Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/06/2020, 16:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkapkan daerah-daerah dengan kasus kematian tertinggi akibat Covid-19, penyakit yang disebabkan virus corona.

Menurut Anggota Dewan Pakar Gugus Tugas Dewi Nur Aisyah, kasus kematian tertinggi ini diukur berdasarkan rasio jumlah kasus positif serta jumlah penduduk di daerah tersebut.

"Kita melihat kematian bukan hanya berdasarkan jumlah, tapi juga berdasarkan jumlah positif yang ditemukan di lokasi tersebut dan jumlah penduduk," kata Dewi saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Hasilnya, jika diukur berdasarkan rasio jumlah kasus positif, maka Maluku Utara menjadi provinsi dengan kasus kematian atau mortality rate tertinggi yakni mencapai 10,22 persen.

Baca juga: Ini Daerah di Indonesia dengan Rasio Kematian Covid-19 Tertinggi

Di posisi kedua hingga kelima secara berturut-turut yakni Jawa Timur dengan 9,09 persen, Jawa Barat dengan 8,12 persen, Jawa Tengah dengan 7,64 persen dan Kalimantan Selatan dengan 7,6 persen.

Sebagai catatan, data itu bisa berubah saat ini, setelah pemerintah memperbarui data dan informasi terkait Covid-19 pada Rabu sore ini.

Dari lima provinsi yang disebut di atas, data terakhir memperlihatkan ada penambahan 9 pasien meninggal di Jawa Timur sehingga totalnya menjadi 750 orang.

Kemudian, ada penambahan 2 pasien meninggal di Jawa Tengah sehingga totalnya menjadi 150 orang, serta 1 pasien di Kalimantan Selatan yang menyebabkan totalnya menjadi 168 orang.

Baca juga: UPDATE 24 Juni: Bertambah 38, Total Pasien Covid-19 Meninggal 2.573 Orang

Sementara itu, jika diukur berdasarkan rasio jumlah penduduk, maka DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus kematian tertinggi. Berikut urutannya:

1. DKI Jakarta dengan angka kematian 4,62 per 100.000 penduduk

2. Kalimantan Selatan dengan 1,47 per 100.000 penduduk

3. Jawa Timur dengan 0,70 per 100.000 penduduk:

4. Sulawesi Selatan dengan 0,67 per 100.000 penduduk

5. Banten dengan 0,62 per 100.000 penduduk:

Selain di tingkat provinsi, Gugus Tugas juga mengukur rasio kematian berdasarkan jumlah penduduk di tingkat kabupaten/kota.

"Untuk membuat analisis yang jauh lebih detail, kita melihat di level kabupaten/kota," kata Dewi.

Baca juga: Hingga 24 Juni, Ada 36.648 ODP dan 13.069 PDP Covid-19 di Indonesia

Hasilnya, Surabaya menjadi kota dengan rasio kematian tertinggi. Berikut paparannya:

1. Surabaya: angka kematian 9,8 per 100.000 penduduk

2. Banjarmasin: 9,4 per 100.000 penduduk

3. Manado: 8,02 per 100.000 penduduk

4. Jakarta Pusat: 8,01 per 100.000 penduduk

5. Makassar: 4,9 per 100.000 penduduk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PKB: Ulama Tak Sabar Berjuang Sosialisasikan Capres-Cawapres Gerindra-PKB

PKB: Ulama Tak Sabar Berjuang Sosialisasikan Capres-Cawapres Gerindra-PKB

Nasional
Calon Hakim Ad Hoc HAM MA Terkekeh Saat Ditanya 'Diskon' Hukuman Jaksa Pinangki

Calon Hakim Ad Hoc HAM MA Terkekeh Saat Ditanya "Diskon" Hukuman Jaksa Pinangki

Nasional
Ahmad Syaikhu Bakal Bertemu Surya Paloh Besok, Deklarasi Koalisi Perubahan Kian Dekat?

Ahmad Syaikhu Bakal Bertemu Surya Paloh Besok, Deklarasi Koalisi Perubahan Kian Dekat?

Nasional
Nasdem Tetap Bersama Koalisi Perubahan, Ketemu Parpol Lain untuk Lawan Pihak yang Ingin Pemilu Tertutup

Nasdem Tetap Bersama Koalisi Perubahan, Ketemu Parpol Lain untuk Lawan Pihak yang Ingin Pemilu Tertutup

Nasional
Ditanya soal Pertemuan Surya Paloh-Airlangga, Jokowi: Itu Urusan Partai

Ditanya soal Pertemuan Surya Paloh-Airlangga, Jokowi: Itu Urusan Partai

Nasional
Kantongi Alamat Baru, KPK Kembali Panggil Dito Mahendra

Kantongi Alamat Baru, KPK Kembali Panggil Dito Mahendra

Nasional
Kemendagri Buka Suara soal Usul Peniadaan Pilgub dan Jabatan Gubernur

Kemendagri Buka Suara soal Usul Peniadaan Pilgub dan Jabatan Gubernur

Nasional
Duplik Bharada E: Loyalitas ke Ferdy Sambo Bukan Niat Jahat

Duplik Bharada E: Loyalitas ke Ferdy Sambo Bukan Niat Jahat

Nasional
Update 2 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 248 dalam Sehari, Total Jadi 6.730.537

Update 2 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 248 dalam Sehari, Total Jadi 6.730.537

Nasional
Panglima Yudo: Keseluruhan Papua Aman, tapi Ada Pembakaran Sekolah hingga Penembakan Pesawat

Panglima Yudo: Keseluruhan Papua Aman, tapi Ada Pembakaran Sekolah hingga Penembakan Pesawat

Nasional
Terima Anies dan Tim Kecil Koalisi Perubahan, AHY: 3 Partai Solid

Terima Anies dan Tim Kecil Koalisi Perubahan, AHY: 3 Partai Solid

Nasional
Gerindra: Kami Ingin Koalisi Besar Tak Hanya dengan PKB

Gerindra: Kami Ingin Koalisi Besar Tak Hanya dengan PKB

Nasional
Pengamat Sebut Mungkin Saja Airlangga-Anies Dipasangkan, tapi...

Pengamat Sebut Mungkin Saja Airlangga-Anies Dipasangkan, tapi...

Nasional
Itjen Kemenag Minta Masyarakat Lapor jika Ada Kecurangan Seleksi Petugas Haji

Itjen Kemenag Minta Masyarakat Lapor jika Ada Kecurangan Seleksi Petugas Haji

Nasional
Jelang Vonis, Hakim Diharap Pertimbangkan Peran JC Bharada E

Jelang Vonis, Hakim Diharap Pertimbangkan Peran JC Bharada E

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.