Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Cisarua, Bogor

Kompas.com - 21/01/2021, 10:36 WIB
Bencana banjir bandang terjadi di Puncak Bogor Jawa Barat, Selasa (19/1/2021). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBencana banjir bandang terjadi di Puncak Bogor Jawa Barat, Selasa (19/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Sosial ( Kemensos) memberikan bantuan senilai Rp 107 juta kepada korban banjir bandang di Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Direktur Jaminan Sosial Keluarga Rachmat Koesnadi mengatakan, bantuan senilai tersebut merupakan bantuan tahap I yang disalurkan oleh Kemensos.

Bantuan tersebut berupa makanan bayi, selimut, matras dan logistik lainnya yang dibutuhan oleh para korban.

"Bantuan ini merupakan bentuk negara hadir untuk membantu masyarakat," kata Rachmat dikutip dari siaran pers, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Banjir Bandang Puncak Bogor, Menko PMK Minta PTPN Relokasi Permukiman Karyawan

Namun, saat kunjungan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ke lokasi bencana pada Rabu (20/1/2021), pihaknya langsung menyalurkan bantuan tahap II.

Penyaluran bantuan tersebut berdasarkan arahan Menko PMK setelah melihat kondisi di lapangan.

Adapun, bantuan tahap II senilai Rp 121 juta berupa kebutuhan pengungsi lainnya seperti perlengkapan memasak, piring, bumbu masak, gas elpiji, perlengkapan mandi cuci, pembalut, pampers, dan lainnya.

"Untuk evakuasi kami juga menerjunkan taruna siaga bencana (Tagana), SDM PKH, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), karang taruna dan relawan lainnya sebanyak 350 orang," kata dia.

Baca juga: Cari Penyebab Banjir Bandang Gunung Mas, Bupati Bogor Selidiki Kesalahan Tata Ruang

Ia mengatakan, mereka akan bekerja bersama TNI-Polri serta pemerintah daerah untuk mengevakuasi dan memberikan pertolongan kepada korban.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan makanan, Kemensos juga telah membuka dapur umum sejak hari pertama setelah kejadian.

Dapur umum tersebut telah memasak sebanyak 900 bungkus pada 19 Januari dan pada 20 Januari berhasil memasak 1.120 bungkus makanan bagi pengungsi.

Baca juga: Hindari Covid-19, Relawan Banjir Bandang di Gunung Mas Puncak Bogor Dibatasi

Adapun data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 169 kepala keluarga yang mengungsi dengan jumlah jiwa sebanyak 730.

Banjir bandang Puncak, Bogor terjadi di kawasan Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Selasa (19/1/2021).

Akibat banjir tersebut, warga pun harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.373.836 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Tingginya Jumlah Anak Putus Sekolah

1.373.836 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Tingginya Jumlah Anak Putus Sekolah

Nasional
Demokrat: KLB Dagelan Bukan Persoalan Internal Belaka, Ada Pihak Eksternal

Demokrat: KLB Dagelan Bukan Persoalan Internal Belaka, Ada Pihak Eksternal

Nasional
Demokrat Anggap Meoldoko Lakukan 'Abuse of Power'

Demokrat Anggap Meoldoko Lakukan "Abuse of Power"

Nasional
Demokrat Sebut Kubu Kontra-AHY Tekan DPD dan DPC untuk Dukung KLB

Demokrat Sebut Kubu Kontra-AHY Tekan DPD dan DPC untuk Dukung KLB

Nasional
UPDATE 6 Maret: Sebaran 5.767 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 6 Maret: Sebaran 5.767 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
Herzaky: Pemerintah Wajib Melindungi Partai Demokrat yang Sah

Herzaky: Pemerintah Wajib Melindungi Partai Demokrat yang Sah

Nasional
Waketum Golkar: Aspirasi Kader Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

Waketum Golkar: Aspirasi Kader Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

Nasional
Pengamat: Saatnya AHY Kumpulkan DPD dan DPC, Tunjukkan Demokrat Solid

Pengamat: Saatnya AHY Kumpulkan DPD dan DPC, Tunjukkan Demokrat Solid

Nasional
Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dinilai Berpeluang Dapatkan SK Kemenkumham

Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dinilai Berpeluang Dapatkan SK Kemenkumham

Nasional
Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Tegaskan Tolak Revisi UU Pemilu

Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Tegaskan Tolak Revisi UU Pemilu

Nasional
UPDATE 6 Maret: 1.130.524 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 6 Maret: 1.130.524 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 6 Maret: Pemerintah Periksa 11.126.096 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 6 Maret: Pemerintah Periksa 11.126.096 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 6 Maret: Ada 147.172 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 6 Maret: Ada 147.172 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 6 Maret: Ada 66.525 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 6 Maret: Ada 66.525 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 6 Maret: Bertambah 6.823, Total 1.189.510 Pasien Covid-19 Sembuh

UPDATE 6 Maret: Bertambah 6.823, Total 1.189.510 Pasien Covid-19 Sembuh

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X