Ketua MPR Sebut New Normal Tak Terelakkan, Harus Siap Praktikkan Gaya Hidup Baru

Kompas.com - 06/06/2020, 07:07 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (2/4/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANIKetua MPR Bambang Soesatyo dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menilai pemberlakukan era kenormalan baru ( new normal) tak terelakkan.

Untuk itu, ia mengajak semua elemen masyarakat berani dan siap mempraktikkan gaya atau pola hidup baru.

Ia menyatakan, keberanian menerapkan pola hidup baru yang diatur protokol kesehatan menjadi pilihan yang harus diambil agar semua orang punya peluang untuk bertahan dan bergerak maju, sekaligus menghentikan krisis akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

"Kalau tidak segera disiasati dengan pola hidup baru, pandemi Covid-19 akan menghancurkan dan merusak segala-galanya, terutama sektor perekonomian, dan segala eksesnya akan menghadirkan penderitaan bagi kehidupan banyak orang," kata Bambang melalui keterangan tertulis, Jumat (5/6/2020).

Ia menambahkan tak ada yang bisa memastikan kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Dengan demikian, menurut dia tak ada pilihan untuk tetap beraktivitas normal di tengah pandemi Covid-19.

Ia menyadari tidak mudah mengambil keputusan tentang penerapan pola hidup baru itu karena berkaitan langsung dengan perilaku puluhan juta orang.

Baca juga: Jelang New Normal, Ini Tips Jaga Daya Tahan Tubuh agar Tetap Prima

Kendati demikian, penerapan pola hidup baru dengan protokol kesehatan tetap harus dijalankan.

"Sebab, hanya itu pilihan yang memungkinkan semua orang bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19. Pilihan itu juga memungkinkan semua orang bisa terus bergerak maju," tutur dia.

"Dan, jika taat serta bersedia konsisten menerapkan protokol kesehatan, siapa saja tak perlu takut atau ragu dengan pola hidup baru itu. Sebab, protokol kesehatan itu sendiri sudah memaksa setiap orang menerapkan kehati-hatian berinteraksi di ruang publik," lanjut politisi Golkar itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X