Pemerintah Minta Alat Tes PCR Produksi Dalam Negeri Lebih Murah

Kompas.com - 01/07/2020, 17:15 WIB
Sejumlah warga mengikuti rapid test dan test swab PCR massal yang gelar Pemkot Pekanbaru, Riau, di Pasar Sukaramai Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Pekanbaru Kota, dalam rangka mencegah wabah Covid-19, Jumat (26/6/2020). KOMPAS.COM/IDONSejumlah warga mengikuti rapid test dan test swab PCR massal yang gelar Pemkot Pekanbaru, Riau, di Pasar Sukaramai Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Pekanbaru Kota, dalam rangka mencegah wabah Covid-19, Jumat (26/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah meminta alat tes polymerase chain reaction ( PCR) untuk deteksi Covid-19 produksi dalam negeri lebih murah dan sesuai dengan pasar Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK) Muhadjir Effendy saat memimpin rapat koordinasi tingkat menteri, Selasa malam (30/6/2020).

Perusahaan farmasi milik negara, PT Bio Farma di Bandung rencananya akan memproduksi alat tes PCR tersebut.

"Itu tentunya lebih murah dan lebih compatible dengan pasar Indonesia," kata Muhadjir dikutip dari siaran pers, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Strategi Bio Farma dalam Riset Pengembangan Vaksin Corona di Indonesia

Muhadjir mengatakan, pemerintah memiliki semangat untuk melindungi produk dalam negeri, termasuk alat tes PCR yang akan diproduksi oleh PT Bio Farma tersebut.

Terlebih, kata dia, apabila produksinya bisa memenuhi kapasitas maksimal, maka pemerintah pun akan berupaya agar produknya diserap pasar dalam negeri.

"Nanti kita akan memperkecil (impor) PCR dari luar sehingga jangan sampai itu menimbulkan pasar tidak sempurna," kata dia.

Dalam rapat tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melaporkan bahwa kemampuan alat tes PCR yang diproduksi PT Bio Farma sudah mencapai 50.000 per minggu atau 200.000 per bulan

"Untuk mencukupi kebutuhan di Indonesia, diperlukan minimal satu juta kit," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X