Kasus Baru Covid-19 Pecah Rekor, Anggota Komisi IX Soroti Protokol Kesehatan

Kompas.com - 30/11/2020, 10:33 WIB
Pengendara melewati dinding yang dihiasi mural di Bukit Duri, Tebet, Jakarta pada Minggu (18/10/2020) sore. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOPengendara melewati dinding yang dihiasi mural di Bukit Duri, Tebet, Jakarta pada Minggu (18/10/2020) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN Saleh Daulay mengatakan, rekor penambahan kasus harian Covid-19 terjadi karena penerapan protokol kesehatan Covid-19 di tengah masyarakat tidak dilakukan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Saleh menanggapi data Satgas Covid-19 yang mencatat kasus baru Covid-19 mencapai 6.267 orang dalam sehari, pada Minggu (29/11/2020).

"Padahal, masyarakat sudah banyak yang mengetahui protokol kesehatan tersebut. Sayangnya, pada tahap implementasi tidak bisa dilaksanakan dengan benar," ujar Saleh, saat dihubungi, Senin (30/11/2020).

"Kalaupun banyak yang sudah benar, namun jika tetap ada yang abai, akan tetap saja penularan Covid-19 terjadi," kata Saleh.

Baca juga: Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Kedisiplinan Warga, dan Rencana Libur Akhir Tahun

Saleh juga meyakini, jumlah orang yang terpapar Covid-19 jauh lebih banyak dari data yang dipaparkan pemerintah.

Sebab, menurut Saleh, ada banyak kasus Covid-19 yang tidak dilaporkan.

"Saya menduga bahwa jumlah yang terpapar pasti jauh lebih banyak dari yang didata pemerintah. Sebab, ada banyak kasus di mana orang yang terpapar tidak mau melaporkan. Mereka memilih untuk isolasi mandiri," ujarnya.

Berdasarkan hal tersebut, Saleh mengatakan, masyarakat dan pemerintah tidak bisa bermain-main dengan lonjakan kasus Covid-19 tersebut.

Ia mengatakan, sudah sewajarnya masyarakat tidak melakukan liburan akhir tahun dengan lemahnya penerapan protokol kesehatan.

"Sudah sepatutnya masyarakat diimbau agar tidak menghabiskan liburan akhir tahun dengan mengabaikan persoalan Covid-19. Masyarakat sudah semestinya mengetahui bahwa covid-19 ada dan berbahaya. Sudah banyak korban," ucapnya.

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tetap Waspada

Lebih lanjut, Saleh mengingatkan agar seluruh kasus Covid-19 yang terjadi mestinya menjadi peringatan bagi masyarakat Indonesia.

"Tiap hari kita dapat kabar ada saudara, teman, dan orang-orang yang kita kenal meninggal dunia. Semua itu sudah semestinya menjadi pembelajaran dan peringatan. Mari lindungi diri dan keluarga kita semua," kata dia.

Indonesia kembali mencatatkan rekor penambahan harian kasus terkonfirmasi positif Covid-19, pada Minggu (29/11/2020).

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, ada penambahan 6.267 kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: UPDATE: Bertambah 6.267, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 534.266

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X