Kompas.com - 08/09/2020, 18:13 WIB
Petugas pemakaman mengali pusara untuk pemakaman jenazah pasien terpapar Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (10/7/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsjPetugas pemakaman mengali pusara untuk pemakaman jenazah pasien terpapar Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (10/7/2020).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat terjadi kenaikan angka kematian akibat Covid-19 dalam sepekan terakhir.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, ada kenaikan kasus kematian sebesar 3 persen pada periode 30 Agustus-6 September 2020.

"Terjadi penambahan kasus kematian Covid-19 secara nasional sebesar 3 persen dibanding dengan minggu lalu, yaitu dari 663 menjadi 683," kata Wiku dalam konferensi pers daring dari Istana Kepresidenan, Jakarta Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Jokowi Bentuk Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19

Wiku membeberkan lima provinsi yang mengalami kenaikan kasus kematian tertinggi. Kelimanya yakni Jawa Timur (7,14 persen), Jawa Tengah (7,06 persen), Bengkulu (6,65 persen).

Kemudian, diikuti Sumatera Selatan (5,59 persen) dan Nusa Tenggara Barat (5,9 persen).

Sementara itu, provinsi dengan jumlah kematian kumulatif terbanyak yakni Jawa Timur (2.545 kasus), DKI Jakarta (1.271 kasus), Jawa Tengah (1.084 kasus), Sulawesi Selatan (371 kasus) dan Kalimantan Selatan (370 kasus).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wiku meminta provinsi dengan angka kasus kematian tinggi untuk bekerja lebih keras lagi.

"Ini adalah target kita bersama agar persentase kematian yang tertinggi secara nasional ini dapat diturunkan, sehingga sama dengan angka nasional atau lebih baik lagi," kata Wiku.

"Sehingga kita secara kolektif dapat menurunkan angka kematian mendekati angka global," tuturnya.

Baca juga: UPDATE: Kembali Tambah di Atas 3.000, Kasus Covid-19 Lewati 200.000

Sementara itu, kasus sembuh mengalami penurunan sebanyak 13,64 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

"Secara nasional penambahan kasus sembuh mengalami penurunan 13,64 persen dibanding minggu lalu dari 16.691 menjadi 14.414," kata Wiku.

Lima provinsi dengan kasus sembuh tertinggi yaitu DKI Jakarta sebanyak 33.519 kasus, Jawa Timur sebanyak 28.033 kasus, Jawa Tengah sebanyak 10.018 kasus.

Selanjutnya, Sulawesi Selatan sebanyak 9.663 kasus dan Kalimantan Selatan sebanyak 6.802 kasus.

Baca juga: UPDATE 8 September: 8.230 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Nasional
Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksan karena Jalani Isoman

Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksan karena Jalani Isoman

Nasional
Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Nasional
Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Nasional
Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Nasional
Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Nasional
Menlu: Kesenjangan Akses Vaksin Masih Jadi Perhatian Dunia, Termasuk Indonesia

Menlu: Kesenjangan Akses Vaksin Masih Jadi Perhatian Dunia, Termasuk Indonesia

Nasional
Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit, Anggota Dewas Lain Membesuk

Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit, Anggota Dewas Lain Membesuk

Nasional
RS PON Tegaskan Pendarahan Otak Tukul Arwana Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

RS PON Tegaskan Pendarahan Otak Tukul Arwana Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

Nasional
Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Nasional
Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari karena Miliki Senjata Api

Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari karena Miliki Senjata Api

Nasional
Pembelajaran Tatap Muka Timbulkan Klaster Covid-19, Pimpinan DPR Prihatin

Pembelajaran Tatap Muka Timbulkan Klaster Covid-19, Pimpinan DPR Prihatin

Nasional
Kemendagri Dorong Demokrasi Berbasis 'E-voting' di Tingkat Desa

Kemendagri Dorong Demokrasi Berbasis "E-voting" di Tingkat Desa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.