Pemeriksaan Spesimen di Jatim Terendah, tapi Jumlah Kasus Covid-19 Tertinggi

Kompas.com - 29/06/2020, 16:46 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (15/6/2020). DOKUMENTASI BNPBJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (15/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengungkapkan perkembangan data pemeriksaan spesimen dari sejumlah provinsi pada Senin (29/6/2020).

Berdasarkan data yang diungkap pemerintah, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah pemeriksaan spesimen terendah jika dibandingkan dengan provinsi lain yang rata-rata mencatat penambahan kasus Covid-19 tertinggi setiap harinya.

"Jawa timur baru melaksanakan 1.428 pemeriksaan spesimen per 1 juta penduduk. Ini artinya bahwa memang perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium berbasis realtime PCR yang lebih masif lagi di Jawa Timur," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Senin sore.

Baca juga: Kasus Covid-19 Catat Penambahan Tertinggi, Jawa Timur Lampaui Jakarta

Sementara itu, Sumatera Barat telah melakukan pemeriksaan 7.168 spesimen per 1 juta penduduk.

Sumatera Selatan memeriksa 2.889 spesimen per 1 juta penduduk.

Lalu, DKI Jakarta secara total sudah memeriksa 21.406 spesimen per 1 juta penduduk.

Selanjutnya, di Bali telah dilaksanakan pemeriksaan 7.151 spesimen per 1 juta penduduk.

Di Kalimantan selatan dilakukan pemeriksaan 2.281 spesimen per 1 juta penduduk.

"Untuk Kalimantan Selatan ini juga harus kita lebih banyak tingkatkan lagi," tutur Yuri.

Baca juga: Mendagri Optimistis Jawa Timur Siap Gelar Pilkada meski Ada Pandemi Covid-19

Lebih lanjut Yuri mengungkapkan di Sulawesi Selatan telah diperiksa sebanyak 5.021 spesimen per per 1 juta penduduk.

Terakhir, Papua telah melaksanakan pemeriksaan sebanyak 4.436 spesimen per 1 juta penduduk.

Yuri menjelaskan, angka-angka di atas menjadi pedoman masyarakat untuk melaksanakan pemeriksaan spesimen secara lebih masif lagi.

"Utamanya untuk daerah-daerah tertentu yang secara data kita lihat kasusnya memang seignifikan bertambah," tegas Yuri.

Baca juga: Risma Mengaku Tak Bisa Berkomunikasi dengan RSUD Dr Soetomo Milik Pemprov Jatim, Mengapa?

Sementara itu, pada Senin, Jawa Timur masih tercatat sebagai provinsi dengan jumlah penambahan kasus Covid-19 tertinggi dari 34 provinsi.

Ada 297 kasus baru Covid-19 di Jawa Timur yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB, Senin.

Selain itu, Jawa Timur juga masih tercatat sebagai provinsi dengan jumlah total kasus Covid-19 tertinggi.

Hingga Senin, total ada 11.805 kasus Covid-19 di Jawa Timur. Selain itu ada 3.891 pasien sembuh dan 863 pasien meninggal dunia.

Jumlah total kasus di Jawa Timur diketahui melampaui DKI Jakarta hingga saat ini.

Sebagai perbandingan, DKI Jakarta total mencatat 11.237 kasus Covid-19, 6.118 pasien sembuh dan 625 pasien meninggal dunia hingga saat ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X