Wapres Minta Para Pemuka Agama Bangun Koalisi Lintas Agama

Kompas.com - 13/10/2020, 13:28 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan sambutan di ulnag tahun DPD RI ke-16, Kamis (1/10/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat memberikan sambutan di ulnag tahun DPD RI ke-16, Kamis (1/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, para pemuka dan penganut agama harus membangun koalisi lintas agama demi menciptakan perdamaian global.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf dalam peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi ke-2571 Matakin secara daring, Rabu (13/10/2020).

"Kita sebagai pemuka dan penganut agama yang taat, perlu membangun suatu koalisi lintas agama untuk perdamaian global yang mengedepankan semangat kerukunan dan narasi perdamaian ke seluruh penjuru dunia," ujar Ma'ruf.

Baca juga: Wapres Minta Pemuka Agama Jaga Kesehatan Umat di Tengah Pandemi Covid-19

Ma'ruf mengatakan, pemuka agama harus mampu membuktikan pendekatan keagamaan atau teologi kerukunan yang lebih manusiawi dan mulia dalam menciptakan perdamaian yang langgeng.

Hal tersebut, kata dia, lebih baik dibandingkan cara-cara militer dan kekerasan.

"Perdamaian yang dibangun di atas jalinan kesadaran tentang pentingnya kerukunan dan saling menghormati akan jauh lebih kokoh daripada penaklukan militer dan kekerasan yang telah terbukti dalam catatan sejarah selalu menyisakan kehancuran dan dendam," kata dia.

Menurut Ma'ruf koalisi perdamaian global dan teologi kerukunan yang dimaksudnya merupakan salah satu pelaksanaan amanat Pembukaan UUD 1945.

Baca juga: Para Pemuka Agama di Kendal Menolak People Power

Sebab, kata dia, teologi kerukunan bukan hanya mengajarkan untuk bisa hidup berdampingan secara damai, tetapi juga saling mencintai, saling menyayangi, saling membantu dan saling menolong.

Salah satu implementasinya, kata dia, penggunaan narasi kerukunan sesama warga bangsa baik dalam pergaulan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Saya mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan terutama yang berbasis agama termasuk Matakin dan segenap elemen bangsa untuk terus berperan dan berkontribusi ikut mengembalikan dan menjaga harmoni serta merawat kerukunan antar umat beragama, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa," ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkait 'Swab Test' Rizieq Shihab, Polri Akan Periksa 4 Direktur RS Ummi Bogor

Terkait "Swab Test" Rizieq Shihab, Polri Akan Periksa 4 Direktur RS Ummi Bogor

Nasional
Paslon Cellica-Aep Siapkan Program Keagamaan untuk Kabupaten Karawang

Paslon Cellica-Aep Siapkan Program Keagamaan untuk Kabupaten Karawang

Nasional
Penangkapan Edhy Prabowo, LP3ES: Seperti Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Penangkapan Edhy Prabowo, LP3ES: Seperti Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Minta Polri Usut Tuntas Aksi Teror di Kabupaten Sigi

Koalisi Masyarakat Sipil Minta Polri Usut Tuntas Aksi Teror di Kabupaten Sigi

Nasional
Di HUT PSI, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Berani dan Gesit

Di HUT PSI, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Berani dan Gesit

Nasional
PKS Targetkan Perolehan Suara Minimal 15 Persen pada Pemilu 2024

PKS Targetkan Perolehan Suara Minimal 15 Persen pada Pemilu 2024

Nasional
Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Pasca-aksi Teror di Sigi, Mahfud Minta Pimpinan Umat Beragama Tak Terprovokasi Isu SARA

Pasca-aksi Teror di Sigi, Mahfud Minta Pimpinan Umat Beragama Tak Terprovokasi Isu SARA

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 70.792 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 29 November: Ada 70.792 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 29 November: Bertambah 169, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 16.815 Orang

UPDATE 29 November: Bertambah 169, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 16.815 Orang

Nasional
UPDATE 29 November: 42.903 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 29 November: 42.903 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 71.658 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 29 November: Ada 71.658 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 6.267 Kasus Baru Covid-19, Indonesia Kembali Catatkan Rekor

UPDATE: 6.267 Kasus Baru Covid-19, Indonesia Kembali Catatkan Rekor

Nasional
UPDATE 29 November: Tambah 3.810, Total Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 445.793

UPDATE 29 November: Tambah 3.810, Total Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 445.793

Nasional
Banjir di Tebing Tinggi, Ribuan Rumah Terendam dan 114 KK Mengungsi

Banjir di Tebing Tinggi, Ribuan Rumah Terendam dan 114 KK Mengungsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X