Cegah Covid-19, Relawan Gugus Tugas Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Pedagang Pasar

Kompas.com - 03/07/2020, 21:51 WIB
Pedagang menjual daging sapi di kiosnya di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Senin (15/06/2020). PD Pasar Jaya mulai menerapkan aturan ganjil-genap untuk pedagang di pasar wilayah DKI Jakarta mulai hari itu. ANTARA FOTO/Fakhri HermansyahPedagang menjual daging sapi di kiosnya di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Senin (15/06/2020). PD Pasar Jaya mulai menerapkan aturan ganjil-genap untuk pedagang di pasar wilayah DKI Jakarta mulai hari itu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Koordinator Relawan Bidang Pendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Yulius Setiarto menyatakan, saat ini pihaknya sedang gencar menyosialisasikan protokol kesehatan ke pedagang pasar.

Hal itu dilakukan karena pedagang di beberapa pasar mulai terjangkit Covid-19, khususnya di DKI Jakarta.

"Ada kegiatan edukasi pedagang pasar. Kita turunkan relawan di lingkungan terdekat dengan pasar untuk mengajak pedagang di pasar tradisional ini menjadi agen perubahan sendiri," ujar Yulius saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Baca juga: 6.600 Pedagang di Pasar Jakarta Telah Jalani Tes Swab, 2 Persen Dinyatakan Positif Covid-19

Yulius mengatakan, relawan Gugus Tugas mengedepankan pembangunan kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Menurut dia, sulit bagi masyarakat menerapkan protokol kesehatan jika tak memiliki kesadaran.

Untuk itu, segenap relawan non-medis akan terus turun ke pasar-pasar untuk menyadarkan para pedagang terkait penerapan protokol kesehatan, antara lain menjaga jarak satu dengan yang lain, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Baca juga: Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Dengan demikian masyarakat tetap bisa berdagang dan berpenghasilan sekaligus melindungi diri dari Covid-19.

"Artinya relawan atau pemerintah tidak mungkin melakukan perubahan tanpa ada kesadaran dari pedagangnya. Pedagang kita ajak untuk itu," kata Yulius.

"Karena hal utama yang saat ini kita tekankan dalam konteks kehidupan yang baru ini adalah bagaimana masyarakat itu mempunyai ketahanan kesehatan, dan ketahanan sosial ekonomi di lingkungannya," tutur dia.

Baca juga: Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Tanah Abang Ditutup secara Zonasi

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 6.600 pedagang dari 70 pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya telah menjalani pemeriksaan Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) atau swab.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, sebanyak 2 persen dari keseluruhan pedagang yang menjalani tes swab dinyatakan positif Covid-19.

"Angka secara statistik terpapar Covid-19 dari angka 6.600 yang di-swab test, 2 persen dari itu terpapar, positif (Covid-19). Namun, negatifnya cukup banyak, alhamdulillah semoga tidak mengalami sebuah dramatical increase," kata Arief kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Mendagri: Tak Ada Kampanye Pilkada Arak-arakan di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Loyalis Tommy Tak Terima Kemenkumham Sahkan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Nasional
Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Menkes: Pencegahan Stunting Tetap Prioritas Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Pertengahan Agustus, Vaksin Covid-19 Diujicoba pada 1.620 Subjek

Nasional
KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

KPK Masih Dalami Aliran Uang ke Mantan Sekretaris MA Nurhadi

Nasional
Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Periksa Mantan Anggota DPRD, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang oleh Pejabat Kota Banjar

Nasional
KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

KSAU dan KSAL Terima Bintang Angkatan Kelas Utama dari Panglima TNI

Nasional
Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Pakar Hukum Pidana: KPK Dapat Ambil Alih Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
BKN Sebut 17.000 Formasi CPNS Berpotensi Kosong

BKN Sebut 17.000 Formasi CPNS Berpotensi Kosong

Nasional
Masyarakat Diingatkan untuk Bahu-membahu Atasi Pandemi Covid-19

Masyarakat Diingatkan untuk Bahu-membahu Atasi Pandemi Covid-19

Nasional
Ombudsman Temukan Napi Asimilasi yang Hilang Kontak dan Alamat Tak Sesuai

Ombudsman Temukan Napi Asimilasi yang Hilang Kontak dan Alamat Tak Sesuai

Nasional
KPK Periksa Mantan Pejabat Kemensetneg Terkait Kasus PT Dirgantara Indonesia

KPK Periksa Mantan Pejabat Kemensetneg Terkait Kasus PT Dirgantara Indonesia

Nasional
Wujudkan Birokrasi Profesional, Mensos Minta ASN Kemensos Terus Berinovasi

Wujudkan Birokrasi Profesional, Mensos Minta ASN Kemensos Terus Berinovasi

Nasional
Ombudsman Temukan Potensi Malaadministrasi Terkait Penyimpanan Benda Sitaan Negara

Ombudsman Temukan Potensi Malaadministrasi Terkait Penyimpanan Benda Sitaan Negara

Nasional
Jaksa Agung Sebut Rotasi 4 Pejabat Kejagung Tak Terkait Kasus Tertentu

Jaksa Agung Sebut Rotasi 4 Pejabat Kejagung Tak Terkait Kasus Tertentu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X