Wabah Covid-19, Ibu Hamil Disarankan Tetap Rutin Periksakan Kandungan

Kompas.com - 14/10/2020, 15:22 WIB
Ilustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan. SHUTTERSTOCK/zffotoIlustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada masa pandemi Covid-19, ibu hamil disarankan tetap memeriksakan kandungannya untuk menentukan risiko kehamilannya.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi Kathleen Juanita Gunawan mengatakan, pemeriksaan kehamilan setidaknya harus dilakukan selama enam kali apabila risiko kehamilannya rendah.

"Pemeriksaan kehamilan tetap kami sarankan. Kita tentukan risiko kehamilannya. Kalau risiko rendah, maka disarankan setidaknya lakukan enam kali pemeriksaan kehamilan," ujar Kathleen dalam talkshow BNPB, Rabu (14/10/2020).

Pemeriksaan enam kali itu, kata Kathleen, yakni satu kali pada usia kandungan 0-14 minggu atau 3-5 bulan.

Baca juga: Waspadai Bahaya Cacar Air pada Ibu Hamil

Kemudian, dua kali pada trimester dua atau usia kehamilan 3-7 bulan, serta tiga kali pada usia kehamilan di atas 7 bulan sampai melahirkan.

Namun, apabila risiko kehamilannya lebih tinggi, yakni sang ibu yang mengandung memiliki penyakit bawaan sebelum hamil (diabetes, hipertensi, asma dan lainnya) atau risiko pada riwayat kehamilan sebelumnya (bayi pernah meninggal dalam kandungan, lahir prematur, gangguan pertumbuhan), justru harus dikontrol lebih sering.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jangan sampai kondisi Covid-19 ini membuat seorang ibu jadi takut memeriksakan kehamilan sehingga kita tidak bisa memastikan bagaimana perkembangan janinnya," kata dia.

Sebab, akan sangat berbahaya apabila janin tidak terkontrol, terutama pada trimester tiga akhir dan menjelang masa persalinan harus mengawasi termasuk untuk persalinannnya.

Saat melakukan kontrol kehamilan, kata dia, ibu hamil harus tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni masker, face shield, dan menjaga jarak.

Kemudian, saat pulang pun harus langsung membersihkan diri

Baca juga: Vitamin C untuk Ibu Hamil: Manfaat, Kebutuhan, Tanda Kekurangan

Namun dalam masa seperti sekarang, kini sudah banyak rumah sakit yang memulai konsultasi online.

Hal tersebut pun bisa dimanfatkan oleh para ibu hamil untuk berkonsultasi.

"Tapi memang bagi ibu hamil tidak bisa semua dilakukan online, salah satunya USG untuk melihat perkembangannya. Mulai dari yang paling penting seperti usia 12 minggu, untuk menentukan usia kehamilan, taksiran persalinan itu memang harus dilakukan USG," kata dia.

Dengan demikian, kontrol kehamilan dengan datang ke rumah sakit pun dibutuhkan dan diusahakan agar mendatangi rumah sakit yang bisa melakukan janji temu terlebih dahulu untuk menghindari antrean.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Nasional
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

Nasional
Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Nasional
Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Nasional
Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Nasional
UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

Nasional
UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

Nasional
UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

Nasional
UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X