Kompas.com - 22/05/2020, 19:08 WIB
Sejumlah pengunjung berbelanja baju di pusat perbelanjaan Pasar Aceh, Banda Aceh, Aceh, Senin (18/5/2020). Pedagang di pusat perbelanjaan tersebut mengatakan sejak dua hari terakhir, pengunjung mulai ramai berdatangan untuk berbelanja baju kebutuhan Hari Raya ldul Fitri, namun daya beli masyarakat masih kurang dan omzet penjualan turun drastis mencapai 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19. ANTARA FOTO/AMPELSASejumlah pengunjung berbelanja baju di pusat perbelanjaan Pasar Aceh, Banda Aceh, Aceh, Senin (18/5/2020). Pedagang di pusat perbelanjaan tersebut mengatakan sejak dua hari terakhir, pengunjung mulai ramai berdatangan untuk berbelanja baju kebutuhan Hari Raya ldul Fitri, namun daya beli masyarakat masih kurang dan omzet penjualan turun drastis mencapai 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, tidak ada larangan bagi masyarakat untuk berbelanja menyambut hari raya Idul Fitri.

Namun, Yurianto meminta masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.

"Tidak ada larangan beli baju baru, tidak ada larangan untuk ke pasar. Namun, tetap dengan etika sesuai dengan protokol kesehatan," kata kata Yurianto dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Ia mengatakan, tradisi menyambut Idul Fitri seperti berbelanja pakaian serta makanan, merupakan hal yang baik.

Baca juga: Bima Arya Kecewa, 6 Ibu-ibu Pengunjung Pasar Anyar Gunakan Bansos untuk Belanja Baju Lebaran

Begitu pula dengan tradisi silaturahim dengan saudara, kerabat, dan tetangga pada hari raya.

Kendati demikian, Yurianto kembali menegaskan agar masyarakat menjaga keamanan diri dan keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yurianto mengingatkan pentingnya jaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan menggunakan sabun.

"Tradisi menyiapkan perayaan kemenangan di Idul Fitri dengan memakai baju baru, dengan menyajikan makanan terbaik yang bisa kita berikan adalah sesuatu yang positif," ucapnya.

"Namun dalam situasi saat ini, semestinya itu bisa kita lakukan dengan menyiasati agar tetap aman tertular dari Covid-19," kata Yurianto.

Baca juga: Masyakarat Nekat Berkerumun demi Baju Lebaran, MUI: Haram Hukumnya

Hingga Jumat siang, pemerintah mengonfirmasi penambahan pasien Covid-19 sebanyak 634 orang.

Maka, total pasien Covid-19 kini berjumlah 20.796 orang.

Kemudian, pasien Covid-19 yang telah sembuh meningkat 219 orang, sehingga menjadi 5.057 orang.

Juga dilaporkan penambahan 48 kasus kematian akibat Covid-19 sehingga menjadi 1.326 orang hingga 22 Mei 2020.

Kasus Covid-19 dikatakan telah menyebar di di 395 kabupaten/kota di 34 provinsi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri Minta Daerah Siapkan Skenario Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Mendagri Minta Daerah Siapkan Skenario Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Langkah Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART Demokrat Dinilai Tak Etis

Langkah Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART Demokrat Dinilai Tak Etis

Nasional
Jokowi: Semoga Pelantikan Pengurus Jadi Momentum Energi Baru untuk PKP

Jokowi: Semoga Pelantikan Pengurus Jadi Momentum Energi Baru untuk PKP

Nasional
Atlet Paralimpiade Indonesia Berjaya di Tokyo, Ini Janji Mensos untuk Mereka

Atlet Paralimpiade Indonesia Berjaya di Tokyo, Ini Janji Mensos untuk Mereka

Nasional
Oktober, Fitur PeduliLindungi Ada di Gojek, Tokopedia, hingga Jaki

Oktober, Fitur PeduliLindungi Ada di Gojek, Tokopedia, hingga Jaki

Nasional
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dijemput KPK, MKD: Di Luar Dugaan Kami

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dijemput KPK, MKD: Di Luar Dugaan Kami

Nasional
Wapres Ingatkan Revisi UU ASN Jangan Sampai Lemahkan Reformasi Birokrasi

Wapres Ingatkan Revisi UU ASN Jangan Sampai Lemahkan Reformasi Birokrasi

Nasional
Kuasa Hukum ICW dan Fatia Datangi Komnas HAM, Minta Perlindungan Pekerja HAM

Kuasa Hukum ICW dan Fatia Datangi Komnas HAM, Minta Perlindungan Pekerja HAM

Nasional
Dijemput Penyidik KPK, Azis Syamsuddin Tiba di Gedung Merah Putih

Dijemput Penyidik KPK, Azis Syamsuddin Tiba di Gedung Merah Putih

Nasional
Puan: Vaksin Kita Banyak, Jangan Sampai Tidak Disuntikkan

Puan: Vaksin Kita Banyak, Jangan Sampai Tidak Disuntikkan

Nasional
Ketua KPK: Azis Syamsuddin Sudah Dibawa ke Gedung KPK

Ketua KPK: Azis Syamsuddin Sudah Dibawa ke Gedung KPK

Nasional
Kemenkes: Hampir 9.000.000 Orang yang Gunakan PeduliLindungi

Kemenkes: Hampir 9.000.000 Orang yang Gunakan PeduliLindungi

Nasional
Epidemiolog Sebut Masih Banyak Masyarakat di Papua Percaya Covid-19 dari Roh Jahat

Epidemiolog Sebut Masih Banyak Masyarakat di Papua Percaya Covid-19 dari Roh Jahat

Nasional
Beri Apresiasi Atlet Paralimpiade, Mensos Risma Janji Bangun Tempat Latihan

Beri Apresiasi Atlet Paralimpiade, Mensos Risma Janji Bangun Tempat Latihan

Nasional
KTP Dinilai Bisa Jadi Alternatif agar Warga Bisa Beraktivitas meski Tak Punya Aplikasi PeduliLindungi

KTP Dinilai Bisa Jadi Alternatif agar Warga Bisa Beraktivitas meski Tak Punya Aplikasi PeduliLindungi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.