Satgas Akui Positivity Rate Covid-19 Terus Naik, 3 Kali Lebih Tinggi dari Standar WHO

Kompas.com - 02/09/2020, 17:05 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito berpose usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayJuru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito berpose usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui, angka positivity rate di Indonesia terus naik dari waktu ke waktu.

Positivity rate merupakan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dibandingkan dengan jumlah tes spesimen yang dilakukan.

"Positivty rate nasional, Indonesia terus mengalami kenaikan," kata Wiku dalam keterangan pers, Rabu (2/9/2020).

Baca juga: Enam Bulan Pandemi dan Prediksi Puncak Covid-19 yang Meleset

Wiku mengatakan, pada bulan Juni, rata-rata positivity rate Indonesia masih di angka 11,7 persen.

Jumlahnya naik pada Juli menjadi 14,29 persen. Lalu, pada bulan Agustus, naik lagi menjadi 15,43 persen.

" Positivity Rate Indonsia sempat meyentuh puncaknya, yakni 25,25 persen pada 30 Agustus lalu," kata Wiku.

Menurut dia, ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk menurunkan angka positivity rate. Apalagi, positivity rate ini masih jauh dari standar aman WHO yakni 5 persen.

Baca juga: UPDATE 2 September: Pasien Meninggal akibat Covid-19 Mencapai 7.616

Wiku mengatakan, Indonesia akan terus berupaya untuk memperbanyak pengetesan spesimen dan pelacakan kasus.

"Ini tantangan besar untuk mengurangi positivity rate dan memenuhi rekomendasi WHO, yakni di bawah 5 persen," kata Wiku. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X