaksinator Covid-19 akan dikerahkan untuk mengedukasi publik, khususnya tenaga kesahatan, terkait program vaksinasi Covid-19.

"Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan didukung UNICEF juga mempersiapkan tenaga kesehatan menjadi komunikator yang handal," kata Juru Bicara Pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 Reisa Broto Asmoro dalam siaran pers, Sabtu (23/1/2021).

Reisa menuturkan, pemahaman tenaga kesehatan akan program vaksinasi Covid-19 merupakan hal penting karena tenaga kesehatan adalah pihak yang dapat dipercaya untuk mengedukasi publik tentang Covid-19.

Baca juga: Menkes Budi Bicara Kekhawatiran WHO soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Menurut Reisa, sebanyak 42.000 vaksinator yang dilatih telah menerima pelatihan keterampilan komunikasi antarpribadi.

Sebelum terjun ke masyarakat, para vaksinator itu mengedukasi sesama tenaga kesehatan terlabih dahulu yang menjadi kelompok pertama penerima vaksin.

Reisa mengatakan, sudah ada 2.000 tenaga kesehatan yang awalnya ragu-ragu kini bersedia divaksinasi setelah diedukasi oleh para vaksinator.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekitar 67 persen atau 1.400 dilaporkan sangat tertarik dan menyimak serta mendengarkan pesan-pesan vaksinator yang mengajak mereka berdialog,” ujar Reisa.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Menkes yang Kapok Pakai Data Kemenkes...

Edukasi tersebut sudah dilakukan oleh 4.100 vaksinator melalui sebuah platform teknologi bernama Rapid Pro yang dikembangkan Kementerian Kesehatan dan UNICEF.

Adapun, Pemerintah mencatat ada lebih dari 100.000 tenaga kesehatan yang telah mengikuti vaksinasi Covid-19 hingga Jumat (22/1/2021).

Program vaksinasi Covid-19 sendiri telah dimulai pada Rabu (13/1/2021) lalu di mana Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang divaksinasi.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Nasional
Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Nasional
Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Nasional
Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Nasional
Respons Wakil Ketua MKD soal Rendahnya Tingkat Kepercayaan Publik terhadap DPR

Respons Wakil Ketua MKD soal Rendahnya Tingkat Kepercayaan Publik terhadap DPR

Nasional
Panglima TNI Apresiasi Sinergitas Satgas Madago Raya Buru Teroris Poso

Panglima TNI Apresiasi Sinergitas Satgas Madago Raya Buru Teroris Poso

Nasional
Kemendagri Terbitkan Aturan soal PON XX Papua, Penonton di Stadion Dibatasi

Kemendagri Terbitkan Aturan soal PON XX Papua, Penonton di Stadion Dibatasi

Nasional
Soal Varian Baru R.1, Satgas: Pengingat bahwa Covid-19 Belum Sepenuhnya Hilang

Soal Varian Baru R.1, Satgas: Pengingat bahwa Covid-19 Belum Sepenuhnya Hilang

Nasional
Kampus di Wilayah PPKM Level 1-3 Didorong Gelar Kuliah Tatap Muka

Kampus di Wilayah PPKM Level 1-3 Didorong Gelar Kuliah Tatap Muka

Nasional
Sepak Terjang Gatot Nurmantyo yang Getol Menyuarakan Isu Kebangkitan PKI...

Sepak Terjang Gatot Nurmantyo yang Getol Menyuarakan Isu Kebangkitan PKI...

Nasional
Satgas: 5 Provinsi Alami Penurunan Kasus Covid-19, tetapi Belum Setinggi Kenaikannya

Satgas: 5 Provinsi Alami Penurunan Kasus Covid-19, tetapi Belum Setinggi Kenaikannya

Nasional
ICW Kirim Surat ke Presiden Jokowi, Prihatin atas Pemberantasan Korupsi

ICW Kirim Surat ke Presiden Jokowi, Prihatin atas Pemberantasan Korupsi

Nasional
Isu Reshuffle Kabinet, Jubir Jokowi: Tak Seorang Pun Tahu Kecuali Presiden

Isu Reshuffle Kabinet, Jubir Jokowi: Tak Seorang Pun Tahu Kecuali Presiden

Nasional
Wapres: Persoalan Utama Pengurangan Kemiskinan Ekstrem Bukan karena Anggaran

Wapres: Persoalan Utama Pengurangan Kemiskinan Ekstrem Bukan karena Anggaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.