Warga Desa Diminta Tetap Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Setelah Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 15/01/2021, 18:07 WIB
Menteri Desa, Pembangun Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam peringatan Hari Bakti Transmigrasi (HBT) Ke-70, Sulawesi Barat, Sabtu (12/12/20). Dok. Kemendesa PDTTMenteri Desa, Pembangun Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam peringatan Hari Bakti Transmigrasi (HBT) Ke-70, Sulawesi Barat, Sabtu (12/12/20).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memastikan seluruh warga desa akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis.

Namun, ia menekankan soal disiplin penerapan protokol kesehatan setelah vaksinasi. Warga desa diminta tetap menggunakan masker ketika bepergian, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

"Jangan kendur sampai kapan pun meski dalam waktu dekat seluruh warga desa di Indonesia akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis," kata Abdul Halim, dalam peringatan 7 Tahun Undang-Undang Desa, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Dimulainya Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Tahapan vaksinasi Covid-19 di Indonesia resmi dimulai pada Rabu (13/1/2021). Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech Ltd.

Jokowi mendapat suntikan vaksin Covid-19 sekitar pukul 09.42 WIB, di Istana Kepresidenan.

Setelah penyuntikan vaksin perdana, proses vaksinasi akan dilanjutkan kepada masyarakat di seluruh daerah.

Selain memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, vaksinasi juga diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi.

Terkait upaya pemulihan ekonomi di desa, Abdul Halim menuturkan bahwa pemerintah telah mengeluarkan kebijakan khusus. Salah satunya, penggunaan dana desa untuk jaring pengaman sosial.

Dana desa digunakan untuk kegiatan desa tanggap Covid-19, padat karya tunai desa, serta bantuan langsung tunai (BLT).

Baca juga: Mendes PDTT Jelaskan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021

Dana sebesar Rp 3,17 triliun dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan di desa dan Rp 26,1 triliun digunakan untuk membangun infrastruktur.

Kemudian, sebesar Rp 16,57 triliun digunakan untuk program padat karya tunai desa.

Sementara  dana desa yang disalurkan dalam bentuk BLT mencapai Rp 23,6 triliun atau 33 persen.

Abdul Halim menuturkan, hingga 14 Januari 2021 telah dilaksanakan sosialisasi hidup sehat di 59.125 desa serta penyediaan tempat cuci tangan di 56.056 desa.

Kemudian penyemprotan desinfektan dilaksanakan di 57.154 desa, pos gerbang desa untuk pengendalian mobilitas warga dibangun di 50.845 desa dan sebanyak 39.683 desa telah melaksanakan pengadaan masker gratis bagi warga desa.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jawa Timur

Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jawa Timur

Nasional
Bupati Terpilih Orient Kore Disebut WN AS, Hasil Pilkada Sabu Raijua Digugat ke MK

Bupati Terpilih Orient Kore Disebut WN AS, Hasil Pilkada Sabu Raijua Digugat ke MK

Nasional
KPK Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Pegang Teguh Integritas

KPK Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Pegang Teguh Integritas

Nasional
Elektabilitas Demokrat Diprediksi Meningkat jika Mampu Atasi Isu Kudeta

Elektabilitas Demokrat Diprediksi Meningkat jika Mampu Atasi Isu Kudeta

Nasional
Pimpinan Komisi IX Minta Pendataan Vaksinasi Gotong Royong Dibuat Detail

Pimpinan Komisi IX Minta Pendataan Vaksinasi Gotong Royong Dibuat Detail

Nasional
Keluarga Anggota DPR Divaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus pada Kelompok Prioritas

Keluarga Anggota DPR Divaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus pada Kelompok Prioritas

Nasional
Sekjen DPR: Semua Pegawai di Lingkungan DPR Divaksinasi Covid-19

Sekjen DPR: Semua Pegawai di Lingkungan DPR Divaksinasi Covid-19

Nasional
Langgar Etika, Marzuki Alie Dipecat Tidak Hormat dari Demokrat

Langgar Etika, Marzuki Alie Dipecat Tidak Hormat dari Demokrat

Nasional
Kemenkes: Peserta Vaksinasi Gotong Royong Dapat Kartu dan Sertifikat Elektronik

Kemenkes: Peserta Vaksinasi Gotong Royong Dapat Kartu dan Sertifikat Elektronik

Nasional
Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie hingga Jhoni Allen dengan Tidak Hormat

Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie hingga Jhoni Allen dengan Tidak Hormat

Nasional
Bio Farma Ditunjuk Jadi Importir dan Distributor Vaksinasi Gotong Royong

Bio Farma Ditunjuk Jadi Importir dan Distributor Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota DPR: Jangan Sampai Muncul Kebocoran

Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota DPR: Jangan Sampai Muncul Kebocoran

Nasional
KSPI Tolak jika Buruh Dibebankan Biaya Vaksinasi Covid-19

KSPI Tolak jika Buruh Dibebankan Biaya Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kunjungi Banten, Gus AMI Singgung Masalah Pendidikan di Ponpes

Kunjungi Banten, Gus AMI Singgung Masalah Pendidikan di Ponpes

Nasional
Peserta Vaksinasi Covid-19 di DPR Mencapai 12.000 Orang

Peserta Vaksinasi Covid-19 di DPR Mencapai 12.000 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X